Whatsapp Share Like Simpan

Pendidikan karakter merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk memperbaiki karakter manusia. Ilmu ini perlu untuk ditanamkan sejak dini di dalam keluarga supaya dapat menghasilkan generasi penerus yang memiliki akhlak dan kepribadian yang baik. Jika ditanamkan sejak dini, pendidikan karakter akan memberikan beberapa manfaat bagi anak-anak. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Manfaat Menanamkan Pendidikan Karakter

Menanamkan pendidikan karakter sejak dini kepada si Kecil memiliki beberapa manfaat berupa:

  • Untuk Membentuk Kepribadian

Anak-anak ibarat kertas kosong yang masih belum memiliki goresan di dalamnya. Ia masih bisa dibentuk agar menjadi seseorang dengan berbagai karakter. Orang tua berperan dalam membentuk kepribadian buah hatinya, yaitu dengan cara menanamkan pendidikan karakter. Tentunya karakter yang diajarkan oleh orang tua haruslah karakter yang positif. Si Kecil kelak diharapkan akan menjadi seseorang yang memiliki kepribadian yang mandiri, kuat, dan maju dalam memegang prinsip.

  • Melatih Moral dan Mental

Si Kecil harus dipersiapkan sejak dini untuk bisa menghadapi persaingan yang semakin keras di dunia luar melalui penanaman pendidikan karakter. Ia harus dididik untuk memiliki kondisi mental yang kuat serta moral yang baik supaya mampu menyelesaikan sendiri permasalahan yang ia temui. Sementara moral yang baik diperlukan agar ia bisa menjadi pribadi yang menyenangkan bagi orang lain.

  • Agar Mengetahui Peluang & Bahaya di Lingkungan Sekitarnya

Si Kecil harus dipersiapkan sejak dini untuk bisa menghadapi persaingan yang semakin keras di dunia luar melalui penanaman pendidikan karakter. Ia harus dididik untuk memiliki kondisi mental yang kuat serta moral yang baik supaya mampu menyelesaikan sendiri permasalahan yang ia temui. Sementara moral yang baik diperlukan agar ia bisa menjadi pribadi yang menyenangkan bagi orang lain.

Artikel Sejenis

Di zaman sekarang ini si Kecil bisa menemui apapun di dalam hidupnya, baik itu positif maupun negatif. Jika tidak dipersiapkan sejak dini, ia bisa saja terjerumus ke dalam hal yang negatif. Sulit sekali jika membayangkan hal tersebut sampai menimpa buah hati tercinta ya, Bu?

Itulah fungsi dari menanamkan pendidikan karakter, yaitu sebagai benteng bagi si Kecil dalam melindungi diri dari berbagai perilaku yang berbahaya. Orang tua wajib membantu mempersiapkan buah hatinya dalam membedakan manakah yang merupakan peluang dan manakah yang merupakan bahaya bagi dirinya. Pendidikan karakter akan memberikan si Kecil pengetahuan yang ia butuhkan untuk bisa menghadapi dan menanganinya dengan tepat.

  • Disiplin

Disiplin diri sangat penting untuk diajarkan sejak dini pada si Kecil. Melalui penanaman pendidikan karakter, si Kecil akan terlatih untuk lebih disiplin terhadap dirinya sendiri. Hal ini akan ikut mempengaruhi pada tingkah lakunya di mana si Kecil cenderung lebih memiliki akademik yang baik, tidak suka melakukan kekerasan, dan memiliki perilaku yang positif.

  • Bertanggung Jawab & Bijak Dalam Mengambil Keputusan

Pendidikan karakter turut mempengaruhi kemampuan berpikir si Kecil kelak saat ia sudah lebih besar. Ia akan menjadi seseorang yang bertanggung jawab terhadap kewajiban dan keputusannya. Apabila kemampuan berpikir berkembang dengan baik, maka ia juga akan lebih bijak saat harus mengambil keputusan apapun dalam hidupnya.

Baca juga: 4 Cara Ajarkan Loyalitas Sejak Dini

Tips Menanamkan Pendidikan Karakter di Dalam Keluarga

Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana cara menanamkan pendidikan karakter yang efektif di dalam keluarga? Berikut beberapa tips yang bisa Ibu coba praktikkan di rumah:

  • Selalu menjadi teladan bagi anak. Ibu pasti sudah tahu kalau si Kecil selalu suka meniru apapun yang Ibu ucapkan atau lakukan. Hal ini memang wajar, Bu, karena di masa awal kehidupannya, si Kecil cenderung menirukan apapun yang dilakukan dan diucapkan oleh orang terdekatnya. Melihat alasan tersebut, maka Ibu harus selalu menjadi teladan bagi si Kecil, daripada hanya menyuruhnya untuk melakukan sesuatu yang hasilnya belum tentu dapat maksimal.

Contohnya saja dalam berkata jujur. Jangan membiasakan berbohong pada si Kecil hanya untuk membuatnya menurut atau tidak rewel. Lebih baik katakan sejujurnya dan berikan pengertian secara perlahan. Dengan cara ini si Kecil akan berusaha mencerna dan memahami perkataan Ibu tanpa perlu ada kebohongan yang bisa ia tiru di lain waktu.

  • Berikan kepercayaan. Untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada si Kecil, maka Ibu perlu memberikannya kepercayaan. Yakinlah bahwa ia mampu untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kemampuannya. Caranya bisa dengan memberikan tugas yang sesuai dengan usianya. Ibu juga harus selalu meyakinkan si Kecil jika ia mampu menyelesaikan tugas tersebut dengan baik.
  • Berikan penghargaan dan hukuman. Menerapkan disiplin diri pada si Kecil bisa dilakukan dengan memberikan penghargaan (reward) dan hukuman (punishment). Penghargaan diberikan saat ia berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, sedangkan hukuman diberikan saat si Kecil bersikap kurang baik.
  • Melibatkan si Kecil dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah. Untuk memperkenalkan sikap bertanggung jawab pada si Kecil bisa dengan cara melibatkannya dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah. Sebagai contoh, saat akan membeli barang kebutuhan si Kecil. Berikan ia pilihan untuk memilih barang yang ia suka selama masih memenuhi kriteria yang tepat. Saat ia memilih sendiri, maka ia sedang berlatih untuk bertanggung jawab terhadap pilihannya tersebut.

Untuk pemberian penghargaan sebaiknya jangan terlalu berlebihan supaya si Kecil mau melakukan tugasnya demi mendapatkan hadiah tersebut. Berikan penghargaan berupa pujian kecil atau makanan favoritnya sudah cukup untuk memotivasinya untuk terus mempertahankan sikap baiknya. Untuk hukuman juga tidak boleh terlalu keras agar si Kecil enggan untuk mengulangi kesalahan yang sama.

  • Bekerja sama dengan anggota keluarga lainnya. Menanamkan pendidikan karakter tidak hanya bisa dilakukan antara orang tua dan anak saja, tapi juga anggota keluarga lainnya. Jika terdapat perbedaan pendapat, maka akan membuat si Kecil bingung untuk mengikutinya. Jadi, ajaklah mereka untuk bekerja sama dalam menerapkan tips-tips sebelumnya supaya hasilnya pun dapat terlihat dengan nyata.

 

Bisa dikatakan menanamkan pendidikan karakter di dalam keluarga itu hasilnya tidak bisa instan. Diperlukan proses yang berkelanjutan dan kesabaran untuk terus menjadikan si Kecil seseorang dengan karakter yang positif, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Terus semangat ya, Bu.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Fimela

Educenter