Share Like
Simpan

Pernahkah Ibu memperhatikan si Kecil yang mulai belajar mencoret-coret berbagai permukaan seperti kertas, meja, atau bahkan tembok? Tenang, bu! Menurut Dokter spesialis anak Lenny S. Budi, hal tersebut normal terjadi, terutama saat ia berusia 1-3 tahun, dimana si Kecil sudah mulai bisa mengontrol gerakan motoriknya. Hal ini menjadikan si Kecil antusias melakukan berbagai beraktivitas menggunakan tangan. Karena itu, mari gunakan kesempatan ini untuk mulai mengajari si Kecil berkarya.

Ada banyak kegiatan melukis yang dapat disesuaikan dengan umur si Kecil, salah satunya adalah finger painting atau melukis dengan jari. Melalui langkah-langkah sederhana yang mudah dilakukan, si Kecil pun dapat menghasilkan karya-karya yang bisa Ibu banggakan! Lihat yuk Bu, persiapan dan cara melakukan finger painting:

Alat yang perlu disiapkan:

  • Alas plastik yang lebar (dapat menutupi sebuah meja kecil)
  • Meja yang sesuai dengan postur tubuh si Kecil. Ibu juga bisa menggunakan meja khusus aktivitas anak-anak yang biasanya sudah dilapisi plastik dan mudah dicuci.
  • Cat air yang aman bagi anak-anak
  • Wadah-wadah kecil untuk tempat cat (Ibu bisa menggunakan cetakan agar-agar, atau bahkan gelas plastik)
  • Kertas A4
  • Tissue dan perlengkapan pembersih tangan.


Langkah-langkah melukis:

  1. Sebarkan alas plastik hingga menutupi meja yang digunakan.
  2. Siapkan wadah dan tuangkan cat berbagai macam warna ke dalamnya.
  3. Siapkan kertas A4 di hadapan ibu dan si Kecil.
  4. Sebagai permulaan, akan lebih baik jika Ibu turut serta memberi si Kecil contoh terlebih dahulu.
  5. Celupkan ujung jari Ibu ke dalam warna yang diinginkan, lalu mulailah memberikan contoh menggambar bentuk-bentuk sederhana. Seperti buah, matahari, gunung, dan bentuk-bentuk sederhana yang sudah dikenali si Kecil.
  6. Setelah diberikan contoh, tuntun si Kecil untuk melanjutkan gambar yang dibuat Ibu dengan mewarnai bentuk yang telah ibu gambar sebelumnya. Atau, Ibu bisa meminta si Kecil untuk menggambar bentuk serupa lalu mewarnainya.
  7. Jika dibutuhkan, Ibu bisa membantu dengan menuntun jarinya ketika menggambar.
  8. Angkat kertas dan biarkan kertas mengering.
  9. Lukisan finger paint pun sudah jadi!

Mudah kan Bu? Jika lukisannya dibingkai dan dipajang di ruang keluarga, pasti si Kecil akan merasa bangga dan dihargai. Tidak hanya itu, lukisan si Kecil juga bisa dijadikan pembungkus kado, sampul buku, pembatas buku, dll. Atau, Ibu juga bisa mengolah gambar si Kecil menjadi kartu ucapan keluarga yang manis dan personal.

Walaupun sedikit kotor tentunya semua akan terbayar ketika melihat senangnya wajah si Kecil yang sedang melukis. Apalagi, kegiatan ini juga dapat melatih koordinasi motorik halus si Kecil serta menguatkan otot jarinya.

Yuk Ibu, ajak si Kecil berkarya dengan jarinya!