Whatsapp Share Like
Simpan

Tidak terasa si Kecil sudah melewati tahap 6 bulan awal kehidupannya. Sekarang sudah saatnya si Kecil mencoba makanan pendamping ASI. Saat usia 0-6 bulan kebutuhan gizi si Kecil memang sudah terpenuhi dari ASI. Namun memasuki usia 7-12 bulan kebutuhan gizinya tidak terpenuhi jika hanya dari ASI. Si Kecil sudah mulai membutuhkan sumber makanan baru. Sehingga usia ini adalah saat yang tepat untuk si Kecil mencoba berbagai jenis makanan. Walaupun si Kecil sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), Ibu disarankan memberikan ASI kepada si Kecil hingga usia 2 tahun.

Lalu bagaimana takaran yang sesuai dan cara membuat porsi MPASI untuk si Kecil usia 7-12 bulan? Ibu tidak perlu takut salah takaran atau pun bingung membuat porsi MPASI yang tepat. Kementerian Kesehatan RI dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) memberikan penjelasan takaran dan cara membuat MPASI yang pas sesuai usia tumbuhnya.

Makanan utama si Kecil adalah makanan padat yang diberikan secara bertahap (bentuk, jumlah, dan frekuensi). Seperti disebutkan di atas, tetap berikan ASI sampai usia 2 tahun. MPASI yang baik harus padat energi, protein, dan zat gizi mikro (zat besi, zinc, kalsium, vitamin A, vitamin C, dan folat). Hindari penggunaan bumbu beraroma tajam, jangan menggunakan gula, garam, penyedap rasa, pewarna, dan pengawet. Buatlah MPASI yang mudah ditelan dan disukai si Kecil. Carilah bahan makanan lokal atau tersedia di sekitar dengan harga yang terjangkau.

Untuk usia 6-8 bulan bentuk makanan yang dikonsumsi si Kecil adalah ASI dan makanan lumat. Makanan lumat bisa berupa bubur dan makanan keluarga yang dilumatkan. Teruskan pemberian ASI sesering mungkin. Frekuensi makanan lumat berikan sebanyak 2-3 kali sehari. Berikan juga makanan selingan seperti buah dan biskuit sebanyak 1-2 kali sehari. Takaran makan di usia ini sebanyak 2-3 sendok makan yang diberikan secara bertahap hingga mencapai 1,5 gelas atau 125 ml setiap kali makan.

Saat si Kecil memasuki usia 9-11 bulan, terus berikan ASI dan MPASI yang lebih padat misalnya bubur nasi, nasi tim, dan nasi lembek. Bentuk MPASI berupa makanan lembek atau dicincang sehingga mudah ditelan oleh si Kecil. Makanan ini diberikan sebanyak 3-4 kali dalam sehari sehingga banyak makanan yang dikonsumsi per harinya sebanyak 1,5 gelas/mangkuk atau sekitar 125 ml. Berikan juga Bu makanan selingan yang dapat dipegang oleh si Kecil. Pemberian makanan selingan di antara waktu makan lengkap. Frekuensi makanan selingan sebanyak 1-2 kali sehari.

Artikel Sejenis

Setelah mengetahui takaran MPASI yang sesuai Ibu perlu tahu juga cara atau pedoman pemberian MPASI. Ibu perlu ingat berikan ASI lalu MPASI. Berikan aneka makanan yang terdiri dari makanan pokok (nasi, ubi, sagu), lauk hewani (ikan, telur, hati ayam dan daging), lauk nabati (tempe, tahu, kacang – kacangan), sayur, dan buah-buahan. Berikan makanan selingan seperti bubur kacang hijau, pisang, biskuit, kue tradisional, dan jenis kue lainnya.

Ibu disarankan untuk memberikan MPASI yang terbuat dari bahan lokal. Jika ingin menggunakan MPASI buatan pabrik, bacalah aturan pakainya dan cek tanggal kedaluwarsanya. Ajarilah si Kecil untuk makan sendiri dengan sendok. Ibu juga perlu mengajari si Kecil untuk minum sendiri dengan gelas. Mengajarinya hal tersebut juga bisa merangsang sistem motoriknya. Perhatikan juga Bu kebersihan makanan si Kecil.

Makanan yang akan dikonsumsi si Kecil harus bersih agar manfaat baik dari makanan tidak sia-sia. Cucilah bahan makanan yang akan dibuat menjadi MPASI. Jagalah agar bahan dan peralatan makan si Kecil dalam kondisi bersih. Sehingga dengan begitu si Kecil akan tumbuh sehat dan pintar. Selain kebersihan makanan dan alat makan, kebersihan tubuh si Kecil juga harus dijaga. Terkadang bakteri dan virus bisa datang dari tubuh yang kotor. Pastikan lagi Bu apakah si Kecil dalam keadaan bersih ketika makan.

Ajari si Kecil kebiasaan untuk hidup bersih misalnya dengan mencuci tangan sebelum makan. Lama-kelamaan kebiasaan tersebut akan tertanam dalam benak si Kecil dan akan terus dilakukan seiring bertambahnya usia. Itulah penjelasan terkait takaran dan pedoman memberikan MPASI kepada si Kecil usia 6-12 bulan. Pemberian MPASI memang sangat berguna untuk pertumbuhan si Kecil. MPASI yang diberikan sebaiknya mengandung gizi sehingga bisa membantu penyempurnaan tubuh si Kecil. Pemberian MPASI bergizi akan berefek pada perkembangan otak si Kecil. Ia akan tumbuh menjadi anak pintar dengan pemberian gizi yang cukup.