Share Like
Simpan

Sejauh mana perkembangan fisik si Kecil, Bu? Balita yang sedang dalam masa tumbuh kembang secara fisik pasti akan melewati saat-saat dimana ia merasa tidak nyaman dan melakukan beberapa hal yang dianggap buruk oleh orang tua. Salah satu kebiasaan selama masa tumbuh kembang balita adalah ketika ia terus menggigiti barang-barang di sekitarnya.

Sebelumnya balita Ibu mungkin akan diam saja saat melihat mainan atau benda-benda di sekitarnya. Namun tiba-tiba ia mulai memasukkan boneka, kertas, bahkan jari Ibu ke dalam mulut lalu menggigitnya. Kenapa ya si Kecil jadi suka menggigit? Si Kecil mungkin sedang mengalami pertumbuhan gigi atau teething sehingga rahang dan gusinya terus merasa gatal. Namun beberapa alasan lain seperti emosi dan ingin mengungkapkan isi hati juga merupakan alasan mengapa balita terus-menerus menggigit objek dan bahkan menggigit Ibu.  

Perilaku menggigit balita memanglah normal dan pasti dilakukan oleh setiap anak di dunia pada usia tertentu. Ada beberapa tips yang bisa Ibu lakukan ketika menemukan si Kecil yang tengah menikmati aktivitasnya menggigiti benda. Tips berikut disusun berdasarkan alasan-alasan mengapa mereka melakukannya sampai tidak bisa berhenti begitu. Yuk kita simak bersama!

Jika si Kecil sedang mengalami masa pertumbuhan gigi dan sering menggigit lengan Ibu, maka  melindungi lengan dengan kain merupakan salah satu cara yang bisa Ibu dilakukan. Aktivitas menggigit si Kecil juga bisa dialihkan dengan memberinya makanan sehat seperti buah segar. Buah segar selalu menjadi pilihan karena selain bisa mengurangi rasa tidak nyaman karena pertumbuhan gigi, juga mampu membantu si Kecil untuk mendapatkan nutrisi yang cukup selama proses tumbuh kembang balita.  

Ketika si Kecil sudah melewati masa teething dan masih saja terus menggigit, mungkin ia memang sedang sebal karena alasan tertentu. Balita sering merasa sebal karena persoalan sepele namun mewajibkan Ibu untuk terus memberikan bimbingan agar ia bisa mengungkapnya kekesalannya dengan mengunakan kata-kata saja. Anak-anak pada masa tumbuh kembangnya masih belum terlalu mampu berekspresi. Katakan pada si Kecil bahwa gigitannya tersebut membuat Ibu merasa kesakitan. Ketika si anak masih merasa frustasi, ada baiknya jika Ibu memberikan privasi untuknya selama beberapa menit. Ibu bisa memberikan mainan kesayangan untuk menghindari perilaku buruk lain yang sangat mungkin terjadi seperti menendang dan menarik rambut. 

Gigitan balita juga menandakan bahwa ia merasa bosan dan tidak mendapat perhatian dari orang tua. Tidak ada cara lain baginya selain menggigit untuk selanjutnya diperhatikan oleh ayah dan Ibu. Untuk menghindari hal ini, berikan waktu untuk bermain bersama di dalam ataupun di luar rumah. Intensitas kelakuan buruk balita sangat bisa dilihat dari bagaimana orang tua memperlakukannya setiap hari.  

Jadi, mudah bukan untuk menghindari gigitan balita selama masa tumbuh kembangnya ini? Bagaimana jika Ibu mulai mencobanya di rumah?