Whatsapp Share Like
Simpan

Menjaga kebersihan tangan dan kuku adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap manusia. Khususnya kuku tangan yang perlu untuk rutin dipotong dan dibersihkan dari kotoran dan kuman yang menempel. Tidak terkecuali pada kuku bayi. Meskipun tangannya terlihat bersih, akan tetapi jika kuku tangannya panjang maka harus segera dipotong agar tidak melukai tubuhnya sendiri.

Memotong kuku memang bukan hal yang sepele namun bukan juga hal sulit. Bagi Ibu yang baru pertama memiliki si Kecil akan ada rasa khawatir ketika akan memotong kuku bayi. Adapun pendapat yang mengatakan untuk jangan memotong sebelum si Kecil berusia 4 bulan. Sebaiknya kuku si Kecil segera dipotong jika terlihat mulai memanjang dan berisiko untuk melukai.

Nah, untuk mengurangi kekhawatiran sekaligus meningkatkan kepercayaan diri Ibu untuk memotong kuku si Kecil, berikut adalah beberapa cara yang bisa Ibu terapkan untuk memotong kuku supaya lebih mudah dan tentunya aman.

  1. Cari momen yang tepat
    Momen yang tepat tentunya akan memudahkan Ibu untuk memotong kuku si Kecil. Maksud momen yang tepat di sini adalah saat si Kecil sedang tidur. Saat tidur menjadi waktu terbaik untuk Ibu memotong kukunya karena si Kecil tidak banyak bergerak sehingga Ibu lebih leluasa. Selain itu, Ibu bisa memotong kuku saat si Kecil telah selesai mandi, karena tekstur kuku akan lebih empuk dan Ibu bisa dengan mudah dan cepat memotongnya.
    Terkadang aktivitas si Kecil tidak dapat diprediksi, ibu bisa menyimpan pemotong kuku di tempat yang mudah dijangkau sehingga ketika si Kecil sedang tenang Ibu bisa mengambil kesempatan untuk memotong kukunya.
  2. Pakai alat pemotong kuku khusus bayi
    Sebaiknya Ibu tidak menggunakan pemotong kuku yang digunakan untuk orang dewasa. Pilihlah pemotong kuku yang memang diperuntukkan pada bayi. Nah, alat pemotong khusus ini biasanya berbentuk lebih kecil karena disesuaikan dengan ukuran jari si Kecil. Hal ini bermanfaat supaya mengurangi risiko tangan bayi terluka saat proses memotong kuku. Untuk menjaga kebersihan, Ibu perlu membersihkan terlebih dahulu sebelum dan sesudah menggunakan pemotong kuku. Ibu bisa membersihkan dengan menggunakan kapas dan alkohol 70 persen sehingga lebih higienis.
  3. Cukup Terang
    Kuku si Kecil yang masih sangat mungil ini mengharuskan Ibu memiliki mata yang jeli supaya tepat ketika memotong. Hal ini berhubungan dengan adanya kondisi ruangan yang harus cukup cahaya sehingga Ibu bisa melihat jelas jari kaki maupun tangan si Kecil. Pilihlah tempat yang terang dan usahakan menghindari tempat yang remang-remang karena malah bisa membahayakan si Kecil ketika dipotong kukunya.
  4. Lakukan secara teratur
    Memotong kuku perlu dilakukan secara teratur supaya kebersihannya terus terjaga. Pertumbuhan kuku pada jari tangan tergolong sangat cepat. Disarankan untuk memotong kuku seminggu dua kali. Antara kuku tangan dan kaki pada umumnya akan lebih cepat tumbuh kuku jari tangan. Ibu jangan lupa untuk mengecek selalu kuku jari tangan dan kaki si Kecil.


Lalu, jika semua telah siap dan si Kecil sudah tenang, langkah selanjutnya adalah memotong kukunya. Berikut adalah langkah untuk memotong kuku yang disarankan.

  • Pertama, peganglah tangan yang akan dipotong kukunya, arahkan jari si Kecil ke depan. Pegang pada buku-buku jari dan tahan tanganya ke atas sehingga pada posisi siap untuk dipotong.
  • Persiapkan pemotong kuku yang memiliki ujung bundar tepat pada pegangan Ibu. Hindari untuk memotong dengan jarak yang terlalu mepet karena berisiko melukai si Kecil.
  • Mulailah memotong kuku dengan perlahan pada bagian depan kemudian sisinya secara rapi dan rata.
  • Jangan terlalu pendek atau masih cukup panjang dalam memotong kuku si Kecil. Karena jika terlalu pendek bisa menyebabkan rasa perih di jarinya. Nah, jika masih panjang si Kecil juga tetap masih berisiko untuk melukai dirinya sendiri.
  • Kumpulkan potongan kuku si Kecil pada tisu atau kertas, sehingga Ibu bisa langsung membuangnya dan membersihkan lantai.
  • Jika Ibu tidak sengaja melukai tangan si Kecil, segeralah kompres dengan air dingin dan berikan obat luka. Namun tidak perlu diperban karena berisiko perban masuk ke mulut si Kecil.


Nah, pasti Ibu sudah paham dan berani untuk memotong kuku si Kecil sendiri kan? Jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan seperti pendarahan yang tidak segera berhenti, segeralah untuk mencari bantuan ke tenaga medis. Kuku yang bersih tentunya akan memengaruhi kondisi kesehatan si Kecil. Jadi rutinlah untuk memotong kukunya ya. Sehat selalu untuk si Kecil dan Ibu.

Artikel Sejenis