Whatsapp Share Like
Simpan

Melihat buah hati sedang sakit rasanya sangat tidak tega ya, Bu? Tubuh mungilnya yang biasanya selalu aktif jadi lemas dan celoteh riangnya pun seolah hilang. Salah satu penyebab bayi sering sakit adalah karena kurangnya asupan gizi seimbang dalam menu harian bayi.

Makanan dan sistem imunitas tubuh memang berhubungan erat. Bila kekebalan saluran pencernaan baik, maka kekebalan tubuh secara umum juga akan baik. Dari banyak makanan sumber nutrisi yang dibutuhkan anak-anak, beberapa jenis di bawah ini merupakan sumber yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak.

1. Omega 3

Minyak ikan adalah salah satu zat gizi yang mengandung asam lemak kaya manfaat bagi kesehatan, karena mengandung sekitar 25% asam lemak jenuh dan 75% asam lemak tidak jenuh. Asam lemak tak jenuh ganda di dalam minyak ikan akan membantu proses tumbuh-kembang otak (kecerdasan), perkembangan indera penglihatan, dan meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Minyak ikan mengandung DHA dan EPA, yang gabungan keduanya dikenal sebagai omega-3. Jenis ikan laut yang kaya kandungan omega-3 antara lain salmon, tuna (khususnya tuna sirip biru, tuna sirip kuning, dan albacore), sardin, herring, makerel, dan kerang-kerangan.

2. Vitamin C

Vitamin C sangat penting peranannya dalam tubuh karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap infeksi dan mempercepat penyembuhan luka. Fluktuasi lingkungan yang mengakibatkan kesehatan tidak selalu berada pada kondisi yang optimal, membuat tubuh harus selalu memiliki sistem kekebalan yang baik. Salah satunya adalah oleh asupan vitamin C yang memadai.

Artikel Sejenis

3. Seng

Di dalam tubuh manusia, seng merupakan mikronutrien penting yang paling banyak tersebar dan juga merupakan mikronutrien terkaya dalam sel. Seng tersebar di dalam sistem saraf, imunitas, darah, sistem pencernaan manusia, serta dalam penyatuan dan aktivitas ratusan jenis enzim di dalam tubuh.

Fungsi seng antara lain untuk meningkatkan perkembangan tubuh, menambah inteligensi, memperkuat imunitas, meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan pertumbuhan, perpecahan dan regenerasi sel, dan lainnya. Seng banyak terdapat pada ikan, daging, telur, produk makanan hewani lainnya, inti biji buah aprikot, serta buah cemara.

4. Kalsium

Sistem imunitas bertugas mengadakan perlawanan terhadap bermacam-macam kuman dan menelan berbagai benda asing yang berada dalam tubuh. Dalam proses membasmi musuh dari luar ini, yang memberi aba-aba kepada sistem imunitas untuk menangkap musuh adalah ion kalsium.

Sumber kalsium dari hewani antara lain adalah udang, daging sapi, kuning telur, ikan, dan susu. Sedangkan, sumber kalsium dari nabati antara lain adalah sayuran berdaun hijau seperti brokoli, daun singkong, daun pepaya, dan bayam. Selain itu, kalsium juga banyak terkandung dalam biji kenari, wijen, almond, kacang kedelai, dan kacang merah.

5. Madu

Protein merupakan salah satu nutrisi penting pembangun imunitas. Madu merupakan salah satu makanan sumber protein yang mampu menjaga stamina tubuh jika dikonsumsi secara teratur setiap harinya. Sebuah penelitian membuktikan bahwa madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit, diantaranya:

  • penyakit lambung dan saluran pencernaan
  • penyakit kulit
  • infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
  • batuk dan demam
  • penyakit jantung
  • penyakit hati
  • penyakit paru
  • penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan saraf.

Namun meski memiliki banyak khasiat, madu tidak disarankan untuk diberikan bagi bayi di bawah usia 1 tahun. Ini karena madu mengandung bakteri yang belum dapat dicerna oleh pencernaan bayi. Jadi, jika Ibu ingin memberikan madu untuk buah hati, tunggu hingga ia berusia 1 tahun dulu, ya.

6. Prebiotik

Prebiotik dapat menumbuhkan bakteri baik dalam sistem pencernaan dan mencegah timbulnya alergi dalam tubuh anak. Mengonsumsi prebiotik sangat baik dalam memperkuat kekebalan, terutama dalam saluran pencernaan. Bila kekebalan saluran pencernaan baik, maka kekebalan tubuh secara umum juga akan baik.

Selain berfungsi memelihara bakteri baik, prebiotik secara tidak langsung juga mampu menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menekan resiko alergi. Sumber prebiotik dapat diperoleh dari makanan alami seperti gandum, bawang, pisang, bawang putih, madu, dan kacang-kacangan.

7. Meniran

Ekstrak daun meniran atau Phyllantus Niruri L, adalah salah satu obat herbal yang telah dikembangkan menjadi obat yang membuat sistem imun lebih aktif dan maksimal menjalankan fungsinya atau disebut imunomodulator. Obat herbal ini kini telah dikembangkan menjadi suplemen imunitas bagi anak-anak.

8. Flavonoid

Menurut penelitian, susu kedelai umumnya mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, vitamin, dan sejumlah kecil mineral yang sangat tinggi. Ikatan sejumlah asam amino dengan vitamin dan beberapa zat gizi lainnya di dalam biji kedelai tersebut akan membentuk flavonoid.

Flavonoid adalah sejenis pigmen, seperti halnya zat hijau daun yang terdapat pada tanaman yang berwarna hijau. Secara ilmiah, flavonoid terbukti mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Salah satu jenis flavonoid yang sangat banyak terdapat pada biji kedelai adalah isoflavon dengan fungsinya untuk meningkatkan sistem imunitas.

9. Spirulina

Spirulina merupakan sumber protein yang sangat tinggi. Warna biru pada spirulina berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh. Spirulina kaya akan vitamin B kompleks, vitamin D, magnesium, seng, selenium, zat besi, dan gamma linolenic acid (GLA).

Phycocyanin merupakan protein kompleks terbanyak dalam spirulina yang memiliki manfaat bagi kesehatan, antara lain untuk menstimulasi kerja sel batang pada sumsum tulang, produksi sel darah putih, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak. Ada juga kandungan sel darah merah yang berfungsi mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Spirulina juga sangat kaya akan kandungan selenium yang sangat berperan dalam sistem imunitas tubuh.

Tak perlu cemas lagi ya, Bu, saat buah hati mulai menunjukkan tanda-tanda sakit. Ibu bisa mencegahnya berlanjut dengan memberikan nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak di atas. Selamat mencoba dan semoga bayi Ibu selalu sehat!

Ibu masih memiliki pertanyaan seputar anak? Ibu bisa tanyakan melalui fitur Tanya Pakar. Di sana pertanyaan Ibu akan dijawab oleh ahlinya secara langsung. Namun sebelumnya, silahkan registrasi terlebih dahulu ya, Bu.