Share Like
Simpan

Apakah Ibu rutin membelikan mainan anak untuk si Kecil? Memang, memberikan mainan anak merupakan salah satu cara orang tua menunjukkan rasa kasih sayangnya. Selain dapat membuat si Kecil menjadi senang, mainan anak juga dapat menjadi teman belajar dan bermain baginya.

Akan tetapi, tidak semua mainan anak dapat menjadi sarana dan teman belajar yang tepat. Tidak sedikit kasus kecelakaan yang bermula dari mainan anak yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan usia si Kecil. Untuk itu, Ibu harus cermat memilih mainan anak yang sesuai dengan usia dan tentunya aman digunakan. Lantas, seperti apakah mainan anak yang tepat untuk si Kecil? Yuk, simak informasinya berikut ini:

  1. 0-1 Tahun

    Untuk si Kecil yang baru lahir hingga berusia 1 tahun, pilihlah mainan anak yang memiliki warna-warna cerah dan bertekstur empuk serta lembut. Pada usia ini, hindari untuk memberikan mainan anak yang memiliki bagian-bagian kecil dan mudah lepas, mainan yang bertepi tajam, atau yang mengandung bahan dan cat berbahaya.

  2. 1-2 Tahun

    Pada usia ini, si Kecil sudah mulai belajar mengenal dunia sekitarnya. Untuk itu, berilah ia mainan anak yang dapat merangsang perkembangan otak dan motoriknya. Balok bongkar pasang yang terbuat dari plastik atau mainan anak yang dapat mengeluarkan suara musik merupakan pilihan yang tepat. Selain itu, Ibu juga dapat mengenalkan si Kecil dengan buku-buku cerita yang memiliki gambar berwarna cerah.

  3. 2-3 Tahun

    Untuk si Kecil yang sudah memasuki usia 2 hingga 3 tahun, Ibu dapat memilihkan mainan anak yang dapat merangsang kreativitasnya. Misalnya, krayon berukuran besar, alat musik sederhana, mobil atau gerobak kecil yang dapat didorong, koda goyang, dan mainan-mainan anak lainnya yang dapat digerakkan. Ingat ya Bu, selalu dampingi si Kecil saat beraktivitas dengan mainan anak kesayangannya agar keamanannya selalu terjaga.

  4. 3-5 Tahun

    Untuk si Kecil yang berusia 3 hingga 5 tahun, mainan anak seperti boneka bongkar pasang, puzzle, atau peralatan musik dan olahraga sederhana dapat menjadi pilihan yang sempurna. Pada dasarnya, Ibu bisa memilihkan lebih banyak jenis mainan karena si Kecil sudah memahami lebih banyak hal. Akan tetapi, tetap hindari mainan yang menggunakan listrik, mudah terbakar, dan memiliki bentuk yang tajam.

Untuk menjaga kemanan si Kecil, dampingilah selalu saat ia bermain. Tak ada salahnya juga Ibu ikut beraktivitas bersama si Kecil dengan mainan anak kesayangannya. Nah, mainan apa yang ingin Ibu berikan pada si Kecil hari ini?