Share Like
Simpan

Bu, cobalah melihat ke sekitar kita. Perhatikan dengan baik, apakah si Kecil benar-benar terlindungi dengan aman? Secara tidak sadar, sebenarnya banyak hal-hal berbahaya di sekitar si Kecil, yang mungkin saja luput dari perhatian kita. Saya dulu mengira gangguan ini hanya datang dari lingkungan, tapi ternyata ada juga yang disebabkan peralatan yang digunakan sehari-hari.

Oleh karena itu, yuk Bu, ketahui empat hal di lingkungan sekitar yang bisa berdampak negatif pada kesehatan si Kecil.

  1. Polusi Udara

Udara yang tercemar berbahaya bagi manusia. Terlebih bagi si Kecil, yang tergolong masih rentan akan bakteri. National Center for Biotechnology Information mengemukakan bahwa udara kotor akan mengganggu fungsi pernapasan si Kecil, yang bisa berdampak serius di kemudian hari. Selain itu, di negara tropis seperti Indonesia, polusi membuat risiko defisiensi vitamin D pada si Kecil semakin besar. Hal ini disebabkan ketebalan polusi membuat sinar matahari pagi yang seharusnya diterima oleh si Kecil menjadi terburai.

  1. Air Conditioner (AC)

Inginnya sih, membuat si Kecil merasa nyaman saat berada di dalam ruangan. “Suhu ruangan yang panas bisa  membuat si Kecil rewel,” begitulah pendapat kebanyakan orang. Tahukah Ibu, ternyata AC tidak selamanya baik untuk si Kecil, lho. Meski menyejukkan, udara yang dikeluarkan oleh AC bisa berbahaya bagi si Kecil. Filter AC berfungsi menyaring udara, termasuk debu dan bulu-bulu sekalipun.  Alhasil, si Kecil menjadi rentan terkena flu dan alergi.

  1. Bahaya Hujan Asam

Isu perubahan iklim tentunya sudah sering Ibu dengar, termasuk fenomena hujan asam. Meski tidak dapat dibedakan secara kasat mata, hujan asam memiliki pengaruh yang sangat buruk bagi kesehatan, terutama pada si Kecil. Beberapa pakar kesehatan yang tergabung dalam American Public Health Association mengatakan bahwa pencemaran yang terjadi akibat hujan asam berisiko memicu bronkitis dan asma, khususnya pada si Kecil.

  1. Sinar UV

Vitamin D, salah satu vitamin yang dibutuhkan si Kecil untuk tumbuh kembangnya, bisa didapatkan melalui pancaran sinar matahari. Hanya saja, paparan sinar matahari yang berlebihan juga bisa membahayakan si Kecil, jauh lebih tinggi daripada orang dewasa. Hal ini dikarenakan kulit si Kecil tergolong masih rentan, sehingga risiko munculnya gangguan kulit pun semakin tinggi. Ibu perlu waspada, sebab radiasi sinar UV memiliki dampak laten yang negatif pada tubuh. Dampak tersebut bisa terbawa hingga si Kecil besar nanti, misalnya seperti kanker.

Nah, sekarang jadi lebih tahu kan, Bu? Oleh karena itu, Ibu harus selalu waspada, ya. Perkaya diri dengan informasi yang bermanfaat dalam upaya melindungi kondisi kesehatan si Kecil.

Penuhilah kebutuhan nutrisi si Kecil dengan makanan-makanan yang bergizi. Pengalaman saya, setelah si Kecil mengenal MPASI, saya pun mulai memberikannya susu pertumbuhan untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya. Pilihan saya jatuh pada Frisian Flag Jelajah.

Frisian Flag Jelajah diperkaya dengan kombinasi tinggi Protein, Zat Besi, Iodium, Selenium, Seng, Vitamin A, C, & E serta Inulin. Vitamin dan mineral tersebut membantu si Kecil untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya, agar terhindar dari risiko penyakit. Ia pun jadi bebas menjelajahi dunia baru di sekitarnya. Pasti senang kan Bu, bila si Kecil bisa terus aktif dan terlihat ceria?