Share Like
Simpan

Senangnya melihat si Kecil sudah mulai belajar berjalan yang merupakan bagian dari proses tumbuh kembangnya. Kadang kala ia bereksplorasi mengelilingi ruangan sambil berjalan jinjit, terutama di lantai yang tidak dilapisi karpet. Pada umumnya hingga usia 2 tahun, berjalan jinjit tidak perlu menjadi kekhawatiran bagi Ibu karena ia akan cepat melupakan cara jalan seperti itu.

Jika si Kecil tetap berjalan jinjit, salah satu kemungkinannya disebabkan oleh gangguan fisik, seperti pendeknya tendon Achilles yang membuatnya tidak bisa berdiri dengan telapak kaki mendatar (flat) dan membatasi gerakan pada pergelangan kakinya. Namun, jalan jinjit yang menetap bisa jadi merupakan tanda gangguan motorik yang umumnya disebabkan oleh cerebral palsy. Jenis cerebral palsy yang tersering adalah tipe spastik yang memengaruhi otot-otot menjadi kaku. Bayi yang lahir prematur memiliki risiko tinggi mengalami cerebral palsy.

Kelainan otot tertentu juga kadang menimbulkan jalan jinjit. Penyakit ini merupakan penyakit yang diturunkan secara genetik yang menyebabkan serat-serat otot rentan terhadap kerusakan dan melemah seiring dengan waktu.

Kelainan lain yang bisa menjadi penyebab jalan jinjit adalah autisme, yang merupakan gangguan kompleks yang dapat memengaruhi kemampuan anak berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya.

Jalan jinjit yang menetap dapat membuat si Kecil mudah terjatuh. Bila dokter mengetahui penyebabnya adalah tendon Achilles yang pendek, mungkin akan menganjurkan dilakukannya terapi fisik, misalnya dengan peregangan (stretching).

Menurut sebuah penelitian, sebagian anak akan berhenti berjalan jinjit dengan sendirinya pada kisaran usia 5 tahun, dan sebagian besar anak dengan kebiasaan tersebut tidak akan memiliki gangguan perkembangan gangguan kejiwaan dan saraf (neuropsikiatrik). Pakar anak, Lee Beers dari Children’s National Medical Center, Washington, mengatakan bahwa berjalan merupakan salah satu milestone yang perlu diperhatikan orang tua.

Bila si Kecil sering berjalan jinjit, kakinya akan menjadi pegal, kaku, dan kadang terasa sakit pada bagian tendon Achilles. Keadaan ini dapat dihilangkan dengan mengistirahatkan kaki dengan tidur atau berbaring. Selama tumbuh kembang si Kecil berjalan dengan baik sesuai tahapan usianya, jalan jinjit sepertinya tidak perlu Ibu khawatirkan. Selalu berkonsultasi dengan dokter merupakan langkah yang bijak.