Share Like
Simpan

Bu, saya punya cerita menarik, nih! Jadi, waktu si Kecil masih berusia 5-6 tahun dulu, saya pernah memergoki dia sedang asyik bermain bersama boneka dan mainan-mainannya. Iseng-iseng, saya kemudian bertanya, “Sayang, kamu sedang main apa?” Tak disangka, jawabannya cukup mengejutkan. Sambil menunjuk boneka kucing, ikan dan kotak pensilnya, dia bercerita, “Ini Putri Meong, Bu. Ikan ini teman bermainnya dia, namanya Kani. Lalu, ini pesawat mereka. Mereka mau jalan-jalan.”

Alangkah senangnya ya Bu, si Kecil sudah bisa membuat cerita sendiri dari mainannya. Dari pengalaman itu, saya jadi tertarik untuk mengasah terus imajinasinya lewat permainan sehari-hari. Nah, suatu malam, saya menemukan ide untuk membuat suatu aktivitas bernyanyi bersama sambil menemaninya tidur malam. Dalam permainan ini, si Kecil saya ajak untuk membuat cerita sendiri sambil bernyanyi. Caranya mudah dan juga bisa langsung Ibu terapkan nanti malam. Yuk, kita lihat sama-sama!

  1. Pertama-tama, mari kita pilih lagu dengan nada dan lirik sederhana untuk si Kecil, misalnya lagu “Bintang Kecil”.
  2. Kemudian, nyanyikan lagu ini bersama dengannya saat tidur malam nanti. Sambil bernyanyi, Ibu bisa mengajak si Kecil untuk bertepuk tangan mengiringi lagu tersebut.
  3. Selanjutnya, cobalah mengubah lirik lagunya dengan kata-kata lain, misalnya “Bintang Kecil” menjadi “Putri Meong” dan sebagainya.
  4. Setelah itu, minta si Kecil bergantian mengubah lirik lagunya. Biarkan dia berimajinasi bebas dan membuat ceritanya sendiri ya, Bu.
  5. Ibu juga bisa menggunakan alat bantu seperti boneka atau mainannya sebagai tema untuk lirik baru yang dirangkai si Kecil, misalnya dengan mengatakan, “Coba kamu nyanyikan lagu tentang boneka ikan ini.”
  6. Berikan juga pujian atas usaha si Kecil sehabis merangkai lirik lagunya itu ya, Bu.


Mudah, kan? Selain menyenangkan, permainan ini tentunya cocok untuk mengembangkan daya kreativitasnya, lho. Dengan mengajaknya membuat lirik serta ceritanya sendiri, si Kecil jadi bisa mengekspresikan khayalan dan imajinasi seluas-luasnya. Selain itu, dari yang saya baca di situs Reader’s Digest, dengan melatih imajinasinya, Ibu juga ikut mengembangkan:

  • Kemampuan Sosial
    Ketika membuat cerita dan tokoh sendiri, si Kecil sebenarnya juga ikut belajar untuk berinteraksi dan berkomunikasi. Permainan imajinatif juga akan ikut mengembangkan rasa empati si Kecil. Sebagai contoh, dengan membuat cerita tentang orang tua dan anak, dia jadi bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang Ibu.
  • Kemampuan Berbahasa
    Di usianya sekarang ini, si Kecil biasanya sudah bisa menggunakan 4 kata depan, 3 kata sifat, dan mengartikan 5 kata dengan baik dalam percakapan sehari-harinya. Nah, dengan merangkai lirik sendiri, si Kecil jadi bisa ikut melatih dan mengembangkan kemampuan bahasa yang dimilikinya itu.

Bu, jangan lupa ya, dukungan untuk pertumbuhannya ini, tentunya tidaklah lengkap tanpa kehadiran asupan nutrisi yang tepat. Salah satu kandungan gizi yang penting bagi proses tumbuh kembangnya adalah kalsium. Selain dapat menguatkan tulang dan gigi, zat ini ikut membantu menjaga kinerja otot dan saraf, serta membantu mengubah makanan menjadi energi dalam tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium si Kecil, pastikan juga Ibu rutin menyajikan susu pertumbuhan baginya 3 kali sehari, sehabis bangun tidur, setelah sarapan, dan sebelum tidur malam. Saya sendiri biasa menggunakan susu pertumbuhan Frisian Flag Karya yang memiliki kombinasi tinggi Vitamin D, Selenium, Seng, Kalsium, Fosfor, Vitamin A, C & E serta Inulin, serta nutrisi kunci lainnya bagi pertumbuhan si Kecil. Apalagi di tahap ini si Kecil sedang senang mengeksplorasi imajinasinya saat berkarya.
Selain itu, Frisian Flag Karya Suprima juga diformulasikan dengan Isomaltulosa yang turut mendukung pertumbuhan otak si Kecil. Dengan asupan nutrisi yang tepat ini, proses tumbuh kembangnya pun dapat terus berlangsung dengan optimal.

Selamat beraktivitas dengan si Kecil, Bu!