Share Like
Simpan

Tadi sore, salah seorang tetangga memanggil saya saya dengan panik. Ia kebingungan ketika si Kecil tersedak makanan. Padahal, saat itu tak ada orang lain yang tengah menemaninya dan si Kecil. Kulit si Kecil yang mulai membiru membuatnya semakin panik. Melihatnya yang semakin gelisah membuat saya memutuskan untuk memanggil dokter sembari memberikan pertolongan pertama yang dapat membantu si Kecil.

Kepanikan yang dialaminya membuat saya teringat pengalaman saat dulu si Kecil tersedak. Refleks menelan si Kecil memang belum sempurna, sehingga ia kesulitan bernapas saat tersedak makanan atau minuman yang saya berikan. Untungnya, rasa panik yang saya rasakan tidak membuat pikiran kosong. Saya justru mencoba memberikan pertolongan pertama. Ibu juga bisa melakukan ini kepada si Kecil ketika ia tersedak.

1. Cari tahu penyebab si Kecil tersedak. Jika si kecil tengah makan atau minum sesuatu, hentikan pemberian makanan atau minuman tersebut. Bisa jadi, penyebab si Kecil tersedak adalah makanan atau minuman yang tidak tertelan sempurna sehingga mengganggu saluran pernapasan. Jika ada benda yang tak sengaja tertelan, jangan mencongkelnya langsung dengan tangan ya, Bu. Ini berisiko membuat benda tersebut semakin terdorong masuk ke tenggorokan.

2. Tengkurapkan si Kecil. Jika si Kecil berusia kurang dari setahun, posisikan ia di salah satu lengan Ibu dalam keadaan tengkurap. Usahakan agar posisi kepalanya lebih rendah dibanding badannya ya, Bu. Ibu dapat menahan bagian kepala dengan telapak tangan supaya posisi si Kecil tetap kokoh.

3. Berikan dorongan di punggung. Setelah ditengkurapkan, tepuk-tepuk punggung si Kecil sebanyak lima kali. Lalu, periksa bagian mulut si Kecil apakah benda yang membuatnya tersedak sudah terlihat. Jika iya, Ibu bisa mengambil benda tersebut dari mulut si Kecil.

4. Berikan dorongan di dada. Jika benda tersebut tidak keluar dari mulut si Kecil, balikkan badannya sehingga menghadap ke atas. Lalu, dorong bagian tengah tulang dada menggunakan jari sampai lima kali. Ibu dapat mengulangi cara ini hingga benda asing keluar dari mulut si kecil ya, Bu.

5. Beri bantuan pernapasan. Jika si kecil mulai kehilangan kesadaran, Ibu dapat memberikan bantuan pernapasan kepada si Kecil. Caranya, letakkan si Kecil di alas yang padat dan cukup keras. Lalu, angkat dagunya dan buka mulut si Kecil. Ibu dapat mulai memberikan bantuan pernapasan dari mulut ke mulut. Jika dada si Kecil mengembang, berarti aliran udara ke tubuhnya tidak terhalang. Jika dadanya tak menunjukkan respon, Ibu dapat memberikan dorongan di bagian dada dengan ujung jari sebanyak 30 kali. Sama halnya seperti saat kita memberikan bantuan pernapasan pada orang dewasa namun dengan lebih lembut.

Rasa panik pasti muncul ketika melihat si Kecil tersedak hingga kesulitan bernapas ya. Apalagi, jika saat itu Ibu tengah sendirian dan si Kecil mulai membiru. Meski melakukan pertolongan pertama, jangan lupa memanggil dokter agar kondisi si Kecil dapat ditangani ahlinya ya, Bu. Ini agar si Kecil mendapatkan perawatan maksimal untuk meminimalisir risiko lain.

Jadi, bagaimana, Bu? Tidak perlu terlalu panik lagi ketawa si Kecil tersedak ya, karena Ibu kini tahu pasti pertolongan pertama apa yang bisa Ibu lakukan untuk si Kecil. Semoga Ibu selalu menjaga si Kecil tetap sehat, ya!