Whatsapp Share Like
Simpan

Otak merupakan salah satu organ penting yang dimiliki manusia. Kecerdasan manusia bersumber dari otak. Oleh karena itu, Ibu sebaiknya memberikan yang terbaik pada si Kecil agar otaknya berkembang sejak usia dini. Menjaga asupan nutrisi agar selalu seimbang merupakan salah satu cara agar perkembangan otak pada si Kecil terjadi secara maksimal.

Selain itu, Ibu perlu memperhatikan tahapan perkembangan otak pada si Kecil pada tiap tahunnya. Ketika memasuki usia 3 tahun tentu otaknya telah jauh lebih berkembang daripada ketika baru lahir. Apa saja sih tanda bahwa otak si Kecil berkembang secara maksimal ketika usia 3 tahun? Berikut ini penjelasannya.

Respon secara verbal semakin baik

Menginjak usia 3 tahun, Ibu akan mulai takjub pada perkembangan kebahasaan si Kecil. Respon secara verbal akan semakin membaik seiring bertambahnya usia. Si Kecil akan mulai pintar mengingat nama benda-benda yang ia sukai. Selain itu, jika Ibu menanyakan sesuatu, si Kecil akan mulai berusaha menjawab dengan kata-kata.

Biasanya si Kecil juga semakin cerewet menanyakan berbagai macam hal yang membuatnya penasaran. Apabila si Kecil makin banyak bicara, hal ini pertanda baik. Ibu harus sabar menjawab berbagai pertanyaan tersebut. Dengan begitu, perkembangan otak si Kecil terutama dalam hal verbal pun akan terus membaik.

Kemampuan kognitif meningkat

Selain dari segi verbal, usia 3 tahun juga ditandai dengan meningkatnya kemampuan kognitif. Si Kecil yang sebelumnya cenderung individual kini mulai bisa bekerja secara kelompok. Ia juga mulai paham mengenai konsep berbagi. Selain itu, kini si Kecil bisa mengidentifikasi jika tubuhnya merasa sakit.

Artikel Sejenis

Apabila sikunya terluka karena terbentur meja, ia akan bisa menunjukkan pada Ibu bagian mana yang sakit. Apabila si Kecil belum bisa menunjukkan bagian yang sakit dengan tepat, Ibu bisa membantu dengan menanyakan. Misalnya, jika tangannya terluka, tanyakan bagian yang terluka siku atau jarinya. Dengan begitu, si Kecil akan mulai belajar memproses jawaban untuk kemudian disampaikan.

Perkembangan motorik sangat pesat

Perkembangan secara motorik biasanya merupakan yang paling terlihat dibandingkan yang lain. Ibu bisa melihat perbedaan ketika si Kecil berusia 2 tahun dan ketika telah menginjak usia 3 tahun. Biasanya pada usia ini si Kecil sudah mulai ingin mengganti baju sendiri, makan sendiri, bahkan naik tangga sendiri. Mengapa demikian?

Hal itu didorong karena otaknya memang mendorong kemampuan motoriknya untuk melakukan berbagai hal tersebut. Pada usia ini biasanya si Kecil sudah bisa minum sendiri menggunakan gelas, membuka kancing baju, serta bisa berjalan mundur. Ibu sebaiknya membiarkan si Kecil melakukan semua hal tersebut agar perkembangan motoriknya semakin pesat. Namun, Ibu tetap harus selalu melakukan pengawasan yang ketat, ya.

Respon sosial semakin beragam

Untuk perkembangan dari segi sosial, masing-masing individu bisa sangat beragam. Umumnya, ketika menginjak usia 3 tahun, si Kecil semakin suka bertemu orang lain. Akan tetapi jika si Kecil lebih suka menyendiri pun tidak masalah. Ibu tidak perlu memaksa si Kecil untuk selalu berada di tempat ramai.

Berikan waktu agar si Kecil merasa nyaman bersama orang lain. Perkembangan sosial tidak hanya dilihat dari segi akrabnya si Kecil dengan orang lain saja. Coba Ibu berikan instruksi yang mudah seperti meminta si Kecil untuk membawakan piring kotornya ke wastafel. Jika si Kecil mau membantu bahkan tanpa instruksi, hal itu sudah menunjukkan bahwa responnya secara sosial telah semakin berkembang.

Mulai stabil dalam mengelola emosi

Ibu tentu sudah akrab dengan perilaku tantrum yang dialami si Kecil ketika usia 1-2 tahun. Ledakan emosi yang tidak terkontrol karena bingung menyampaikan keinginannya akan mulai berkurang ketika memasuki usia 3 tahun. Si Kecil bahkan akan mulai bisa merasakan emosi orang lain. Semisal Ibu sedang sedih atau cemas, si Kecil kadang akan memberi respon karena bisa merasakan kesedihan serta kecemasan tersebut. Pada usia 3 tahun, si Kecil akan mulai bisa mengelola emosinya sehingga menjadi lebih stabil daripada tahun sebelumnya.

Itulah 5 perkembangan pada si Kecil ketika memasuki usia 3 tahun. Tentunya semakin bertambah usianya, si Kecil menjadi semakin pintar. Jika si Kecil mengalami perkembangan yang lebih lambat atau lebih cepat, Ibu tidak perlu khawatir. Setiap anak memang memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Selama pertumbuhan otaknya stabil dan tidak tertinggal jauh, hal itu masih normal.

Untuk menstimulasi perkembangan otak pada si Kecil, Ibu bisa mengusahakan berbagai hal. Pertama, memberikan makanan yang sehat sehingga nutrisinya terpenuhi. Kedua, pastikan si Kecil mendapatkan istirahat yang cukup serta teratur. Ketiga, sediakan lingkungan yang sehat untuk jasmani maupun rohani si Kecil.