Whatsapp Share Like Simpan

Kebutuhan nutrisi bayi tentunya menjadi prioritas utama bagi setiap Ibu. Sebisa mungkin bayi selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi. Saya pun begitu, Bu. Saya pilih bahan-bahan makanan yang bernutrisi tinggi untuk buah hati saya. Lalu, ada seorang teman yang merekomendasikan daun kelor. Katanya, manfaat daun kelor sangat banyak lho, Bu, terlebih untuk bayi di masa tumbuh kembang. Bahkan WHO pun menganjurkan bayi dan anak-anak untuk mengonsumsinya. Jadi, apa sajakah manfaatnya? Berikut daftarnya, Bu:

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Nutrisi

Tahukah Ibu kalau tanaman yang tumbuh dengan liar ini mengandung banyak sekali nutrisi? Dalam satu gram daun kelor saja sudah terkandung vitamin C yang 7 kali lebih banyak dari jeruk, kalsium 4 kali lebih banyak dari susu, vitamin A 4 kali lebih banyak dari wortel,  dan potasium 3 kali lebih banyak dari pisang. Tak hanya itu saja, masih ada kandungan lainnya berupa serat, zat besi, dan mineral.

2. Mencegah Penyakit Anemia

Manfaat daun kelor berikutnya adalah untuk mencegah penyakit anemia berkat adanya kandungan zat besi yang tinggi. Zat besi memiliki peranan dalam menghantarkan oksigen oleh sel darah merah ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas dan kurang fokus.

3. Menyehatkan Penglihatan

Seperti yang sudah disebutkan di atas, daun kelor mengandung vitamin A 4 kali lebih banyak dari wortel. Jadi sudah dapat dipastikan bahwa tanaman ini dapat membantu menjaga kesehatan penglihatan bayi. Buah hati akan berisiko kecil menderita rabun mata, silinder, ataupun kelainan mata lainnya. Ditambah dengan adanya kandungan vitamin C dan antioksidan, perbaikan sel-sel pun jadi lebih cepat. Dengan begitu, penglihatan bayi akan senantiasa jernih.

4. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Di masa tumbuh kembangnya, bayi akan memiliki metabolisme yang tinggi. Namun bayi masih sangat rentan terserang penyakit, sehingga dapat berakibat turunnya metabolisme di dalam tubuhnya. Padahal, metabolisme merupakan proses penting di mana terjadi penyerapan nutrisi guna menghasilkan katabolisme, yaitu energi yang dibutuhkan untuk kegiatan sehari-hari.

Artikel Sejenis

Bayi pun perlu mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan mineral. Dikarenakan daun kelor memilikinya, maka manfaat daun kelor pun dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh bayi.

5. Memperlancar Pencernaan

Di saat bayi terserang sembelit, daun kelor dapat menjadi solusi, Bu, sebab didalamnya terkandung banyak serat yang diketahui dapat memperlancar pencernaan. Selain itu, kandungan seperti vitamin, mineral, dan kalsium juga dapat membuat nutrisi terserap dengan baik melalui pencernaan.

6. Mengoptimalkan Pertumbuhan Tulang

Kaya akan fosfor dan kalsium yang sangat berperan bagi tulang, maka manfaat daun kelor pun dapat bantu mengoptimalkan pertumbuhan tulang bayi. Bahkan kandungan kalsiumnya 4 kali lebih tinggi dari susu, sehingga akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tulang.

7. Meningkatkan Massa Otot

Massa otot pada bayi berpengaruh pada metabolisme aerobik dan anaerobik serta pemulihan energi bayi. Otot dibentuk oleh protein yang terdiri dari beberapa jenis asam amino. Daun kelor yang mengandung asam amino esensial dapat berfungsi untuk meningkatkan massa otot, sehingga bayi akan lebih aktif dan cepat pulih setelah beraktivitas.

8. Mengeluarkan Racun dari Tubuh

Dikarenakan daun kelor kaya akan kandungan anti-inflamasi, maka Ibu dapat memberikannya kepada bayi sebagai detoksifikasi. Setelah mengonsumsi tanaman ini, maka racun dan bakteri penyebab penyakit yang ada di dalam tubuh akan keluar. Bayi pun akan lebih cepat sembuh dan sehat lagi.

9. Mengembangkan Struktur Sel

Daun kelor mengandung asam amino esensial yang memiliki banyak fungsi bagi tubuh, salah satunya untuk mengembangkan struktur sel yang akan dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan dan aktivitasnya. Dengan mengonsumsi daun kelor, maka struktur sel bayi akan berkembang dengan baik.

10. Untuk Pertumbuhan Rambut

Ingin bayi memiliki rambut yang lebat, Bu? Berikan nutrisi berupa vitamin B, vitamin C, dan asam amino yang bisa didapat dari daun kelor. Ketiganya baik untuk pembentukan protein keratin yang merupakan material dasar untuk menyusun lapisan kulit dan berfungsi untuk pertumbuhan rambut dan kuku.

11. Mencerdaskan Otak

Manfaat daun kelor juga dapat mencerdaskan otak bayi lho, Bu. Ini karena daun kelor mengandung asam amino dan asam folat yang merupakan nutrisi penting bagi otak. Dukungan dari vitamin C dan vitamin E pun turut membantu kinerja otak agar berfungsi dengan lebih maksimal.

12. Menjaga Kelembaban Kulit

Mengonsumsi daun kelor juga dapat membantu menjaga kelembaban kulit bayi, Bu. Ini berkat adanya kandungan vitamin E yang memang baik untuk membuat kulit senantiasa lembab dan lembut. Saat bayi mengalami ruam, daun kelor juga bisa bantu mengobatinya.

13. Memperbaiki Suasana Hati

Perubahan hormon dalam tubuh dapat membuat bayi mudah berubah suasana hatinya atau yang dikenal dengan sebutan mood swing. Perubahan suasana hati juga dapat disebabkan kurangnya zat kimia di otak, yaitu serotonin dan dopamin. Masalah ini dapat teratasi dengan mudah hanya dengan daun kelor lho, Bu. Setelah mengonsumsi daun kelor, suasana hati bayi akan menjadi baik kembali dan dapat mengurangi risiko stres pada bayi.

14. Mempercepat Penyembuhan Luka

Bayi mungkin akan sering terluka saat sedang bermain. Gunakan saja daun kelor untuk mengobati lukanya. Selain ampuh untuk mengobati luka, tanaman ini juga membantu mempercepat penyembuhan serta mencegah bekas luka. Jadi, tak perlu panik saat mendapati bayi terluka ya, Bu.

Wah, ternyata banyak sekali ya, Bu, manfaat daun kelor. Tak perlu ragu lagi untuk memberikannya kepada buah hati agar ia mendapatkan semua manfaatnya. Selamat berkreasi dengan menu daun kelor, Bu, semoga bayi Ibu makan dengan lahap. jangan lupa untuk juga memberikan susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI ya, Bu, sebab susu ini sudah diperkaya zat besi. Nutrisi lain yang dibutuhkan si Kecil juga tersedia dengan komplit, lho. Diantaranya ada protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

Ibu ingin berkonsultasi seputar kehamilan atau bayi? Silahkan kunjungi halaman Tanya Pakar ya, Bu. Di sana para ahli akan siap membantu menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu supaya bisa menggunakan fitur tersebut, ya.

Sumber:

brilio.net