Whatsapp Share Like Simpan

Masalah gizi anak masih menjadi pembahasan serius yang harus sangat diperhatikan oleh para orangtua. Masih banyak anak yang belum mendapatkan asupan gizi seimbang dengan baik. Padahal, gizi seimbang berperan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Sebagai dampaknya, anak bisa mengalami malnutrisi hingga gangguan pada tumbuh kembangnya, seperti stunting.

Setiap hari, anak akan membutuhkan asupan gizi secara seimbang yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Untuk porsinya sendiri, kita gunakan Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2013. AKG membagi porsi harian gizi makro dan mikro pada anak sesuai kategori usia 1-3 tahun dan 4-5 tahun.

Anak Usia 1-3 Tahun

Gizi Makro

Pada kategori usia ini, anak membutuhkan asupan gizi makro harian yang meliputi:

  1. Energi: 1125 kkal
  2. Protein: 26 gram
  3. Karbohidrat: 155 gram
  4. Lemak: 44 gram
  5. Air: 1200 ml
  6. Serat: 16 gram

Gizi Mikro

Artikel Sejenis

Sedangkan untuk kebutuhan gizi mikro hariannya meliputi:

  1. Vitamin. Beberapa jenis vitamin yang dibutuhkan oleh anak di usia 1-3 tahun terdiri dari:
  • Vitamin A: 400 mcg
  • Vitamin D: 15 mcg
  • Vitamin E: 6 mg
  • Vitamin K: 15 mcg
  1. Mineral. Anak akan membutuhkan berbagai jenis mineral yang terdiri dari:
  • Kalsium: 650 gram
  • Fosfor: 500 gram
  • Magnesium: 60 mg
  • Natrium: 1000 mg
  • Besi: 8 mg

Panduan Pola dan Menu Makan Anak

Untuk memenuhi kebutuhan gizi harian anak, terapkan pola makan makanan sehat sebanyak tiga kali sehari dan camilan sebanyak dua kali. Camilan ini tentunya Ibu tidak boleh asal memilih, tapi harus berupa camilan sehat yang mengandung gizi. Contohnya saja buah-buahan, keju, atau yogurt. Sedangkan untuk menu makanannya sudah bisa disesuaikan dengan menu anggota keluarga lainnya, tapi hindarilah makanan yang memiliki rasa pedas dan asam karena berisiko menyebabkan anak mengalami masalah pada pencernaannya.

Anak Usia 4-5 Tahun

Gizi Makro

Untuk anak usia 4-5 tahun, kebutuhan gizi makro harian berdasarkan AKG 2013 meliputi:

  1. Energi: 1600 kkal
  2. Protein: 35 gram
  3. Karbohidrat: 220 gram
  4. Lemak: 62 gram
  5. Air: 1500 ml
  6. Serat: 22 gram

Gizi Mikro

Sedangkan untuk kebutuhan gizi mikro hariannya meliputi:

  1. Vitamin. Di usia ini, anak membutuhkan beberapa jenis vitamin berupa:
  • Vitamin A: 450 mcg
  • Vitamin D: 15 mcg
  • Vitamin E: 7 mg
  • Vitamin K: 20 mcg
  1. Mineral. Untuk mineral, yang dibutuhkan anak meliputi:
  • Kalsium: 1000 gram
  • Fosfor: 500 gram
  • Magnesium: 95 gram
  • Natrium: 1200 mg
  • Zat besi: 9 mg

Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Anak untuk Tumbuh dan Berkembang

Untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal, anak membutuhkan gizi seimbang yang terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.

  • Protein. Protein adalah nutrisi yang berperan penting terhadap tumbuh kembang anak karena manfaatnya bagi tubuh yang sangat banyak, seperti:
    • Membantu pertumbuhan
    • Memproduksi hormon dan enzim
    • Membangun dan mengganti jaringan tubuh yang rusak
    • Membangun antibodi untuk sistem kekebalan bagi tubuh
    • Mengontrol nafsu makan
    • Meningkatkan metabolisme
    • Memperbaiki fungsi otak
    • Meningkatkan massa otot
  • Karbohidrat. Karbohidrat adalah sumber energi bagi tubuh. Karbohidrat terdiri dari dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks.
    • Karbohidrat sederhana. Nama lainnya adalah gula. Karbohidrat ini terdiri dari 1-2 molekul gula sehingga cepat dicerna di dalam tubuh. Ini artinya, karbohidrat sederhana mengakibatkan lonjakan glukosa darah, memberikan sumber energi dalam jangka pendek, dan bisa memicu meningkatnya gula darah yang berdampak pada diabetes.
    • Karbohidrat kompleks. Karbohidrat ini terdiri dari lebih dari pati dan serat yang terangkai dalam rantai kompleks dan panjang. Karbohidrat kompleks mengandung lebih banyak nutrisi dan lebih lama dicerna di dalam tubuh. Contoh karbohidrat kompleks adalah gandum, pasta, quinoa, oat, beras merah, ubi, jagung, kacang merah, dan buah bit.

Semua manfaat protein tersebut bisa terpenuhi dari sumber protein hewani dan nabati. Keduanya dibutuhkan oleh anak dalam porsi yang berbeda. Protein hewani memiliki porsi yang lebih banyak, karena kandungan proteinnya lebih tinggi.

Sumber protein hewani yang baik untuk anak antara lain susu, telur, daging merah, daging ayam, makanan laut, dan produk olahan susu. Sedangkan untuk protein nabati sumbernya adalah bayam, brokoli, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan jamur.

Karbohidrat sederhana terdiri dari sukrosa, fruktosa, dan laktosa. Sukrosa dan fruktosa merupakan gula alami yang terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan. Sedangkan laktosa merupakan gula alami di dalam susu. Sumber karbohidrat sederhana tersebut baik untuk dikonsumsi oleh anak karena mengandung nutrisi lainnya, seperti berbagai jenis vitamin dan mineral.

Ini adalah jenis karbohidrat yang lebih disarankan untuk dikonsumsi oleh anak karena mengandung vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Karbohidrat ini juga memberikan rasa kenyang yang lebih lama, sehingga dapat membantu mengontrol berat badan anak.

  • Lemak. Lemak diperlukan sebagai sumber cadangan energi bagi tubuh. Lemak terdiri dari dua jenis, yakni lemak baik dan jahat.
  • Serat. Serat memiliki manfaat untuk mengendalikan rasa lapar, mengontrol berat badan, melancarkan pencernaan, dan menjaga kestabilan kadar gula darah. Serat bisa ditemukan pada buah-buahan, sayuran, oatmeal, gandum, beras merah, kacang merah, kacang hitam. Havermut, dan almond.
  • Cairan. Cairan dibutuhkan tubuh untuk menjaga suhu tubuh, meningkatkan suasana hati, menjaga kesehatan kulit, mengoptimalkan fungsi pencernaan, membantu gerak tubuh, serta meningkatkan fokus memori dan otak. Dikarenakan anak-anak di usia ini sedang sangat aktif dan banyak bergerak, maka kebutuhan cairannya pun harus tercukupi dengan baik untuk mengganti cairan yang hilang dari tubuh. Menurut AKG 2013, anak usia 1-3 tahun membutuhkan cairan harian sebanyak 1200 ml dan usia 4-6 tahun sebanyak 1500 ml.

Kebutuhan cairan anak bisa dipenuhi dari air putih dan susu. Jika anak kekurangan asupan cairan, ia berisiko mengalami dehidrasi dengan gejala seperti lemas, pusing, tidak konsentrasi, jarang buang air kecil, dan kulit kering.

  • Vitamin. Berbagai jenis vitamin bisa ditemukan pada buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Vitamin akan berfungsi meningkatkan sistem imun dan membantu menjaga kesehatan semua anggota tubuh.
  • Mineral. Tubuh anak juga membutuhkan banyak jenis mineral untuk bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Mineral banyak terdapat pada sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

 

Berikan anak makanan yang mengandung gizi seimbang setiap hari supaya tumbuh kembangnya dapat berjalan dengan optimal ya, Bu. Jika Ibu mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter atau ahli gizi.

Berkonsultasi seputar gizi dan tumbuh kembang anak juga bisa dilakukan di laman Tanya Pakar. Di sana para ahli akan menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Namun sebelumnya, Ibu harus sudah registrasi lebih dulu untuk bisa bertanya.

 

Sumber:

Kompas.com

Hellosehat