Whatsapp Share Like Simpan

Tahukah Ibu? Manfaat bayam untuk kesehatan tubuh anak prima sangatlah banyak, mulai dari melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan mata, tulang, gigi, hingga mencegah kanker. Manfaat bayam ini bisa si Kecil dapatkan karena di dalamnya terdapat kandungan nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya. Sama halnya seperti tokoh kartun popeye, daya tahan tubuh si Kecil juga bisa lebih kuat jika mengonsumsi bayam secara rutin lho, Bu. Dengan catatan, Ibu juga perlu memberikan asupan nutrisi lain untuk mendukung kebutuhan gizi harian si Kecil, ya!

Bayam juga disebut sebagai superfood yang mengandung vitamin dan mineral penting untuk tumbuh kembang anak, seperti kalsium, magnesium, potasium, vitamin C, vitamin K. Selain vitamin dan mineral, bayam juga termasuk sayuran yang mengandung asam amino esensial atau disebut juga 9AAE yang berperan penting untuk menjaga fungsi organ tubuh anak lebih optimal. Salah satu asam amino esensial (9AAE) yang terkandung di dalam bayam adalah treonin. Jenis asam amino esensial ini berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung dan hati, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga fungsi sistem saraf.

Namun, perlu Ibu ketahui bahwa protein hewani adalah jenis protein yang paling penting dan dibutuhkan oleh tubuh dibandingkan protein nabati, terutama di masa tumbuh kembang. Ini karena protein nabati, seperti kacang-kacangan, buah dan sayuran termasuk bayam memiliki asam amino pembatas yang menyebabkan asam amino lainnya tidak terserap dengan baik di dalam tubuh. Akan tetapi, bayam juga memiliki nutrisi dan manfaat bayam bisa tetap Ibu berikan ke si Kecil, lho. Tentunya dengan jumlah yang tidak berlebihan.

Nah, supaya Ibu lebih paham mengenai manfaat bayam, ada baiknya kita bahas dulu kandungan nutrisi di dalamnya, yuk!

Kandungan Bayam

Bayam termasuk sayuran hijau yang terkenal dengan kandungan serat yang tinggi. Tak heran ya, Bu, jika bayam bisa diolah menjadi berbagai menu lezat, seperti sayur bayam, MPASI untuk balita, bahkan smoothies bayam yang kekinian. Namun, manfaat bayam bukan hanya berasal dari serat saja lho, Bu. Masih banyak nutrisi penting yang terdapat dalam bayam, antara lain:

Artikel Sejenis

  • Protein
  • Karbohidrat
  • Folat
  • Vitamin A
  • Vitamin K
  • Vitamin C
  • Zat besi
  • Kalsium
  • Kalium
  • Sodium
  • Magnesium
  • Fosfor

Kandungan bayam pun terdapat sedikit gula yang hadir dalam bentuk glukosa dan fruktosa, beragam senyawa tumbuhan, serta antioksidan yang baik untuk melawan infeksi akibat bakteri atau virus dalam tubuh. Oleh karena itu, semua kandungan bayam tersebut menjadikan superfood yang satu ini berperan dalam menjaga kesehatan organ tubuh.

Manfaat Bayam

Dengan banyaknya nutrisi dalam sayuran hijau ini, Ibu bisa mengolahnya ke dalam menu harian si Kecil agar kebutuhan gizinya tercukupi. Nah, di bawah ini ada beberapa manfaat bayam untuk tumbuh kembang anak, antara lain:

Melancarkan Sistem Pencernaan

Manfaat bayam yang paling utama adalah melancarkan sistem pencernaan si Kecil. Adanya manfaat ini berkat kandungan serat yang tinggi di dalam bayam. Dengan asupan serat yang tercukupi, si Kecil akan terhindar dari sembelit lho, Bu. Serat berperan penting dalam membantu pemulihan penyakit saluran cerna, seperti peradangan usus. Oleh karena itu, penting bagi si Kecil untuk mengonsumsi serat dengan jumlah cukup agar kesehatan pencernaannya tetap terjaga. Selain bayam, ada banyak sayuran dan buah lain yang mengandung serat, seperti wortel, brokoli, pepaya, buah naga, mangga, alpukat, dan lainnya. 

Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat bayam jika dikonsumsi secara rutin dapat mencegah kerusakan mata akibat pengaruh buruk sinar matahari, serta mencegah terjadinya risiko bintik kuning di mata. Manfaat bayam ini hadir berkat adanya kandungan karotenoid seperti zeaxanthin dan lutein. Selain itu, vitamin A dalam bayam pun bisa meningkatkan penglihatan anak.

Baca juga: Manfaat Asam Amino Esensial (9AAE) untuk Pertumbuhan Anak

Menguatkan Tulang dan Gigi

Selama ini mungkin Ibu beranggapan bahwa hanya susu yang berperan dalam pembentukan tulang dan gigi. Padahal, sayuran seperti bayam pun memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, terutama pada anak-anak dalam masa pertumbuhannya lho. Manfaat bayam ini bisa didapatkan karena kandungan kalsiumnya yang melimpah. Selain kalsium, bayam juga diketahui kaya akan vitamin K dan magnesium yang berperan untuk mencegah terjadinya pengeroposan tulang. 

Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Melansir dari Medical News Today, manfaat bayam juga dapat menjaga kesehatan kulit dan menguatkan akar rambut supaya tidak mudah rontok. Ini karena bayam memiliki kandungan vitamin A yang berfungsi untuk menyeimbangkan produksi minyak pada pori-pori kulit dan rambut. Selain itu, bayam mengandung vitamin C yang terkenal untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut, serta membantu penyembuhan luka lebih cepat.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Vitamin C dalam bayam bukan hanya baik untuk kesehatan kulit dan rambut, tetapi juga berperan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menangkal radikal bebas. Di dalam tubuh anak, vitamin C ini bertugas untuk meningkatkan produksi sekaligus efektivitas sel darah putih yang berperan melawan bakteri, kuman, atau virus penyebab infeksi. Oleh karena itu, manfaat bayam ini sangat penting, mengingat daya tahan tubuh si Kecil masih cukup rentan. 

Mengurangi Infeksi Saluran Kemih

Tahukah Ibu? Infeksi saluran kemih termasuk salah satu penyakit yang sering dialami oleh anak-anak. Penyakit ini merupakan gangguan pada saluran kemih yang terjadi akibat infeksi bakteri atau virus, yang ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar saat buang air kecil. Manfaat bayam dapat mengurangi infeksi ini karena di dalamnya terdapat sifat anti-mikroba yang penting bagi kesehatan si Kecil. 

Mencegah Anemia

Kekurangan zat besi dan folat pada anak bisa menyebabkan penyakit anemia. Pasalnya, zat besi merupakan mineral yang penting dalam pembentukan sel darah merah. Tanpa zat besi yang cukup, darah tidak dapat menghasilkan kadar hemoglobin (Hb) yang cukup untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, manfaat bayam sangat penting untuk membantu mencegah anemia pada anak. 

Mencegah Penyakit Kanker

Melansir Heathline, bayam termasuk sayuran hijau yang mengandung senyawa aktif untuk membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, penelitian yang dipublikasikan oleh Bioactive Foods in Promoting Health and Current Medical Chemistry juga menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam bayam dapat memperlambat pertumbuhan tumor leher rahim. Manfaat bayam ini sangat penting untuk menjaga kesehatan anak di masa mendatang, tentunya dengan menyeimbangkan asupan nutrisi lain agar si Kecil tumbuh lebih optimal ya, Bu.

Menjaga Kesehatan Jantung

Manfaat bayam selanjutnya adalah dapat menjaga kesehatan jantung dan mengontrol tekanan darah. Ini karena kandungan kalium yang terdapat dalam bayam. Asupan kalium dengan jumlah yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko stroke, anemia, dan risiko penyakit jantung atau kardiovaskular. 

Tips Memasak Sayur Bayam

Supaya cara masak sayur bayam aman dikonsumsi si Kecil, ada beberapa tips yang bisa Ibu lakukan saat memilih dan mengolah sayuran ini, antara lain:

  1. Pilih Bayam yang Masih Segar

    Ibu wajib memilih bayam yang masih segar sebelum akhirnya mengolah sayuran ini. Bayam yang segar ditandai dengan daun yang berwarna hijau cerah, serta tanpa ada bekas berwarna hitam di beberapa bagian daun. Jika banyak daun yang sudah berubah menghitam, itu tandanya bayam sudah hampir busuk dan disarankan untuk tidak mengonsumsinya ya, Bu. 

  2. Masak Bayam Sesegera Mungkin

    Apakah Ibu sering menyimpan bayam terlalu lama sebelum akhirnya dimasak? Hati-hati, kebiasaan ini bisa berbahaya lho, Bu. Cara masak sayur bayam yang benar adalah dengan mengolahnya sesegera mungkin setelah Ibu beli. Ini bertujuan agar kesegaran bayam tetap terjaga dan tidak mengurangi nutrisi di dalamnya.

    Namun, jika terpaksa harus menyimpan bayam, Ibu tidak boleh mencuci sayuran ini sebelum disimpan, ya. Air yang tersisa hanya akan membuat bayam cepat membusuk. Cara penyimpanan yang benar yaitu dengan memotong akar bayam, lalu memasukkannya ke dalam plastik kedap udara. Selain itu, jangan menyimpan bayam di lemari pendingin terlalu lama untuk menjaga kandungan nitrat di dalamnya. Ini karena nitrat bisa berubah menjadi zat racun bagi tubuh. 

  3. Hindari Cara Masak Sayur Bayam Terlalu Lama

    Tahukah Ibu? Ternyata bayam tidak perlu dimasak terlalu lama lho. Bayam akan matang saat dimasak selama kurang lebih satu menit saja. Memasak bayam terlalu lama justru bisa berpotensi mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya. 

    Cara masak sayur bayam yang tepat lebih baik dibuat dalam porsi kecil agar bisa habis dalam sekali makan. Pasalnya, bayam perlu dihabiskan dalam kurun waktu maksimal lima jam setelah dimasak agar zat besi yang ada di dalamnya tidak berubah menjadi racun. 

Selain memberikan makanan yang kaya gizi seperti yang ada di dalam manfaat bayam, Ibu juga perlu memberikan si Kecil asupan nutrisi 9 Asam Amino Esensial (9AAE) secara lengkap dalam sumber protein hewani, seperti susu, telur, ikan, daging merah, dan daging putih. 

9 Asam Amino Esensial (9AAE) merupakan bentuk sederhana dari protein yang dapat dengan mudah dicerna oleh saluran pencernaan si Kecil. Kebutuhan 9AAE harus dipenuhi secara lengkap agar tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Tahukah Ibu? Kekurangan 1 jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan, termasuk potensi tinggi badan, tingkat kecerdasan, dan daya tahan tubuh sebanyak -34%, lho. Bahkan, kekurangan semua jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menurunkan hormon pertumbuhan tersebut sebanyak -50%. 

Oleh karena itu, pastikan si Kecil mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung 9AAE ya, Bu. Kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO 1+, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih prima. 

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung kreativitas si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE), serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan. 

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. dr. Damayanti Rusli Sjarif, SpA (K) pada anak balita membuktikan bahwa mengonsumsi susu pertumbuhan yang mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap dengan kadar di atas 300 ml sehari bisa mencegah terjadinya stunting sebesar 72%. Jadi, si Kecil dianjurkan untuk meminum susu sebanyak 2-3 gelas per hari agar mendukung potensinya lebih kreatif, tangguh, dan percaya diri.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz