Whatsapp Share Like
Simpan

Apakah si Kecil dalam kondisi yang sehat Bu? Ibu pasti selalu menjaga si Kecil agar tetap sehat dan kuat. Si Kecil harus diberikan nutrisi yang cukup agar tumbuh menjadi pintar, kuat, dan sehat. Namun Ibu akan cemas jika si Kecil susah mengonsumsi makanannya. Banyak hal yang menyebabkan si Kecil susah makan. Sehingga Ibu perlu mengetahui sebabnya agar bisa mengatasinya. Perhatikan kebiasaan si Kecil agar Ibu bisa memahami keinginan si Kecil.

Bila si Kecil susah makan, Ibu bisa berkomunikasi dengan orang tua lain. Setiap bayi pasti pernah mengalami susah makan. Sehingga Ibu disarankan untuk berkomunikasi dengan orang tua lain. Tanyakan mengapa bayinya susah makan dan bagaimana caranya mengatasi hal tersebut. Hal ini mungkin membantu Ibu agar si Kecil tidak susah makan lagi.

Selain itu buatlah makanan yang lebih bervariasi agar si Kecil tidak merasa bosan saat makan. Buatlah makanan dari berbagai jenis bahan makanan. Ibu juga bisa memberikan selingan menu makanan si Kecil. Misalnya hari ini diberikan bubur kacang hijau, besoknya berikan nasi tim dengan rasa gurih. Berikan selingan waktu dengan rasa yang berbeda. Mungkin saja si Kecil merasa bosan dengan rasa manis saja atau gurih saja. Sehingga Ibu perlu memberikannya secara bergantian. Selain itu pengetahuan rasa si Kecil akan bertambah.

Perhatikan juga bila si Kecil alergi terhadap suatu makanan. Berikan berbagai jenis dengan bertahap agar Ibu bisa melihat apakah si Kecil alergi atau tidak terhadap makanan tersebut. Ibu harus tahu makanan kesukaan si Kecil dan makanan yang tidak disukai. Berikan makanan yang menarik di matanya agar dia tertarik mencobanya. Si Kecil biasanya dengan warna yang terang sehingga berikan makanan yang berwarna terang dan tentunya harus mengandung nutrisi yang baik.

Jika si Kecil menolak makan jangan langsung diberikan susu. Karena si Kecil akan merasa kenyang setelah menyusu dan akan menolak diberi makan. Ibu hanya perlu memberikan waktu agar ia mau makan. Bila waktu makan sudah tiba namun si Kecil belum mau makan, maka biarkan sejenak. Ketika merasa lapar si Kecil akan makan. Biasanya si Kecil akan memberikan isyarat dia ingin makan dengan menggigit tangannya atau memasukkan sesuatu ke mulutnya. Bila sudah begitu Ibu bisa memberikan si Kecil makan.

Artikel Sejenis

Buatlah jadwal makan si Kecil sehingga makannya lebih teratur. Si Kecil harus membiasakan diri dengan jadwal makan. Jadwal makan dibuat agar proses pembentukan makanan di dalam tubuh berjalan dengan lancar. Si Kecil tidak boleh terlalu sering makan atau sebaliknya. Si Kecil disarankan makan sesuai waktu agar proses pencernaannya berjalan lancar.

Ibu tidak disarankan memberi makanan yang terlalu keras. Sistem pencernaan si Kecil belum sempurna sehingga masih butuh adaptasi dengan makanan keras. Sehingga Ibu disarankan memberikan makanan sesuai perkembangan usianya. Ibu perlu mengikuti aturan makan yang diberikan dokter atau lembaga kesehatan. Berikanlah makanan dengan tekstur lembut lalu seiring bertambahnya usia bisa diberikan makanan semi padat.

Ketika si Kecil susah makan Ibu bisa membuat suasananya lebih seru. Tips ini bisa dikatakan makan sambil bermain. Si Kecil sangat menyukai permainan karena menyenangkan. Sehingga Ibu perlu memberikan makanan dengan gerakan yang menyenangkan. Misalnya memberi makan dengan gerakan pesawat terbang. Terbangkan sendok makan dan berikan suara agar si Kecil lebih tertarik. Rangsang juga agar si Kecil membuka mulutnya saat pesawat ingin mendarat. Si Kecil akan lebih senang makan bila diiringi dengan bermain.

Si Kecil sangat menyukai bunyi-bunyian. Ibu bisa memberi makan si Kecil sambil mengajaknya bernyanyi. Nyanyikan lagu anak-anak dengan berbagai nada. Misalnya dengan nada naik turun dan sesekali buatlah si Kecil terkejut karena hal itu bisa membuatnya tertawa. Bila kondisi si Kecil sudah membaik dia akan makan dengan baik. Buatlah suasana yang menyenangkan sehingga si Kecil bisa makan dengan tenang. Dengan tips di atas semoga si Kecil bisa makan lebih mudah ya Bu.