Share Like
Simpan

Selain menjaga asupan nutrisi, ibu hamil juga disarankan untuk mendapatkan tidur malam yang cukup. Masalahnya banyak lho Ibu yang mengalami sulit tidur ketika hamil, khususnya pada trimester pertama dan ketiga. Padahal, tidur cukup tidak hanya penting bagi kesehatan Ibu sendiri, tapi juga janin. Kira-kira apa penyebabnya ya, Bu? Berikut pembahasan yang saya dapatkan dari forum ibu hamil.

Penyebab Kurang Tidur Saat Hamil

Bu, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terganggunya tidur ketika hamil, yaitu:

• Perubahan hormon. Peningkatan hormon progesteron dan naik-turunnya hormon estrogen dalam tubuh, tak jarang membuat ibu hamil merasa ngantuk di siang hari, namun terjaga di malam hari. Inilah kenapa ibu hamil kerap kesulitan untuk tidur di malam hari.
• Nyeri. Rasa tidak nyaman akibat gejala kehamilan seperti nyeri punggung, mual, dan gangguan fisik lainnya tentu dapat mengganggu saat Ibu tidur. Ditambah rasa ingin buang air kecil yang semakin sering dan membuat tidur Ibu sulit untuk nyenyak.
• Rasa cemas. Kehamilan memang menjadi momen yang membahagiakan ya, Bu. Namun, banyak juga ibu hamil yang merasa cemas berlebihan sehingga menjadi beban pikiran yang membuat Ibu sulit tidur.

Manfaat Tidur Cukup Bagi Kehamilan

Sama halnya seperti asupan makanan bernutrisi, tidur yang cukup juga penting karena dapat memengaruhi kesehatan tubuh Ibu dan si Kecil dalam kandungan. Untuk itu, dokter yang menjadi konsultan di forum ibu hamil yang saya ikuti menyarankan ibu hamil perlu tidur setidaknya 7-8 jam sehari tanpa adanya gangguan. Sebab, tidur yang cukup punya beberapa manfaat bagi kehamilan, seperti:

• Mencegah Kontraksi Lebih Lama
Menurut dokter, ibu hamil yang tidur kurang dari enam jam sehari, berpotensi mengalami kelelahan luar biasa keesokan harinya. Hal ini tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, atau bahkan memengaruhi kesehatan Ibu. Dari artikel yang saya baca, sebuah studi dari American Journal of Obstetrics and Gynecology (AJOG) menunjukkan bahwa saat persalinan, ibu hamil yang tidur kurang dari enam jam sehari, dapat mengalami kontraksi 10 jam lebih lama dibanding ibu hamil yang selalu tidur cukup.

• Mengurangi Risiko Terjadinya Komplikasi pada Bayi
Selain mencegah kontraksi yang lebih lama, hasil penelitian dari University of Pittsburgh menunjukkan bahwa ibu hamil yang tidak mendapatkan tidur cukup dan berkualitas, lebih berisiko mengalami komplikasi saat melahirkan, termasuk bayi lahir dengan berat kurang, serta bayi lahir prematur.

• Mencegah Stres dan Inflamasi
Tak hanya itu, forum ibu hamil yang saya ikuti juga menyebutkan bahwa tidur yang cukup dapat meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil, sehingga mencegah terjadinya inflamasi, yaitu peradangan yang terjadi sebagai bentuk pertahanan tubuh terhadap virus, bakteri, dan patogen lainnya. Selain itu, tidur yang cukup juga dapat menurunkan kadar hormon adrenalin, kortisol, dan norepinefrin penyebab stres.

Nah, banyak kan manfaat yang bisa Ibu rasakan dengan tidur yang cukup? Selain tidur sesuai durasi yang disarankan yaitu 7-8 jam sehari, pastikan juga kebutuhan gizi Ibu tercukupi dengan rutin mengonsumsi Frisian Flag Mama yang tidak hanya kaya nutrisi, tapi juga memiliki rasa cokelat yang lezat.