Share Like
Simpan

Kalau melihat si Kecil menggelengkan kepala sambil melipat kedua tangannya di waktu makan, hampir pasti menu yang saya sajikan saat itu adalah ikan. Berbagai cara sudah saya coba, mulai dari menyajikan ikan secara utuh hingga dipotong-potong kecil. Apa daya, tetap saja si Kecil tak mau memakannya. Wah, cukup memusingkan ya , Bu. 

Setelah saya amati, salah satu alasan umum si Kecil enggan makan ikan adalah karena baunya yang amis, Bu. Aroma ini memang cukup mengganggu. Orang dewasa sekalipun bisa kehilangan selera makan saat menciumnya. 

Namun saya tidak putus asa. Berbagai eksperimen pun saya lakukan untuk membuat si Kecil mau menyantap ikannya, dan beberapa di antaranya ternyata berhasil dengan baik. Nah, mari simak cara cerdik saya berikut ini.

  • Pilah-pilih Jenis Ikan

Jika sebelumnya Ibu gagal membujuk si Kecil makan ikan, itu mungkin karena pilihan ikannya kurang tepat, Bu. Sebaiknya, pilihlah ikan seperti salmon atau kembung yang memiliki cita rasa lezat dan tekstur yang lembut. Selain itu, jenis ikan air tawar seperti lele dan mujair juga merupakan pilihan yang tepat untuk si Kecil karena memiliki level merkuri rendah.

  • Bersihkan Ikan dengan Baik

Cara membersihkan ikan supaya tidak amis cukup sederhana, Bu. Pertama-tama, keluarkan isi perut ikan, lalu cucilah dengan air yang mengalir hingga bersih. Selanjutnya, Ibu bisa merendam ikan di dalam air jeruk nipis selama 15 menit sebelum dimasak. Selain jeruk nipis, merebus ikan dengan jahe juga bisa jadi alternatif untuk menghilangkan bau.

  • Ubah Bentuk Ikan

Jika si Kecil menolak ikan yang Ibu sajikan secara utuh di piringnya, siasatilah dengan menyamarkan bentuknya hingga tak terlihat seperti aslinya. Ibu bisa mencoba membuat baso atau nugget ikan supaya ia lebih tertarik untuk mencicipi. Tambahkan saus mayonais dan lemon sebagai pendamping nugget untuk menambah selera. Tak perlu ragu, meskipun bentuk ikan berubah, kandungan nutrisinya tetap sama kok, Bu.

  • Cobalah Resep Favoritnya

Nah, salah satu cara kreatif yang dapat Ibu lakukan untuk mengolah ikan adalah dengan mencampurkannya i berbagai menu favorit si Kecil. Sebagai contoh, Ibu bisa memasukkan suwiran ikan ke nasi goreng, menambahkannya dalam olahan saus pasta, atau menjadikan ikan sebagai salah satu topping pizza buatan rumah favoritnya. Selain rasa amisnya hilang, si Kecil pun akan lebih lahap karena ia makan menu yang ia suka. Cukup mudah, bukan?

Selain mengolah ikan dengan cerdas, melakukan hal kecil yang menyenangkan saat makan ikan seperti mengajak si Kecil “piknik” di taman dekat rumah juga bisa menjadi cara ampuh untuk meningkatkan minatnya mengonsumsi ikan, Bu. Dengan begitu, ia akan menganggap makan ikan adalah kegiatan bermain yang seru. Bagaimana? Apakah Ibu sudah dapat inspirasi untuk menyajikan menu ikan pada si Kecil? Semoga sukses bereksperimen ya, Bu!