Share Like
Simpan

Rasanya menyenangkan ya, melihat si Kecil mulai aktif bergerak dan bermain? Itulah juga yang sedang saya rasakan saat melihat anak saya dulu. Walaupun begitu, tentu tetap saja ada rasa khawatir di hati, seperti ketakutan si Kecil akan terjatuh atau mengambil barang berbahaya dan melukai dirinya. Pernahkah Ibu mengalami rasa takut yang serupa saat ini?

Meskipun khawatir, tentunya kita tidak boleh menghalanginya bermain ya, Bu. Pasalnya, bermain adalah salah satu proses belajar yang bisa membantu perkembangan si Kecil. Hal terbaik yang bisa Ibu lakukan adalah menciptakan lingkungan bermain yang aman bagi si Kecil. Terutama di sekitar rumah kita.

Untuk membantu Ibu menciptakan suasana aman dan nyaman bagi si kecil saat bermain di rumah, hari ini saya ingin membagikan beberapa tips yang nanti bisa Ibu terapkan. Mau tahu apa saja, Bu? Yuk, lihat pembahasannya di bawah ini:

Pilih Lokasi Aman untuk Bermain

Lokasi bermain si Kecil di rumah adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Pasalnya, tidak semua bagian ruangan di rumah aman untuk si Kecil. Pilih dan sediakan ruangan yang cukup luas untuk si Kecil bermain. Tidak perlu punya ruangan khusus untuk si Kecil bermain, Ibu bisa mengatur ruang tamu, ruang keluarga atau kamar tidur untuk  dijadikan tempat bermain. Hindari si Kecil bermain di lokasi yang berbahaya tanpa pengawasan Ibu, seperti kolam renang atau dapur.

Tentukan Batas Lokasi Bermain 

Setelah memilih lokasi yang aman, Ibu juga perlu menentukan batas area bermain si Kecil. Misalnya jika si Kecil bermain di ruang tamu yang dekat dengan tangga, pastikan beri pengaman pada tangga sehingga si Kecil tidak menaiki tangga itu dan berpotensi jatuh. Pastikan juga pagar rumah tertutup untuk menghindari si Kecil keluar rumah dan bermain di jalan.

Jauhkan Benda-benda Tajam dan Pecah Belah

Setelah menentukan batas lokasi si Kecil bermain, Ibu juga harus memastikan lokasi tersebut bersih dari benda-benda yang bisa melukai si Kecil. Misalnya benda-benda dan pinggiran tajam, pinggiran karpet yang bisa membuatnya tersandung atau benda-benda dekorasi rumah pecah belah. Sebaiknya Ibu menjauhkan semua benda yang tidak berhubungan dengan kegiatan bermainnya di lokasi yang Ibu pilih. Ini untuk mencegah si Kecil bermain dengan benda itu, menelannya, atau merusaknya.

Hindari Benda-benda Elektronik

Selain benda-benda tajam dan pecah belah, hal lain yang mesti Ibu waspadai adalah benda-benda elektronik. Jadi, pastikan area bermain si Kecil jauh dari benda-benda elektronik yang bisa membahayakan. Selain itu, pastikan juga Ibu menutup stop kontak yang ada di sekitar lokasi bermain si Kecil.

Pilih Permainan yang Sesuai

Pemilihan permainan yang tepat juga sangat menentukan bagi keamanan proses bermain si Kecil. Sebaiknya Ibu memilih permainan yang sesuai dengan usia si Kecil. Beberapa permainan aman yang bisa Ibu pilih adalah membangun benteng di ruang tamu atau kamar tidur dari bantal dan selimut. Selain itu, Ibu juga bisa mengajak membuat buku tempel atau bermain mainan balok. Namun, tetap ingat untuk menyesuaikannya dengan usia si Kecil ya, Bu.

 Bagaimana, Bu, sudah cukup jelas cara-cara menciptakan lokasi bermain yang aman bagi si Kecil di rumah? Jadi, tidak perlu khawatir lagi ketika meninggalkan si Kecil bermain sendiri. Namun, tentu saja sesekali Ibu harus mengawasi si Kecil ya. Oleh karena itu,  jika Ibu ingin beraktivitas, usahakan Ibu memilih lokasi yang tidak jauh dari area bermain si Kecil. Selamat mencoba ya, Bu!