Whatsapp Share Like
Simpan

Ruam atau bintik merah pada si Kecil merupakan hal yang kerap kali terjadi pada kulit si Kecil. Hal tersebut biasanya terjadi karena kulit sensitif si Kecil sedang melakukan adaptasi dengan lingkungan baru. Umumnya bintik merah tersebut akan sembuh dengan sendirinya dan menghilang begitu saja dari tubuh si Kecil.

Kulit bayi sangat sensitif terhadap benda asing. Bintik merah pada si Kecil juga bisa terjadi karena beberapa sebab. Namun, Ibu sebaiknya tidak mendiagnosis si Kecil sendiri bintik merah yang muncul pada tubuh si Kecil. Ibu disarankan melakukan konsultasi pada dokter spesialis anak untuk mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Sebagai pengetahuan untuk Ibu, bintik merah pada si Kecil umumnya dikarenakan hal-hal berikut:

Eksim

Eksim umumnya menyebabkan si Kecil gatal, kering, merah, dan pecah-pecah. Eksim biasanya disebabkan kulit sensitif pada si Kecil dan alergi terhadap sesuatu. Eksim dapat muncul pada lipatan kulit, seperti di belakang lutut, lipatan siku, lipatan leher, ataupun di daerah sekitar mata dan telinga.

Eksim bisa dihindari dengan selalu menjaga suhu tubuh si Kecil dalam keadaan suhu normal. Hindari suhu ekstrim yang membuat tidak nyaman kondisi kulit si Kecil. Mandikanlah si kecil dua kali sehari. Untuk mengobati eksim, Ibu bisa memberikan obat atau salep yang dokter anjurkan, jangan gunakan pewangi atau pelembut pada pakaian yang berpotensi menyebabkan si Kecil iritasi. Selalu konsultasikan kepada dokter jika eksim tak kunjung membaik.

Artikel Sejenis

Ruam Popok

Ruam popok bisa terjadi jika kulit si Kecil terlalu lama terkena feses atau urine. Selalu jaga kebersihan si Kecil dengan rutin mengganti popok dan membersihkan kulitnya. Ruam popok bisa diobati dengan salep, namun jika ruam popok sudah menunjukkan bintik merah, melepuh, kering atau pecah-pecah, segeralah berkonsultasi dengan dokter karena gejala tersebut menunjukkan adanya infeksi jamur.

Penyakit tangan, kaki, dan mulut

Umumnya ditandai dengan demam, kehilangan nafsu makan, sakit tenggorokan, nyeri mulut, ruam yang tidak terasa gatal. Penyakit ini muncul di sekitar tangan, kaki, dan mulut si Kecil. Namun, biasanya juga muncul di area pantat si Kecil. Penyakit ini bisa ditularkan melalui batuk, bersin, dan popok bekas. Penyakit ini akan sembuh dengan sendirinya setelah 7-10 hari. Untuk menghindari penyakit ini, Ibu sebaiknya membiasakan untuk cuci tangan sebelum memulai dan setelah menyelesaikan apapun.

Biduran

Biduran biasanya muncul sebagai reaksi alergi tubuh pada zat atau benda asing tertentu seperti makanan, obat-obatan, sengatan lebah, dan suhu yang terlalu dingin atau panas. Jika tidak kunjung selesai, segeralah periksa ke dokter karena dikhawatirkan terkena alergi serius.

Impetigo

Impetigo adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri. Impetigo dimulai dari munculnya ruam dan melepuh yang pecah, meninggalkan kerak tebal berwarna kuning kecoklatan yang bisa menyebabkan luka ataupun lecet. Impetigo umumnya muncul di mulut dan hidung disertai rasa gatal. Umumnya akan sembuh 2-3 minggu.

Milia

Milia biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik putih yang muncul di hidung. Biasanya terjadi karena pori-porinya tersumbat oleh keratin. Untuk menghindarinya, rajin basuh muka si Kecil menggunakan kapas yang dikasih air ataupun lap untuk muka.

Biang Keringat

Bintik merah yang muncul pada tubuh si Kecil bisa juga disebabkan oleh biang keringat yang muncul karena cuaca terlalu panas dan lembab. Selalu jaga suhu tubuh si Kecil agar selalu sejuk. Biang keringat bisa ibu obati menggunakan obat salicyl.

Kurap

Kurap disebabkan adanya infeksi jamur pada tubuh si Kecil. Kulit berbentuk merah seperti cincin, meradang, dan terasa gatal. Kurap umumnya ditularkan langsung oleh penderita serta penggunaan benda yang digunakan juga oleh penderita.

Slapped Cheek Syndrome

Merupakan ruam yang terjadi karena infeksi virus yang menyebabkan demam. Ruam merah biasanya muncul pada kedua bagian pipi, menyerupai bekas tamparan. Slapped Cheek Syndrome tidak butuh diobati karena akan sembuh dengan sendirinya.

Meningitis

Bintik merah pada si Kecil juga perlu Ibu waspadai, yaitu meningitis. Meningitis adalah radang pada selimut pelindung otak, dan saraf tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi jamur, virus, dan bakteri. Tanda awal yang mengkhawatirkan si Kecil terkena meningitis, antara lain: si Kecil tidak responsif, rewel, muntah, demam, dan kulitnya pucat.

Beberapa bintik merah pada si Kecil memang tidak berbahaya namun tetap mengkhawatirkan kesehatan si Kecil. Pada usia 12 bulan si Kecil belum memiliki perkembangan yang kuat sempurna. Jika bintik merah pada si Kecil hingga berusia 1,5 tahun, sebaiknya Ibu segera memeriksakan si Kecil pada dokter spesialis anak untuk mendapatkan penanganan dan diagnosa yang tepat. Untuk mendukung tubuh kuat si Kecil, Ibu bisa memberikan Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang kaya akan kandungan vitamin A, C, E, Seng, Selenium, Serat Pangan Inulin yang juga dapat membuatnya kuat dan aktif bergerak.