Whatsapp Share Like Simpan

Apakah Ibu sudah memberikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk si Kecil yang saat ini berusia 7 bulan? Tidak terasa si Kecil akhirnya melewati tahap 6 bulan awal kehidupannya. Kini, saatnya ia mencoba makanan pendamping ASI dengan gizi yang lebih tinggi untuk tumbuh kembang anak. Memasuki usia 7-12 bulan kebutuhan gizinya tidak terpenuhi jika hanya minum ASI. Si Kecil sudah mulai membutuhkan sumber makanan baru. Sehingga, pemberian MPASI 7 bulan adalah momen tepat untuk si Kecil mengenal makanan lain selain ASI. Walaupun si Kecil sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI), Ibu disarankan memberikan ASI kepadanya hingga usia 2 tahun ya, Bu.

Lalu bagaimana takaran yang sesuai dan cara membuat porsi MPASI 7 bulan? Ibu tidak perlu takut salah takaran atau pun bingung membuat porsi MPASI 7 bulan yang tepat. Kementerian Kesehatan RI dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), memberikan penjelasan takaran dan cara membuat mpasi 7 bulan yang pas sesuai usianya, agar tumbuh kembang si Kecil optimal.

Takaran MPASI 7 Bulan

Menu MPASI 7 bulan untuk si Kecil utamanya adalah makanan padat yang perlu diberikan secara bertahap. Baik secara bentuk, jumlah, dan frekuensinya. Selain itu, mpasi 7 bulan yang baik juga harus padat energi, protein, dan zat gizi mikro (zat besi, zinc, kalsium, vitamin A, vitamin C, dan folat). Hindari penggunaan bumbu beraroma tajam, jangan menggunakan gula, garam, penyedap rasa, pewarna, dan pengawet. Buatlah MPASI yang mudah ditelan dan disukai si Kecil. Carilah bahan makanan lokal atau tersedia di sekitar dengan harga yang terjangkau.

Untuk usia 6-8 bulan bentuk makanan yang dikonsumsi si Kecil adalah ASI dan makanan lumat. Ya, seperti disebutkan sebelumnya, sebisa mungkin berikan ASI sampai usia 2 tahun karena ASI memiliki kandungan yang lebih baik daripada susu formula. 

Makanan lumat bisa berupa bubur atau makanan keluarga yang Ibu lumatkan menggunakan food processor. Jika tidak memiliki food processor, Ibu bisa melumatkan makanan bayi tersebut dengan cara menyaring secara manual. Adapun frekuensi makanan lumat yang dapat Ibu berikan di fase mpasi 7 bulan adalah sebagai berikut:

Artikel Sejenis

  • Makanan lumat diberikan sebanyak 2-3 kali sehari. 
  • Makanan selingan seperti buah dan biskuit diberikan sebanyak 1-2 kali sehari. 
  • Takaran mpasi 7 bulan adalah sebanyak 2-3 sendok makan 
  • Takaran mpasi 7 bulan diberikan secara bertahap hingga mencapai 1,5 gelas atau 125 ml setiap kali makan.

Saat si Kecil memasuki usia 9-11 bulan, terus berikan ASI dan makanan pendamping ASI yang lebih padat. Contohnya saja bubur nasi, nasi tim, dan nasi lembek. Bentuk makanan pendamping ASI berupa makanan lembek atau dicincang, memudahkan si Kecil untuk menelannya. Makanan bayi ini diberikan sebanyak 3-4 kali dalam sehari sehingga banyak makanan yang dikonsumsi per harinya sebanyak 1,5 gelas/mangkuk atau sekitar 125 ml. Berikan juga makanan selingan yang dapat dipegang oleh si Kecil. 

Pedoman MPASI 7 Bulan

Setelah mengetahui takaran mpasi 7 bulan yang sesuai, Ibu perlu mengetahui juga cara atau pedoman pemberian mpasi untuk bayi usia 7 bulan. Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam pedoman ini adalah soal jenis makanan. Pastikan ibu membuat resep MPASI 4 kuadran.

MPASI 4 kuadran merupakan menu makanan bayi yang didalamnya memiliki 4 unsur penting, mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, sayuran, serta lemak tambahan. Berikan juga tambahan bumbu aromatik seperti bawang putih agar makanan untuk bayi usia 7 bulan lebih menggugah seleranya. Contoh sumber makanan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Makanan pokok: nasi, ubi, sagu
  • Protein hewani: susu (ASI atau susu pendamping ASI sesuai anjuran tenaga kesehatan), ikan, telur, hati ayam, daging ayam, dan daging sapi
  • Protein nabati: tempe, tahu, kacang – kacangan
  • Lemak tambahan: minyak sayur atau keju
  • Sayuran: brokoli, bayam, dan lain-lain
  • Bumbu aromatik: bawang putih atau bawang merah

Di samping memperhatikan gizi makanan dengan memberi resep MPASI 4 kuadran, si Kecil baiknya juga diberikan makanan selingan seperti bubur kacang hijau, puree buah-buahan, biskuit susu, dan lain sebagainya. Ibu dapat memberikan makanan ini dengan frekuensi sebanyak 1-2 kali sehari. Jika ingin menggunakan menu mpasi 7 bulan dalam bentuk fortifikasi (instan), bacalah aturan pakai dan cek tanggal kedaluwarsanya. 

Lalu, perhatikan selalu kebersihan makanan si Kecil. Makanan bayi yang akan dikonsumsi si Kecil harus bersih, agar manfaat baik dari makanan tidak sia-sia. Cucilah bahan makanan yang akan dibuat menjadi menu mpasi 7 bulan. Jagalah agar bahan dan peralatan makan si Kecil dalam kondisi bersih. Selain kebersihan makanan dan alat makan, kebersihan tubuh si Kecil juga harus dijaga. Terkadang bakteri dan virus bisa datang dari tubuh yang kotor. Pastikan lagi Bu apakah si Kecil dalam keadaan bersih ketika makan.

Hal yang Perlu Diajarkan Saat MPASI 7 Bulan

Mengetahui pedoman dan takaran mpasi untuk bayi 7 bulan sangatlah penting. Di samping itu, Ibu juga bisa mengajari anak beragam hal pada usia ini. Selagi memberinya makan,ajarilah si Kecil untuk makan sendiri dengan sendok. Di usia ini, Ibu juga sudah bisa menyontohkan anak untuk minum sendiri dengan gelas. Mengajarinya hal tersebut dapat merangsang sistem motoriknya lho, Bu. 

Ajari si Kecil kebiasaan untuk hidup bersih misalnya dengan mencuci tangan sebelum makan. Lama-kelamaan, kebiasaan tersebut akan tertanam dalam benak si Kecil dan akan terus dilakukan seiring bertambahnya usia. 

Seperti itulah penjelasan terkait takaran dan pedoman memberikan MPASI 7 bulan kepada si Kecil. Pemberian MPASI 7 bulan ini akan sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Resep mpasi yang diberikan sebaiknya mengandung gizi seperti yang sudah dijelaskan tadi, sehingga si Kecil tumbuh kreatif, tangkas, dan berani.

Memberikan MPASI bulan, bukan berarti Ibu harus mengurangi frekuensi atau berhenti menyusui. Agar kualitas ASI ibu terjaga, ibu perlu mengonsumsi nutrisi tambahan dengan cara konsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM setiap hari sebanyak 2 gelas

Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dan DHA 4x lebih tinggi yang amat mempengaruhi kualitas ASI, sekaligus mengoptimalkan tumbuh kembang bayi melalui air susu ibu. 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dan DHA tersebut harus dipenuhi secara bersamaan agar Ibu dan si Kecil selalu prima.

Selain itu, Frisian Flag PRIMAMUM mengandung tinggi kalsium dan tinggi vitamin C yang berguna mengoptimalkan pertumbuhan bayi. Ada pula kandungan asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil. Dalam menjaga tubuh tetap sehat di tengah aktivitas padat Ibu, Frisian Flag PRIMAMUM dengan kandungan tinggi zat besi, vitamin D3, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin pun mampu memperkuat daya tahan tubuh Ibu selama menyusui, agar sukses memberikan ASI eksklusif untuk si Kecil. 

Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis, namun bernutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat.

Jangan lupa, Bu. Cek selalu tumbuh kembang si Kecil secara berkala melalui fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Bayi yang terpenuhi gizi MPASI nya akan terlihat melalui pertambahan tinggi badan anak, berat badan, lingkar kepala, dan indeks massanya. Semua aspek pertumbuhan tersebut akan diukur serta disesuaikan dengan grafik pertumbuhan dari WHO di sini. Coba sekarang, yuk.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz