Whatsapp Share Like
Simpan

Hai Bu! Bagaimana kabar Ibu dan bayi? Semoga selalu baik dan sehat, ya. Kali ini saya ingin berbagi pengalaman soal bayi. Sebagai Ibu, saya banyak mendampingi proses tumbuh kembang bayi saya yang berusia 5 bulan. Saya sempat membaca artikel bahwa ada bermacam aktivitas untuk memacu perkembangan otak bayi dan mempengaruhi kecerdasan bayi serta pertumbuhannya. Inilah tujuh stimulasi bayi 5 bulan agar cerdas yang bisa Ibu coba praktekkan:

Beri Bayi Sentuhan Sesering Mungkin

Memberikan bayi sentuhan, usapan, pelukan, dan ciuman sayang ternyata bermanfaat baginya, Bu. Ibu sudah bisa mulai melakukannya lebih sering dan rutin sejak bayi berumur 3 bulan. Sentuhan lembut pada bagian tubuh bayi akan membantu mengasah kemampuan otaknya untuk merespon suatu hal sehingga tubuhnya ikut bereaksi. Selain itu, kegiatan ini akan mempererat hubungan emosional Ibu dan bayi, lho.

Sering Menimang dan Mengayun Bayi

Otak kecil atau cerebellum merupakan bagian otak yang memiliki banyak peran penting, mulai dari gerakan, keseimbangan, bahasa, interaksi sosial, konsentrasi, reaksi emosional, hingga kemampuan bermusik. Untuk mendorong tumbuh kembang otak kecil ini, Ibu bisa melakukan gerakan seperti memutar-mutar, menggantung terbalik, dan menggoyang.

Seringlah menimang, menggendong, dan mengayun bayi sambil berjalan-jalan. Gerakan naik-turun dan berputar saat digendong seperti ini tak hanya membuat bayi senang, tapi juga mampu mengaktifkan bagian dalam telinga bayi.

Buat Bunyi-Bunyian

Stimulasi bayi 5 bulan agar cerdas juga bisa diberikan melalui bunyi-bunyian. Bunyi-bunyian, baik dari tepukan tangan Ibu, panggilan namanya, atau ketika bayi memegang mainan yang bersuara, akan membuatnya menengok dan mendekati sumber bunyi.

Artikel Sejenis

Selain melatih indra pendengaran dan konsentrasinya, kegiatan ini mampu mengasah kemampuan otak dan merangsang kecerdasannya. Bayi juga akan mulai belajar bahwa bunyi tertentu dihasilkan oleh benda atau kegiatan tertentu. Bisa jadi, ia juga akan merespon dengan suaranya. Umumnya, dalam 6 bulan pertamanya, bayi sudah peka terhadap suara di sekelilingnya.

Gantung Mainan di Atas Tempat Tidur

Tahukah, Ibu? Mainan yang digantung di atas tempat tidur bayi akan melatih koordinasi antara mata dan tangannya. Bayi akan belajar untuk fokus terhadap apa yang ia lihat sebelum mencoba meraihnya. Usaha bayi untuk menggapai mainan dengan tangannya bisa melatih ototnya. Ibu dapat melakukan ini ketika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan.

Memanjat Tubuh Ibu

Bermain panjat-panjatan juga merupakan salah satu stimulasi bayi 5 bulan agar cerdas yang baik untuk dicoba. Tentunya tidak ada tempat yang lebih baik untuk latihan memanjat selain tubuh Ibu atau Ayah. Tidak sekedar menyenangkan, tubuh Ibu merupakan medan yang aman bagi bayi.

Di usianya ini bayi mungkin belum bisa bergerak terlalu aktif, tapi ia akan senang sekali bisa bermain-main dengan tubuh Ibu. Letakkan ia di atas dada dan perut Ibu, lalu angkat ia sambil ayun perlahan ke kanan dan ke kiri. Bisa juga dengan meletakkan bayi di atas betis dan pegangi kedua tangannya, lalu angkat kaki Ibu naik-turun perlahan-lahan. Saat ia sudah bisa merangkak, biarkan ia untuk memanjat dan menaiki tubuh Ibu.

Bebaskan ia untuk terus bergerak aktif ya, Bu, karena dengan cara ini ia dapat berlatih keseimbangan. Selain itu, bayi juga dapat belajar berpegangan sehingga melatih kemampuan tangannya.

Bacakan Bayi Cerita dari Buku Bergambar

Walaupun bayi belum mampu mencerna kata-kata orang lain sepenuhnya, Ibu bisa mulai membacakan cerita dari buku bergambar sejak usia 5 bulan. Suara Ibu ketika membaca cerita akan semakin melatih pendengaran bayi dan perkembangan bahasanya, sehingga membantu ia bicara kelak. Selain itu, perpaduan warna-warna cerah di dalam buku bergambar juga mampu mengenalkannya pada objek-objek baru dan merangsang kreativitasnya di kemudian hari.

Mendengarkan Musik

Ibu mungkin sudah mengetahui kalau musik memiliki banyak manfaat bagi bayi, diantaranya dapat meningkatkan perhatian, pembelajaran, dan daya ingat. Hal ini sudah dibuktikan melalui sebuah penelitian, Bu. Sebagai permulaan, Ibu bisa memperdengarkan musik kepada bayi. Saat mendengar musik, bayi akan ikut bergerak mengikuti alunannya. Musik juga diketahui dapat meningkatkan mood agar bayi lebih bahagia.

Saat bayi sudah bisa duduk, mulailah perkenalkan instrumen musik, seperti piano, drum, atau seruling. Hal ini akan membantu pengembangan kemampuan berpikir proporsional serta menstimulasi penalaran temporal dan spasial bayi.

Cukup sederhana ya, Bu, stimulasi bayi 5 bulan agar cerdas. Semoga tulisan yang saya bagikan ini bisa bermanfaat, sehingga bayi semakin kuat dan pintar. Yuk, Bu, segera coba di rumah bersama bayi agar tumbuh kembangnya optimal!

Ibu masih memiliki pertanyaan seputar tumbuh kembang ataupun hal lainnya tentang bayi dan anak? Tanyakan saja di laman Tanya Pakar, Bu. Di sana sudah ada para ahli yang akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Namun untuk bisa menggunakan fitur tersebut, Ibu harus registrasi terlebih dulu, ya.

Sumber:

id.theasianparent.com, nakita.grid.id