Share Like
Simpan

Perkembangan balita Ibu semakin pesat saja, ya. Kini, ia tidak hanya gemar menjelajahi seisi rumah, tapi juga senang jika diajak bermain. Sama seperti si Kecil dulu, Bu. Ia seolah tidak pernah kehabisan energi saat sedang bermain. Bahkan, hampir setiap sore ia mengajak saya pergi ke taman untuk bermain ayunan dan perosotan kesukaannya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kemampuan fisik dan motorik si Kecil yang semakin berkembang, Bu. Selain itu, kemampuan sensorik yang baik seperti fungsi indra peraba yang optimal, juga dapat memengaruhi tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, yuk, pertajam indra peraba si Kecil dengan mengajaknya melakukan berbagai aktivitas seru berikut ini!

  1. Bermain Busa Sabun

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk merangsang indra peraba si Kecil, salah satunya adalah bermain dengan busa sabun. Permainan ini dapat mendukung tumbuh kembang balita, dengan mengenalkan si Kecil pada tekstur busa yang unik, Bu. Aktivitas ini bisa dimulai dengan menyiapkan sabun cuci dan ember kecil berisi air. Kemudian, ajarkan si Kecil untuk membuat busa dengan mencampurkan sabun cuci ke dalam air, lalu mengaduknya menggunakan tangan. Supaya semakin seru, saya pun memberikan peralatan tambahan, seperti sendok dan gelas plastik. Dengan begitu, si Kecil juga bisa melatih kemampuan motorik halusnya dengan mengisi busa ke dalam gelas, dan menuangkannya kembali ke dalam ember.

  1. Melukis dengan Jari Tangan

Mengoptimalkan perkembangan balita dan kreativitasnya, bisa dilakukan dengan memberikan stimulasi melalui kegiatan melukis. Namun, supaya bisa merangsang indra perabanya, ajak ia melukis dengan jari tangan, yuk! Pertama-tama, siapkan kertas karton putih berukuran besar sebagai media lukis, serta cat warna berbahan dasar air yang mudah dibersihkan dan aman bagi si Kecil. Kemudian, minta ia mencelupkan jari-jari mungilnya ke dalam cat dan mulai melukis. Biarkan si Kecil menuangkan imajinasinya ke dalam lukisan ya, Bu. Namun, jika ia bingung untuk melukis apa, Ibu bisa membantunya dengan memberikan gambar sederhana sebagai contoh.

  1. Membuat Karya dari Pasir

Selain melukis menggunakan tangan, Ibu juga bisa mengajak si Kecil berkreasi sekaligus mempertajam indra perabanya menggunakan pasir, lho. Peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan ini adalah karton hitam berukuran besar, lem, dan pasir yang bersih. Rangsang perkembangan si Kecil dengan mengajarkan ia menuliskan namanya pada karton menggunakan lem. Kemudian, minta ia untuk mengambil pasir menggunakan tangan, lalu menaburkannya dengan rata di atas permukaan yang sudah diberi lem. Setelah lem mengering, hasil karya si Kecil ini kemudian saya bingkai dan pajang di kamar tidurnya.

  1. Mengingat Jenis Tekstur

Rangsang kemampuan indra peraba si Kecil dengan mengenalkannya pada beragam jenis tekstur yuk, Bu! Mulai aktivitas ini dengan menyediakan gunting, lem, serta beberapa jenis benda-benda yang dapat dipotong dengan tekstur yang berbeda; seperti HVS, amplas, busa, dan aluminium foil.  Kemudian, gunting benda-benda tersebut menjadi potongan-potongan kecil, dan tempatkan dalam plastik hitam. Sekarang, minta si Kecil untuk mengambil kertas di dalam plastik dan mengelompokkannya sesuai dengan tekstur yang ia rasakan; misalnya halus, kasar, licin, atau lembut. Aktivitas ini bermanfaat untuk perkembangan balita, karena dapat melatih kemampuan indra perabanya dalam merasakan dan mengelompokkan benda berdasarkan teksturnya.

  1. Bermain Ambil Benda

Bermain ambil benda bisa jadi cara seru untuk melatih ketajaman indra peraba si Kecil lho, Bu. Pertama-tama, sediakan berbagai jenis barang dengan tekstur yang berbeda; seperti mobil mainan, penghapus pensil, kapas, dan sendok plastik. Kemudian, masukkan barang-barang tersebut ke dalam plastik hitam, dan minta si Kecil untuk mengambilkan benda yang Ibu inginkan. Di sinilah indra perabanya dilatih, karena si Kecil harus menemukan benda yang dimaksud hanya dengan meraba bentuk dan teksturnya.

Nah, itulah berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan untuk mempertajam indra peraba si Kecil. Semoga informasi di atas bisa menjadi inspirasi untuk mengoptimalkan perkembangan balita kesayangan Ibu, ya!