Share Like
Simpan

Hai, Bu, apa kabar? Semoga makin semangat mendampingi bayi sehat Ibu tumbuh dan berkembang, ya. Menurut diskusi yang saya ikuti via Live Chat di laman Facebook Ibu & Balita, ada banyak cara yang bisa Ibu lakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Tak sekadar memberinya asupan gizi yang cukup lewat ASI dan MPASI, hal ini juga bisa dilakukan dengan sering mengajaknya berinteraksi lewat sentuhan, Bu.

Menurut diskusi bersama pakar psikologi anak, sentuhan langsung antara Ibu dan si Kecil tidak hanya membuat bayi bahagia dan merasa dicintai, tapi juga mampu membantu bayi sehat Ibu melewati proses transisi dari dalam rahim ke dunia nyata. Selain itu, masih ada beberapa manfaat lainnya lho, seperti:

1. Menurunkan Risiko Kematian Dini pada Bayi
Menurut psikolog anak di forum tempat saya berdiskusi, sebuah penelitian yang dilakukan di New York, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kontak fisik antara ibu dan bayi mampu menurunkan risiko kematian dini pada bayi yang lahir dengan berat badan rendah, Bu. Dalam hal ini, kontak fisik yang dimaksud adalah metode kangguru yang memungkinkan adanya sentuhan langsung antara kulit Ibu dan si Kecil. Metode kangguru adalah metode merawat bayi yang baru lahir dengan meletakkan tubuh si Kecil (dalam keadaan telanjang; hanya mengenakan kaus kaki dan popok) di atas dada Ibu (tanpa bra) selama dua jam per hari. Dari penelitian itu terlihat bahwa metode kangguru menurunkan risiko kematian bayi berberat badan rendah hingga 36 persen.

2. Melancarkan Produksi ASI
Supaya bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bayi sehat kesayangan Ibu, produksi ASI Ibu harus lancar. Sayangnya, ada kalanya ASI tak mau keluar. Kerap bermasalah dengan hal ini, Bu? Tak perlu sedih, Ibu bisa kok meningkatkan produksi ASI secara alami, salah satu caranya adalah lewat memperbanyak kontak kulit dengan si Kecil.
Psikolog anak tempat saya berkonsultasi menjelaskan bahwa sentuhan antar kulit dengan si Kecil mampu meningkatkan kadar hormon Prolaktin di dalam tubuh Ibu, lho. Prolaktin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk membantu tubuh Ibu memproduksi ASI. Dengan begini, ASI yang Ibu perlukan untuk menunjang bayi tumbuh sehat pun lebih lancar keluar.

3. Menstabilkan Suhu Tubuh Bayi
Selama berada di dalam perut Ibu, si Kecil senantiasa diliputi kehangatan. Namun, begitu ia lahir ke dunia, suhu yang menerpa kulit tipisnya tak selalu stabil--kadang hangat, kadang dingin. Padahal, si Kecil belum mampu menjaga kestabilan suhu tubuhnya sendiri.
Beruntungnya, melalui pelukan dan sentuhan, Ibu bisa membantu bayi kesayangan untuk tetap nyaman, tidak kepanasan, tetapi juga tidak kedinginan. Penelitian bahkan sudah membuktikan bahwa pelukan dan sentuhan Ibu jauh lebih hangat dan membuat si Kecil nyaman, ketimbang inkubator penghangat di rumah sakit.

4. Mendukung Pertumbuhan Mental Bayi
Di sesi Live Chat, psikolog juga menjelaskan manfaat sentuhan antarkulit Ibu dan bayi untuk pertumbuhan mental si Kecil. Sentuhan ini ternyata juga bisa mendukung tumbuh kembang mental bayi lho, Bu. Bahkan, efeknya akan berlangsung untuk jangka panjang.

Beberapa penelitian yang dilakukan di Kanada menunjukkan bahwa bayi yang sering bersentuhan kulit ke kulit dengan ibunya setelah lahir terbukti memiliki fungsi otak yang lebih baik saat ia berusia lima belas tahun dibandingkan mereka yang diletakkan di inkubator.

Nah, itulah beberapa manfaat kontak fisik dan sentuhan kulit ke kulit antara Ibu dan bayi, Bu. Jadi, yuk, lebih intens menyentuh dan memeluk bayi sehat Ibu mulai sekarang!