Share Like
Simpan

Halo Ibu! Bagaimana kabar Ibu dan janin? Wah, tidak terasa ya, kehamilan Ibu sudah memasuki trimester ketiga. Itu tandanya, Ibu harus mulai mengurangi kegiatan agar kesehatan Ibu dan si Kecil tetap terjaga hingga hari persalinan nanti. Saya jadi ingat, sewaktu menjalani kehamilan di trimester ketiga, saya masih cukup gesit melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga yang ringan. Sebab, saya gemas sih, jika melihat rumah kotor maupun berantakan. Apakah Ibu juga mengalami hal serupa?

Jika Ibu saat ini masih semangat mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga, ada baiknya Ibu menghindari aktivitas yang cukup berat. Ini dikarenakan, ada risiko yang bisa terjadi baik pada Ibu maupun janin, apabila Ibu terlalu lelah akibat melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga, terutama jika Ibu mengalami kondisi kehamilan tertentu. Beberapa jenis pekerjaan rumah tangga yang sebaiknya dihindari pada trimester ketiga ini adalah:

1. Mengangkat barang berat

Bu, saat janin mulai membesar, beban tubuh pun semakin bertambah. Akibatnya, kita sering merasa nyeri punggung, bukan? Nah, membawa beban dari janin saja sudah membuat kita pegal-pegal, apalagi ditambah membawa beban berat lainnya. Meski Ibu merasa masih cukup kuat, sebaiknya hindari aktivitas seperti ini karena berisiko menambah rasa nyeri serta cedera pada punggung dan tulang belakang.

Mulai saat ini, ada baiknya apabila Ibu meminta bantuan suami atau orang lain untuk memindahkan barang-barang berat ya, Bu. Misalnya saja, mengangkat keranjang pakaian kotor yang akan dicuci. Ingat Bu, salah satu cara menjaga kehamilan adalah dengan memerhatikan kesehatan diri sendiri.

2. Menyemprot obat nyamuk atau pembasmi serangga

Ibu merasa terganggu dengan nyamuk di malam hari? Sebaiknya, hindari menyemprotkan obat nyamuk atau pembasmi serangga sendiri dan mintalah suami untuk melakukannya ya, Bu. Bahan kimia dalam pembasmi serangga, terutama dalam bentuk semprotan, memiliki kemungkinan terhirup oleh Ibu, dan terbawa oleh tubuh ke janin. Sampai saat ini, memang belum ada penelitian yang menunjukkan data akurat mengenai efek pembasmi serangga terhadap Ibu hamil. Satu penelitian di Amerika Serikat hanya berfokus pada efek pembasmi serangga pada binatang dan anak-anak. Meski begitu, tak ada salahnya menghindari hal ini demi meminimalisir risiko ya, Bu.

3. Mengepel dengan cara berjongkok

Bagi sebagian Ibu, hal ini mungkin masih terasa aman untuk dilakukan. Akan tetapi, sebaiknya hindari aktivitas ini untuk mencegah nyeri punggung yang dapat membuat tak nyaman ya, Bu. Ketika hamil, berat tubuh menjadi berpusat pada bagian depan. Apabila Ibu menghabiskan waktu terlalu lama mencondongkan badan, hal ini dapat menambah tekanan pada saraf tulang belakang dan menimbulkan rasa sakit. Sebaliknya, Ibu bisa menggunakan pel bertongkat, namun berikan jeda untuk beristirahat agar punggung tak sakit.

4. Membersihkan kamar mandi

Melihat kamar mandi yang bersih, tentu membuat Ibu merasa lebih nyaman ketika mandi. Nah, untuk menjaganya tetap bersih, Ibu tentu perlu rutin menyikat kamar mandi dengan cairan pembersih khusus. Namun, selama hamil, sebaiknya hindari aktivitas ini terlebih dahulu, ya. Selain karena kegiatan ini membuat Ibu banyak mencondongkan badan, Ibu juga berisiko menghirup zat kimia dari cairan pembersih. Sebagai gantinya, Ibu bisa meminta suami untuk membantu membersihkan kamar mandi dengan menggunakan bahan alami seperti cuka atau baking soda.

Nah, bagaimana, Bu? Tak sulit bukan menghindari hal-hal di atas selama trimester ketiga? Saat ini, hal terpenting yang perlu Ibu perhatikan adalah tetap memastikan kondisi Ibu sehat dan prima serta perkembangan janin optimal. Oleh sebab itu, Ibu perlu mengurangi aktivitas yang terlalu berat dan juga menjaga asupan nutrisi agar tetap seimbang.

Tak lupa, selalu konsumsi susu Frisian Flag Mama sebanyak satu gelas setiap hari untuk membantu memenuhi kebutuhan Protein, Asam Folat, Zat Besi, serta Kalsium yang Ibu butuhkan selama menjalani masa kehamilan. Ibu juga bisa berkonsultasi dengan dokter seputar cara menjaga kehamilan menjelang kelahiran si Kecil, Bu. Selamat menanti persalinan.