Whatsapp Share Like
Simpan

Waktu dulu si Kecil hampir menginjak usia satu tahun alias 11 bulan, saya pernah mengajaknya main ke rumah sepupuku. Kebetulan keponakanku itu usianya sudah lebih tua dibanding anakku. Nah, waktu ngobrol, sempat ada cerita soal bagaimana dulu dia harus selalu mendongeng sebelum tidur dengan menggunakan boneka milik keponakanku. 

Gara-gara ceritanya itu, saya jadi ingin ikut mencoba bermain sambil mendongeng sama si Kecil. Bedanya, saya mengumpulkan beberapa mainan miliknya dan bercerita tentang masing-masing mainan. Mengingat tangannya yang masih mungil, akhirnya saya pilih beberapa mainan yang mudah untuk digenggam oleh si Kecil. Seperti boneka kecil, bola, atau mainan balok. Untuk melakukan permainan ini Ibu nggak harus berpatokan dengan ketiga jenis mainan itu kok. Kalau Ibu punya mainan lain di rumah, nggak apa gunakan mainan yang ada ya, Bu. Selain itu, siapkan juga satu buah wadah yang bisa digunakan untuk menampung mainan-mainan tadi. Nah, cara bermainnya begini, Bu:

Cara bermain:

  1. Mulailah permainan  ini dengan mengajak si Kecil memasukkan mainan-mainan yang sudah Ibu siapkan ke dalam wadah tadi.
  2. Setelah itu, keluarkan mainan tersebut secara bergantian sambil sedikit bercerita tentang mainan tersebut. Dulu waktu main sama si Kecil, dia lebih suka mendengar cerita sambil memegang bendanya, Bu. 
  3. Sambil bermain, si Kecil juga bisa mengamati benda yang ia pegang sambil berimajinasi. Jadi, biarkan ia bereksplorasi dengan mainannya itu, ya. 
  4. Nah, setelah Ibu menunjukkan semua mainan kepadanya, coba deh, taruh kelima mainan tersebut di lantai dan minta si Kecil untuk mengambil mainan yang Ibu sebutkan namanya. Jika ia salah mengambil, beri tahu ia nama yang benar ya, Bu

Beberapa hari sebelum main sama si Kecil, saya sempat baca artikel di webmd.com. Ternyata, permainan tadi punya manfaat yang baik untuk kemampuan motoriknya. Jadi, selain menghibur, Ibu juga melatih kemampuan menggenggam padanya. Di usianya saat ini, si Kecil akan cenderung memegang benda apapun yang mudah ia capai. Hal ini disebabkan karena rasa ingin tahunya yang cukup tinggi, Bu. Karena kini ia sudah memiliki koordinasi yang cukup baik pada kedua tangan, ia bisa mengambil benda-benda yang mudah digenggam. Nah, ketika ia memegang benda-benda di sekitarnya itulah ia juga sekaligus melatih kemampuan tangan serta jari-jarinya.  Jadi, jangan kaget ketika si Kecil penasaran dan senang memegang benda-benda di rumah Ibu. Terus stimulasi si Kecil dan berikan pujian kepadanya saat ia berhasil belajar hal baru ya, Bu.

Permainan tadi merupakan sarana untuk melatih perkembangan kognitifnya, aktivitas ini juga melatih kemampuan si Kecil dalam mencocokkan pemahamannya terhadap benda yang dimaksud. Jadi, lewat aktivitas bermain seperti ini, wawasannya tentang lingkungan di sekitarnya menjadi semakin matang, Bu.

Agar perkembangan motorik si Kecil semakin optimal, saat ini ia tentu membutuhkan asupan nutrisi serta gizi yang seimbang. Jadi, jaga selalu asupan nutrisinya ya, Bu, agar pertumbuhan serta kesehatannya selalu terjaga. Namun, satu hal yang perlu Ibu ingat,  hindari memberikan madu dalam bentuk apapun kepada si Kecil di usia ini, Bu. Sebelum menginjak usia satu tahun, pemberian madu kepadanya justru dapat meningkatkan risiko ia keracunan. Hal ini disebabkan oleh kandungan bakteri Clostridium Botulinum pada madu yang dapat tumbuh dan berkembang di dalam usus. Selain madu, hal ini juga berlsaya pada sirup maple dan juga sirup jagung.

Agar asupan nutrisinya tetap terjaga, Ibu bisa memberikannya MPASI (makanan Pendamping ASI). Tapi, di samping memberikannya MPASI, alangkah baiknya apabila Ibu tetap memberikannya ASI secara rutin sebagai asupan pokoknya. Hal ini bertujuan agar kebutuhan nutrisinya tetap terjaga dan terpenuhi dengan baik. Selain itu, ASI juga berperan besar terhadap daya tahan tubuh si Kecil.