Share Like
Simpan

Selamat pagi, Bu! Ada kesibukan apa hari ini? Di tengah rutinitas yang padat, Ibu tak boleh lupa untuk melakukan perawatan bayi pada si Kecil agar kebersihan dan kesehatan tubuhnya selalu terjaga. Salah satu perawatan bayi yang penting dilakukan selain memandikan dan mencuci rambutnya adalah memotong kuku jari tangan dan kakinya.

Nah, agar Ibu lebih memahami mengapa perawatan bayi ini harus dilakukan dan bagaimana caranya, yuk simak informasi berikut:

  1. Pentingnya Memotong Kuku Bayi

    Umumnya, bayi lahir dengan kuku yang cukup panjang sehingga perlu segera dipotong agar tak membahayakan dirinya sendiri. Meski kuku si Kecil tidak kotor dan cenderung lebih lunak dibanding kuku orang dewasa, tetapi ujungnya cukup tajam dan bisa melukai kulit. Selain itu, kuku yang panjang dapat melukai bibir, gusi, dan lidah si Kecil saat ia mengisap jarinya sehingga perawatan bayi ini sangat penting dilakukan.

  2. Frekuensi yang Diperlukan

    Kuku pada masing-masing bayi berbeda tingkat pertumbuhannya, ada yang cepat panjang dan ada pula yang membutuhkan waktu lama untuk tumbuh. Namun, 1 minggu sekali untuk memotong kuku jari tangan si Kecil dan 1 bulan sekali untuk memotong kuku jari kakinya merupakan waktu yang cukup ideal. Ibu juga bisa menentukan seberapa sering perawatan bayi ini perlu dilakukan sesuai dengan pertumbuhan kuku si Kecil.

  3. Saat yang Tepat Untuk Memotong Kuku

    Banyak orang tua yang enggan melakukan perawatan bayi semacam ini karena takut melukai kulit si Kecil saat memotong kukunya. Untuk meminimalkan risiko tersebut, Ibu bisa memotong kuku bayi saat ia tidur lelap sehingga tak banyak gerakan yang dilakukannya. Selain itu, setelah mandi juga merupakan waktu yang tepat untuk melakukan perawatan bayi ini karena kuku si Kecil lebih lunak sehingga mudah dipotong.

  4. Cara Memotong Kuku

    Untuk melakukan perawatan bayi ini, Ibu memerlukan gunting kuku khusus yang dirancang sesuai ukuran jari si Kecil sehingga lebih aman daripada gunting kuku biasa. Setelah alat ini siap, secara perlahan posisikan gunting dengan tepat agar tak ada kulit yang ikut terpotong. Agar proses perawatan kuku berjalan lebih lancar, pilihlah tempat yang terang sehingga Ibu bisa melihat dengan jelas kuku jari yang akan dipotong.

  5. Jika Jari Bayi Berdarah

    Jika gunting kuku tak sengaja melukai ujung jari si Kecil dan membuatnya berdarah, jangan panik ya, Bu. Segera saja cuci jari yang berdarah dengan air dingin dan balut menggunakan tisu sambil sedikit ditekan untuk menghentikan keluarnya darah. Jika darah tak juga berhenti meski telah melakukan cara ini, segera bawa bayi ke dokter terdekat.

Pada dasarnya, perawatan bayi ini sangat aman dan tidak membahayakan keselamatan si Kecil apabila dilakukan dengan hati-hati. Akan tetapi, jika Ibu ragu melakukan pemotongan kuku untuk pertama kalinya, mintalah bantuan orang yang lebih ahli agar proses perawatan bayi ini bisa berjalan dengan lancar.