Share Like
Simpan

Kehamilan merupakan suatu hal yang menakjubkan, terlebih jika merupakan kehamilan yang pertama. Perasaan senang akan hadirnya calon buah hati akan membawa suasana tersendiri yang berbeda. Mengiringi kebahagiaan yang Ibu rasa, tidak ada salahnya jika Ibu juga mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diwaspadai pada awal kehamilan dan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

Perdarahan
Jika masih berupa bercak-bercak perdarahan, umumnya masih normal. Ini disebut sebagai perdarahan implantasi yang terjadi karena sel telur yang telah dibuahi ’membenamkan’ diri di dinding rahim. Tetapi jika perdarahannya banyak, berlangsung selama lebih dari 24 jam, disertai nyeri atau kram perut, mungkin merupakan pertanda keguguran atau kehamilan diluar kandungan. Segera kunjungi dokter agar bisa diketahui apa penyebabnya dan bisa segera dilakukan tindakan yang diperlukan.

Muntah berlebihan
Setiap wanita hamil umumnya mengalami morning sickness, yaitu mual dengan/tanpa muntah yang biasanya dirasakan di pagi hari. Ini merupakan hal normal yang terjadi karena pengaruh hormon kehamilan terhadap saluran cerna Ibu. Muntah yang berlebihan (hiperemesis) bisa menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan), gangguan keseimbangan elektrolit dan penurunan berat badan. Segera hubungi dokter jika setiap kali diisi makanan selalu dimuntahkan, atau jika muntah sampai mengganggu aktivitas Ibu sehari-hari.

Demam tinggi
Demam diatas 38?C tidak boleh diabaikan karena bisa merupakan pertanda infeksi yang dapat memberikan pengaruh negatif terhadap janin yang Ibu kandung. Demam disertai ruam dan nyeri sendi merupakan gejala infeksi sitomegalovirus, toksoplasma dan parvovirus. Beritahukan dokter jika Ibu mengalami demam disertai gejala-gejala saluran napas, badan pegal-pegal dan gejala menyerupai flu, atau disertai ruam dan nyeri sendi.

Keputihan dan gatal
Jika keputihan sangat banyak dan disertai gatal, mungkin Ibu mengalami infeksi yang bisa berakibat buruk terhadap kehamilan. Segera kunjungi dokter agar dapat dilakukan tindakan yang diperlukan.

Nyeri atau perih ketika berkemih
Nyeri atau perih ketika berkemih bisa merupakan pertanda infeksi kandung kemih atau saluran kemih. Jika keadaan ini tidak diobati bisa menyebabkan infeksi yang serius yang berujung pada kelahiran prematur.