Share Like
Simpan

Saat si Kecil sudah mulai merangkak, tingkah lakunya ini seringkali membawa keceriaan tersendiri di tengah-tengah keluarga. Tak hanya karena ia sudah melakukan pencapaian di tahap tumbuh kembangnya, namun di periode ini ia sudah lebih aktif dan responsif terhadap Ibu maupun anggota keluarga lainnya. Nah, supaya momen ini jadi lebih menyenangkan, Ibu perlu mencari tahu jenis-jenis permainan seru untuk si Kecil yang sudah mulai merangkak.

Berbagai jenis permainan ini bisa Ibu lihat di berbagai situs tumbuh kembang anak. Seperti yang pernah saya baca di situs Kidspot.com.au, ada bermacam-macam permainan sederhana yang bisa Ibu ciptakan di rumah, seperti:

  • Terowongan menggunakan kardus

Sebagai permulaan, Ibu hanya perlu menyiapkan kardus kosong yang sudah tak terpakai, kemudian buka kedua sisinya hingga terlihat seperti terowongan. Pastikan bahwa kardus yang akan Ibu pakai ukurannya lebih besar dari si Kecil dan cukup kokoh untuk dilewati olehnya. Supaya lebih aman, ajaklah Ayah atau anggota keluarga lain untuk membantu Ibu memegang kardus saat akan dilewati oleh si Kecil, ya. Setelah itu, tunggulah di depan salah satu lubang dan minta ia untuk menghampiri Ibu. Saat melihat sosok Ibu di depannya, tentu si Kecil akan semakin semangat menyeberangi terowongan ini, Bu.

  • Panjat tebing dari bantal

Saat si Kecil mulai merangkak, Ibu perlu menstimulasi otot kakinya agar semakin kuat. Salah satunya bisa dengan membuat permainan panjat tebing yang terbuat dari tumpukan bantal di tempat tidur. Supaya ia lebih semangat bergerak, Ibu bisa meletakkan mainan favoritnya di balik tumpukan bantal atau tunggulah ia di sisi sebaliknya. Selain baik untuk motorik kasar si Kecil, bermain bersama Ibu tentu memiliki banyak manfaat untuk perkembangan psikologi anak.

  • Lempar benda

Lempar benda yang saya maksud di sini adalah menggelindingkan mainan si Kecil dan minta ia untuk mengejar benda tersebut. Sebaiknya, pilihlah benda yang agak besar untuk menghindari risiko mainan tersebut dimasukkan ke mulut oleh si Kecil, ya. Di tahap tumbuh kembang seperti ini, biasanya memasukkan benda ke mulut menjadi kebiasaan sekaligus caranya belajar mengenal objek-objek yang ada di sekitarnya. Jadi, awasi terus si Kecil saat bermain ya, Bu.

  • Bermain kejar-kejaran

Permainan yang satu ini tidak membutuhkan banyak persiapan. Bahkan, permainan bisa dimainkan hanya berdua dengan Ibu saja, lho. Saat merangkak, si Kecil akan mencoba berinteraksi dengan benda atau orang yang menarik perhatiannya. Maka dari itu, ajaklah ia untuk merangkak ke tempat Ibu berada dan sebelum ia bisa meraih Ibu, cobalah untuk bergeser sedikit demi sedikit sambil terus memanggilnya ke arah Ibu. Coba Bu, perhatikan wajah “sumringah” si Kecil saat ia dengan penuh semangat mencoba mengejar Ibu. Menggemaskan, ya!

Bagaimana, Bu? Menyenangkan bukan bermain dengan si Kecil? Terlebih lagi, Ibu tidak perlu repot-repot membeli mainan baru untuk melatih perkembangan motorik anak. Cukup dengan memanfaatkan benda-benda yang ada di rumah, Ibu sudah membantu si Kecil untuk tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Satu hal yang perlu Ibu ingat, dunia anak-anak memang penuh dengan berbagai jenis permainan seru, namun Ibu juga harus memerhatikan suasana hati si Kecil sebelum mengajaknya bermain, Bu. Jika ia sedang tidak ingin bermain, Ibu bisa menghabiskan waktu dengan bernyanyi atau sekadar membacakan cerita untuk si Kecil. Apapun aktivitas yang dilakukan bersama Ibu, tentu akan berdampak baik bagi perkembangan si Kecil.