Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu, pada usia 4-6 tahun tentu si Kecil pernah mengalami beberapa kondisi gangguan kesehatan. Salah satu kondisi umum yang sering dialami si Kecil adalah terjadinya mimisan. Mimisan merupakan kondisi ketika terjadi perdarahan yakni keluarnya darah segar yang berasal dari satu atau dua lubang hidung sekaligus. Kondisi berlangsung selama kurang lebih 1-3 menit dan umumnya tidak bahaya. Mimisan sendiri terjadi saat pembuluh darah halus di hidung si Kecil rusak/pecah.

Anak-anak memang lebih rentan mengalami mimisan dibandingkan dengan orang dewasa. Hal ini terjadi tak lain karena si Kecil memiliki pembuluh darah yang relatif masih rapuh dan belum kuat sehingga mudah rusak. Pembuluh darah hidung anak sangat banyak, permukaan lendirnya pun sangat tipis sehingga mudah pecah dan terjadi mimisan (Febry & Marendra, 2010).

Secara umum penyebab mimisan terbagi dalam tiga faktor, yakni keturunan, penyakit serta penggunaan obat-obatan tertentu. Mari simak beberapa penyebab mimisan yang biasa terjadi pada si Kecil berikut ini.

Faktor genetik

Anak yang sering mimisan bisa jadi diakibatkan oleh faktor keturunan/genetik yang membuatnya lebih mudah mengalami perdarahan pada hidungnya. Hal tersebut juga diungkapkan oleh Febry & Marendra (2010) dalam bukunya berjudul “Smart Parents” melalui pernyataan berikut ini: “Jika si Kecil sering mimisan, ada kemungkinan dia berbakat mimisan.”

Benturan

Benturan saat bermain yang menyebabkan cedera hidung dapat menyebabkan si Kecil mengalami mimisan. Cedera hidung pada si Kecil dapat pula diakibatkan karena kebiasaannya mengorek-ngorek lubang hidung terlalu lama dan dalam. Apalagi jika jari yang digunakan memiliki kuku yang panjang, maka hal tersebut bisa menjadi penyebab pecahnya pembuluh darah hidung. Maka dari itu, pastikan untuk selalu memotong kuku si Kecil secara teratur.

Artikel Sejenis

Di usia 4-6 tahun, si Kecil juga punya sifat serba ingin tahu dan iseng. Rasa penasaran anak yang tinggi bisa jadi mendorongnya untuk memasukkan benda-benda asing ke dalam lubang hidungnya. Kegiatan ini juga berisiko menimbulkan luka pada dinding hidung yang menyebabkan terjadinya mimisan.

Kelelahan

Tahukan Ibu? Kelelahan yang berlebih pada anak dapat menjadi pemicu terjadinya mimisan. Anak yang beraktivitas terlalu banyak sehingga membuatnya begitu kelelahan menyebabkan pembuluh darah di hidungnya menjadi tegang dan akhirnya pecah.

Kondisi udara

Udara dingin termasuk penyetelan pendingin udara (AC) yang terlalu dingin sehingga membuat hidung menjadi kering bisa menyebabkan timbulnya mimisan pada anak. Namun, jika ingin tetap menyalakan pendingin ruangan maka aturlah dalam suhu yang dapat ditolerir oleh tubuh si Kecil.

Selain pengaruh suhu, polusi seperti asap rokok/knalpot bersifat iritatif (merusak) dapat membuat lecet dan merobek permukaan selaput lendir yang tipis (Febry & Marendra, 2010). Saat itulah si Kecil akan mengalami mimisan. Oleh karena itu, yuk Bu mulai perhatikan lingkungan sekitar Ibu dan pastikan anak jauh dari berbagai sumber polusi udara tersebut.

Pilek dan flu

Anak yang sering mengalami pilek dan flu membuat hidungnya rentan mengalami iritasi. Apalagi jika si Kecil tidak sengaja bersin atau buang ingus terlalu kencang. Tindakan ini bisa memicu pecahnya pembuluh darah di hidung si Kecil.

Pengaruh obat-obatan

Beberapa jenis obat yang mungkin dikonsumsi si Kecil dapat juga menjadi penyebab mimisan, seperti jenis aspirin.

Itulah beberapa faktor penyebab mimisan pada anak. Sesungguhnya mimisan adalah kondisi yang wajar pada anak-anak dan bisa diatasi di rumah. Dengan cara tradisional, Ibu bisa memasukkan gulungan daun sirih bersih ke dalam lubang hidung anak yang menggunakan prinsip penekanan terhadap pembuluh darah agar perdarahan dapat dihentikan.

Mimisan sendiri perlu diwaspadai ketika timbul beberapa gejala ini:

  • Mimisan berlangsung lebih dari 20 menit
  • Darah yang keluar terlampau banyak
  • Disertai demam tinggi
  • Sering mimisan lebih dari satu kali seminggu
  • Disertai gejala seperti sesak nafas, pucat, jantung berdebar, pusing, mual, dll.
  • Mimisan terjadi usai cedera berat (kecelakaan)

Jika anak Ibu mengalami gejala di atas saat mimisan, dianjurkan untuk segera dibawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Gejala di atas bisa jadi sinyal terjadinya penyakit yang lebih serius seperti demam berdarah, leukimia, sinusitis akut, atau hemofilia. Oleh karena itu, dengan informasi ini diharapkan Ibu bisa lebih pintar dalam menangani kondisi gangguan kesehatan pada si Kecil termasuk bila terjadi mimisan. Jangan lupa juga berikan si Kecil susu Frisian Flag 456 Primanutri yang mengandung nutrisi lengkap termasuk vitamin A, C, E, Seng dan Selenium serat serat pangan agar tubuhnya lebih kuat dan saluran cerna tetap sehat. Frisian Flag 456 Primanutri juga tersedia dalam tiga varian rasa yang amat disukai oleh si Kecil yakni madu, cokelat, dan vanila.