Share Like
Simpan

Bu, menjelang hari lebaran ini rasanya cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ya. Selain menyambut hari kemenangan, Ibu juga sekaligus menanti kehadiran si Kecil untuk melengkapi keluarga kecil Ibu. Nah, dalam rangka menyambut hari lebaran ini, apakah Ibu sudah siap untuk pergi mudik?

Jika Ibu merasa belum begitu yakin, saya akan berbagi sedikit pengalaman saya saat mengandung si Kecil dulu. Sewaktu usia kandungan mulai menginjak trimester kedua, kebetulan momennya juga pas dengan bulan Ramadan. Ingin sekali rasanya bisa menjalankan tradisi keluarga yaitu dengan ikut pergi mudik. Namun, masih ada pro dan kontra tentang keamanan bagi Ibu hamil apabila melakukan perjalanan jauh.

Setelah berdiskusi dengan anggota keluarga lain, akhirnya kami memutuskan untuk tetap pergi mudik menggunakan mobil pribadi kami. Kebetulan, saya sempat membaca artikel milik American Congress of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) yang menyatakan, saat memutuskan untuk berpergian menggunakan jalur darat, sebaiknya Ibu menunggu setelah memasuki trimester kedua. Hal ini disebabkan oleh kondisi janin yang sudah mulai kuat serta mual dan muntah yang Ibu alami di trimester pertama juga sudah mulai berkurang.

Agar lebih yakin, saya segera menghubungi dokter kandungan saya. Setelah diberi penjelasan, ternyata ada beberapa persiapan yang harus kami rencanakan matang-matang melakukan perjalanan jauh melalui jalur darat. Berikut tips mudik menggunakan mobil yang bisa saya bagi kepada Ibu semua:

  • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu

Sebelum memutuskan untuk berpergian melalui jalur darat baik dengan mobil ataupun kereta api, sebaiknya Ibu terlebih dahulu melakukan tes dan minta pendapat dari dokter Ibu perihal aman atau tidaknya kondisi kandungan Ibu. Selain itu, hal ini juga bisa dijadikan sebagai acuan apa saja obat-obatan yang bisa Ibu bawa serta saat berpergian.

  • Cari tahu lokasi tempat beristirahat yang memadai

Mengingat intensitas buang air kecil Ibu saat hamil akan bertambah,  ada baiknya jika sebelum melakukan perjalanan Ibu dan suami mencari tahu terlebih dahulu lokasi tempat peristirahatan atau toilet yang memadai. Hal ini berguna untuk mengantisipasi keinginan buang air di tengah-tengah perjalanan.  Saat ada keinginan buang air di tengah perjalanan, jangan ditahan. Sebaiknya berhenti sebentar sambil menggerakkan badan, supaya kaki tidak bengkak dan kram.

  • Persiapkan pakaian yang nyaman

Menghabiskan waktu berjam-jam di dalam mobil atau kereta, artinya Ibu akan duduk terlalu lama dan dapat menimbulkan rasa kurang nyaman yang juga bisa mengakibatkan pegal serta keram terutama pada bagian kaki dan pinggang. Nah, untuk meminimalisir hal tersebut, sebaiknya gunakan pakaian yang cukup nyaman dan dapat membuat Ibu bergerak cukup leluasa agar sesekali Ibu bisa melakukan peregangan otot meski masih berada di perjalanan.

  • Hindari membawa barang terlalu banyak

Seperti halnya membawa si Kecil mudik melalui jalur darat, Ibu hamil juga membutuhkan ruang yang cukup di dalam mobil agar memudahkan Ibu saat ingin meregangkan kaki dan beristirahat.

  • Bawa camilan sehat dan minuman secukupnya

Saat di perjalanan dan Ibu merasa lapar, camilan yang Ibu bawa dapat membantu menahan rasa lapar yang berlebihan hingga Ibu dan suami menemukan restoran yang nyaman untuk Ibu. Selain itu, camilan juga dapat mengurangi risiko meningkatnya asam lambung akibat perut kosong. Namun, pastikan Ibu dapat dengan mudah mencapai tempat penyimpanan camilan ini agar tidak repot, ya.

  • Siapkan kantong plastik di tempat yang mudah dijangkau

Apabila mual menyerang secara tiba-tiba saat sedang melakukan perjalanan, persiapan kantong plastik ini dapat menjadi pertolongan pertama lho, Bu. Tidak hanya itu, posisi yang mudah dijangkau juga dapat memudahkan Ibu atau Ayah saat harus mengambil tindakan cepat.

Nah, kira-kira itulah 6 tips yang dulu saya praktikkan saat akan pergi mudik menggunakan mobil. Untungnya, selama perjalanan saya tidak menemukan masalah dan si Kecil juga aman di dalam perut. Kalau Ibu bagaimana? Apakah Ibu memiliki tips lain? Yuk, bagikan di sini. Selamat menikmati hari raya Idul Fitri ya, Bu!