Whatsapp Share Like
Simpan

Apakah Ibu berencana mengajak si Kecil liburan ke luar kota? Selain mobil pribadi atau bus pariwisata, Ibu dan Ayah juga bisa menggunakan kereta sebagai moda transportasi pilihan. Tak hanya menciptakan pengalaman baru bagi si Kecil, moda transportasi satu ini juga dapat menjadi sarana belajar sambil bermain yang efektif. Dari artikel online yang saya baca, ada banyak manfaat psikologi yang bisa si Kecil dapatkan ketika liburan naik kereta, Bu. Apa sajakah itu? Yuk, simak ulasannya sama-sama!

1. Belajar Mengantre

Liburan naik kereta bisa jadi cara menyenangkan untuk mengajarkan si Kecil belajar mengantre, Bu. Ini dikarenakan ketika di stasiun, si Kecil akan melihat banyak orang tertib antre untuk masuk atau menukar tiket kereta. Selama berada di antrian, Ibu juga bisa sesekali menjelaskan kepada si Kecil pentingya mengantre. Misalnya, “Lihat Nak, semua orang harus mengantre untuk masuk kereta. Kalau tidak antre bisa-bisa banyak orang jatuh dan luka karena dorong-dorongan.”

2. Belajar Tenggang Rasa

Bu, selain membiasakan mengantre, naik kereta juga dapat mengajarkan si Kecil soal tenggang rasa. Sebagai contohnya, saat ke toilet bersama si Kecil, ada Ibu hamil yang juga ikut mengantre di belakang kami. Melihat hal itu, saya mengajak si Kecil untuk mendahulukan Ibu hamil tersebut. Secara tidak sadar, dari sini si Kecil belajar pentingnya tenggang rasa terhadap orang di sekitarnya, Bu.

Artikel Sejenis

3. Belajar Disiplin

Mengajarkan si Kecil untuk disiplin memang terbilang gampang-gampang susah, Bu. Namun, tidak perlu khawatir. Yuk, rencanakan liburan bersama anak naik kereta! Perlu Ibu mengerti bahwa ketika naik kereta, si Kecil dituntut untuk mengikuti peraturan seperti naik kereta sesuai dengan waktu yang tertulis di tiket, membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak lagi. Nah, cara ini dapat mendorong ia belajar disiplin sejak usia dini.

4. Belajar Berinteraksi dengan Orang Asing

Bu, ketika memasuki usia satu tahun, umumnya si Kecil akan melewati fase di mana ia takut berinteraksi dengan orang asing. Ini saatnya bagi Ibu untuk mulai mengurangi rasa takut tersebut dengan cara mengajaknya naik kereta. Ini dikarenkan selama di dalam kereta, si Kecil akan melihat atau bahkan berinteraksi dengan wajah-wajah asing. Namun, jika si Kecil merasa kurang nyaman, sebaiknya tak perlu dipaksa ya, Bu. Biarkan saja ia memperhatikan sekelilingnya terlebih dulu hingga terbiasa dengan sendirinya. Jadi, apakah Ibu tertarik untuk mengajak si Kecil belajar sambil bermain di kereta? Yuk, optimalkan proses tumbuh kembang si Kecil agar ia tumbuh menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak, dan tumbuh sesuai usianya!