Share Like
Simpan

Melihat perkembangan balita yang sudah masuk usia sekolah, tentu wajib bagi saya sebagai orang tua untuk merencanakan masa depan si Kecil dengan mendaftarkannya di lembaga pendidikan yang tepat. Namun, mengingat ini adalah kali pertama si Kecil masuk sekolah, saya sempat khawatir. Apakah ia sudah siap pergi ke sekolah?
Pasalnya, saya sering sekali mendengar cerita baik dari teman maupun kerabat mengenai pengalaman mereka saat harus menghadapi anak yang tantrum di hari pertama sekolah. Hal ini tentu dapat memengaruhi proses tumbuh kembang si Kecil, mengingat tantrum dapat menurunkan semangat sekolah serta membuat suasana hatinya jadi kurang baik. Akan tetapi, berdasarkan pengalaman teman-teman saya, Ibu bisa menghindari kondisi ini dengan tips berikut.

1. Berikan pengertian tentang sekolah
Langkah pertama untuk mencegah anak tantrum ketika hari pertama sekolah adalah dengan memberikan pengertian tentang sekolah. Ceritakan bahwa si Kecil nanti akan sekolah dan bertemu dengan banyak teman. Di era digital ini, Ibu bahkan bisa menunjukkan video kepada si Kecil mengenai suasana sekolah dan juga beragam kegiatan belajar mengajar yang nantinya akan ia temui. Akan jauh lebih baik lagi apabila si Kecil sudah terlebih dahulu berkenalan dengan salah satu teman sekelasnya sehingga ia tak terlalu canggung ketika berada di lingkungan yang baru.

2. Siapkan peralatan sekolah bersama
Melibatkan si Kecil dalam setiap kegiatan akan membantunya untuk lebih bersemangat menjelang hari pertama sekolah. Salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan peralatan sekolah bersama. Berikan si Kecil kesempatan untuk memilih alat-alat tulis, tas, hingga sepatu yang nantinya akan digunakan ketika sekolah. Dengan melibatkan si Kecil pada tahap perkembangan balita seperti ini, hal ini dapat menumbuhkan rasa semangat dan percaya diri sekaligus melatihnya untuk mulai mandiri dalam membuat keputusan.

3. Kunjungi sekolah sebelum hari pertama masuk
Beberapa sekolah, biasanya mengizinkan Ibu untuk mengajak si Kecil berkeliling sambil mengenalkan lingkungan tempat belajarnya tersebut. Ini bertujuan untuk mempersiapkan si Kecil baik dari segi sosial maupun emosional perihal kegiatan belajar mengajar yang nantinya akan ia jalani.

Saat melihat anak-anak lain beraktivitas di sekolah, kemungkinan besar membuat ia terpancing untuk ikut bergabung atau setidaknya melakukan hal yang serupa. Ibu juga bisa sekaligus mengenalkan si Kecil dengan calon gurunya nanti. Perkenalan ini akan membangun kedekatan antara anak dan guru agar si Kecil dapat merasa lebih nyaman selama sekolah tanpa didampingi oleh Ibu.

4. Berikan semangat sebelum berangkat
Pagi pertama sebelum sekolah adalah saat-saat krusial bagi si Kecil. Hal ini dikarenakan ia akan merasa takut dan ragu untuk bergabung bersama orang-orang baru di sekolah. Inilah salah satu hal yang sering membuat anak menjadi tantrum sehingga menolak untuk pergi sekolah di hari pertama.

Maka dari itu, sebelum berangkat, alangkah baiknya jika Ibu memberikan semangat kepadanya sehingga si Kecil jadi berbesar hati di hari pertamanya ini, ya. Ungkapkan bahwa si Kecil nantinya akan bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan dan memiliki banyak teman. Katakan juga bahwa Ibu akan menemaninya di hari pertama sekolah. Hal ini dapat membangun rasa percaya diri si Kecil yanng tentunya berpengaruh pada psikologi anak.

5. Ibu tak perlu panik ketika tantrum
Jika si Kecil telah terlanjur tantrum, Ibu tak perlu panik. Berikan ia kesempatan untuk mengungkapkan alasan kenapa ia tidak mau sekolah. Hindari memaksa apalagi memarahinya hanya karena paksaan dan omelan yang Ibu berikan, justru dapat membuatnya merasa trauma dan menjadikan aktivitas sekolah sebagai sesuatu yang menakutkan. Tunggulah hingga si Kecil siap untuk berangkat. Sekolah tentu akan memaklumi bila si Kecil datang terlambat.

Nah, itulah lima tips yang bisa saya bagikan kepada ibu semua seputar tips agar anak tak tantrum di hari pertama sekolah. Jika si Kecil memulai harinya dengan suasana hati yang baik, maka nantinya perkembangan emosi balita tak akan terganggu dan ia bisa belajar serta bermain dengan gembira. Akan tetapi, bukan tidak mungkin bila nanti di hari pertama sekolah, si Kecil masih terlihat malu dan kurang berbaur. Pada dasarnya, tiap anak memang membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Jadi, biarkan hal ini berjalan secara perlahan ya, Bu.

Sebelum mempersiapkan si Kecil berangkat ke sekolah, Ibu juga perlu memberikan ia sarapan sehat agar tubuhnya memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas. Selain menu makanan, lengkapi juga menu sarapan si Kecil dengan susu pertumbuhan Frisian Flag Karya , yuk! Kandungan Kalsium, Vitamin D3, Vitamin A, dan nutrisi lain yang ada pada segelas susu Frisian Flag Karya, dapat melengkapi kebutuhan gizi si Kecil untuk berkarya dan menjadikan perkembangan balita semakin Wow setiap harinya.