Whatsapp Share Like Simpan

Ibu tentu sudah tahu kalau telur adalah sumber protein yang sangat baik untuk anak-anak, bukan? Namun tidak hanya itu saja, Bu. Kandungan gizi telur masih ada banyak dan semuanya berperan penting terhadap tumbuh kembang maupun kesehatan si Kecil. Ingin tahu apa saja kandungan lainnya yang tersimpan di dalam sebutir telur? Ini dia, Bu, jawabannya:

Protein

Kandungan gizi telur yang terbesar tentunya adalah protein. Zat ini juga yang menjadikan telur sebagai superfood karena semua jenis asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh sudah terkandung di dalamnya. Protein akan berfungsi untuk:

  • Menghasilkan enzim dan hormon
  • Memelihara kesehatan tulang dan otot
  • Mengoptimalkan pertumbuhan
  • Pembentukan tulang, otot, kulit, dan jaringan lainnya
  • Membangun dan memperbaiki jaringan tubuh
  • Memberikan rasa kenyang yang lebih lama

Karbohidrat

Di dalam telur tersembunyi karbohidrat, meski kadarnya tidak tinggi. Karbohidrat ini berfungsi sebagai:

  • Sumber energi bagi tubuh
  • Memenuhi asupan kalori secara sehat
  • Mengurangi risiko penyakit tertentu, seperti sembelit dan diabetes

Lemak

Kandungan gizi telur selanjutnya adalah lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Keduanya baik untuk dikonsumsi oleh anak dalam jumlah yang cukup. Lemak berfungsi untuk:

  • Cadangan energi bagi tubuh
  • Melindungi organ
  • Menjaga suhu tubuh
  • Membantu penyerapan vitamin
  • Menjalankan fungsi tubuh
  • Memelihara kesehatan rambut, kuku, dan kulit

Vitamin A

Kandungan gizi telur berupa vitamin A tidak hanya baik untuk penglihatan, tapi juga memiliki manfaat lainnya, seperti:

Artikel Sejenis

  • Menjaga kesehatan kulit
  • Mengoptimalkan fungsi sistem kekebalan tubuh
  • Tumbuh kembang sel tubuh
  • Mencegah penyakit campak
  • Mencegah munculnya jerawat
  • Memelihara kesehatan tulang
  • Menjaga kesehatan reproduksi

Vitamin B2 (Riboflavin)

Di dalam telur juga terkandung vitamin B2 atau Riboflavin. Vitamin ini tidak bisa diproduksi oleh tubuh, sehingga harus didapat dari makanan. Riboflavin membawa banyak fungsi bagi tubuh, seperti:

  • Baik untuk penglihatan
  • Mendukung pertumbuhan
  • Metabolisme energi
  • Membantu fungsi sistem saraf
  • Produksi sel darah merah
  • Sebagai antioksidan

Vitamin B5 (Pantothenic Asam)

Vitamin B5 atau yang sering disebut dengan Asam Pantotenat memiliki serangkaian tugas di dalam tubuh. Diantaranya adalah:

  • Mengubah makanan jadi energi
  • Memecah lemak
  • Memproduksi vitamin D

Vitamin B12

Kandungan gizi telur juga ada vitamin B12. Dikarenakan tubuh tidak mampu memproduksinya, maka dibutuhkan asupan makanan untuk mencukupi kebutuhan terhadap vitamin tersebut. Saat tubuh kekurangan vitamin ini, maka dapat menyebabkan nafsu makan berkurang, pusing, tubuh merasa lelah dan lemah, berat badan menurun, sembelit, dan lainnya. Vitamin B12 sendiri berperan untuk:

  • Membentuk sel darah merah
  • Mengubah makanan jadi energi
  • Meningkatkan sistem imunitas dan saraf
  • Meredakan gejala sembelit

Vitamin D

Si Kecil yang sedang dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan asupan nutrisi untuk memperkuat dan mengoptimalkan pertumbuhan tulangnya. Nutrisi tersebut salah satunya adalah vitamin D. Selain bisa didapat dari sinar matahari, vitamin ini juga banyak terkandung di dalam telur. Kandungan gizi telur yang satu ini akan memberikan manfaat berupa:

  • Menyerap kalsium dan fosfor
  • Memelihara kesehatan gigi dan tulang
  • Memelihara fungsi otot
  • Membangun sistem imunitas

Vitamin E

Kandungan gizi telur selanjutnya adalah vitamin E yang berfungsi untuk:

  • Antioksidan sebagai penangkal radikal bebas
  • Memelihara kesehatan jantung
  • Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
  • Mencegah jenis kanker tertentu
  • Mengurangi gangguan pada mata
  • Memperlambat penurunan fungsi kognitif
  • Menjaga kesehatan kulit

Folat

Folat tidak hanya baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil saja, tapi anak-anak pun sangat membutuhkannya. Ini karena folat berperan penting untuk:

  • Menghasilkan dan menjaga sel-sel baru
  • Membentuk sel darah merah
  • Menjaga sistem imunitas tubuh
  • Mempertajam daya ingat
  • Mengoptimalkan perkembangan saraf pada otak
  • Mendukung saraf motorik
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Menjaga emosi tetap stabil

Zat Besi

Kandungan gizi telur lainnya yang tak kalah penting untuk si Kecil adalah zat besi. Mineral ini sudah dikenal sangat bermanfaat untuk:

  • Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh
  • Mencegah anemia
  • Mengurangi rasa lelah pada tubuh
  • Mendukung kekuatan otot
  • Memperkuat daya tahan tubuh
  • Meningkatkan daya konsentrasi
  • Memperbaiki kualitas tidur

Tubuh yang kekurangan asupan zat besi bisa mengakibatkan berkurangnya suplai oksigen di tubuh, sehingga membuat tubuh mudah mengalami sakit kepala, kelelahan, selera makan berkurang, dan sulit tidur.

Selenium

Selenium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh untuk:

  • Sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas.
  • Memperkuat daya tahan tubuh
  • Memelihara kesehatan kuku dan rambut
  • Membantu fungsi kognitif
  • Sintesis DNA
  • Meningkatkan kesuburan

Fosfor

Fosfor adalah mineral yang berfungsi untuk:

  • Membangun dan memelihara gigi dan tulang yang sehat
  • Metabolisme energi
  • Pembentukan sel
  • Menambah massa otot
  • Menjaga keseimbangan asam basa di tubuh

Tubuh yang kekurangan kadar fosfor bisa berakibat pada nyeri tulang dan berkurangnya nafsu makan.

Yodium

Kandungan gizi telur yang satu ini dibutuhkan untuk tiroid, yaitu kelenjar yang menghasilkan dan menyimpan hormon yang mengontrol banyak fungsi tubuh. Yodium untuk tiroid akan berfungsi untuk:

  • Menjaga kesehatan kulit
  • Membantu fungsi kognitif
  • Mengoptimalkan perkembangan otak
  • Menurunkan risiko penyakit gondok
  • Mengontrol fungsi tiroid

 

Menakjubkan sekali kandungan gizi telur ya, Bu? Ibu bisa mendapatkan semuanya dari bentuknya yang mungil dan harganya yang sangat terjangkau. Namun, karena kandungan kolesterolnya cukup tinggi, maka pemberian telur pada si Kecil harus dibatasi ya, Bu. Dalam sehari, maksimal hanya boleh mengonsumsi sebutir telur saja. Apabila ia menunjukkan reaksi alergi, segera hentikan pemberiannya dan berkonsultasi pada dokter.

Bagi Ibu yang masih memiliki pertanyaan dan ingin berkonsultasi seputar si Kecil, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar. Di sana ada para ahli yang akan membantu Ibu. Namun untuk bisa menggunakan fitur tersebut, pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dahulu, ya.


Sumber:

Kompas.com

Sehatq