Whatsapp Share Like
Simpan

Si Kecil sering batuk atau pilek padahal tidak sedang musim hujan? Hal itu bisa menjadi salah satu tanda bahwa daya tahan tubuh si Kecil tidak sebaik anak lain seusianya. Apabila si Kecil jatuh sakit, ibu bisa segera membawanya ke dokter untuk berobat. Akan tetapi, jika masalahnya terletak pada daya tahannya, maka seusia obat yang diminum habis maka penyakit akan kembali lagi.

Oleh karena itu, Ibu harus mengetahui apa saja penyebab daya tahan tubuh si Kecil lemah. Dengan begitu, ibu dapat melakukan upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh si Kecil. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi hal itu, 7 di antaranya yaitu sebagai berikut. Yuk, simak ulasannya!

  1. Kurangnya paparan sinar matahari

    Sesekali si Kecil perlu diajak bermain di luar ruangan agar tubuhnya mendapat paparan sinar matahari. Pilih waktu di pagi hari dan jangan di atas jam 10, ya. Si Kecil yang terlalu sering berada di dalam ruangan tubuhnya akan menjadi lemas dan lesu. Paparan sinar matahari pagi akan memberikan asupan vitamin D untuk kulitnya. Selain itu, si Kecil pun akan menjadi lebih aktif dan ceria.

  2. Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung gula

    Hampir semua anak kecil menyukai berbagai makanan yang mengandung gula. Akan tetapi ibu harus bisa menakar seberapa banyak konsumsi gula yang boleh diterima si Kecil. Jika kebanyakan, tentu akan berakibat buruk untuk tubuhnya. Selain daya tahan tubuh yang menjadi lemah, gigi si Kecil pun bisa menjadi berlubang karena konsumsi gula berlebih.

  3. Jarang mandi dan mencuci tangan

    Jika si Kecil tergolong rewel dan pemalas, ibu harus tegas dalam mendisiplinkannya. Si Kecil yang jarang mandi setelah seharian bermain lebih rentan terkena kuman dan penyakit. Apalagi jika si Kecil tidak mau mencuci tangan sebelum makan. Bakteri yang tertelan bersama dengan makanan yang dikonsumsi bisa menyebabkan daya tahan tubuh yang lemah. Dengan begitu, si Kecil akan lebih mudah terkena penyakit.

    Artikel Sejenis

  4. Kekurangan asupan nutrisi

    Faktor penyebab yang paling umum dari daya tahan tubuh yang lemah adalah kurangnya nutrisi. Pada rentang usia 1-3 tahun si Kecil memang membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak karena sedang berada pada masa perkembangan. Pastikan si Kecil mendapatkan asupan zat gizi makro seperti karbohidrat, protein dan lemak dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhannya. Berikan protein hewani dalam porsi yang lebih banyak. Ibu juga bisa senantiasa memberikan banyak buah dan sayur agar kebutuhan vitaminnya terpenuhi. Apabila si Kecil tidak terlalu menyukai sayur dan buah, ibu bisa mengakali dengan memberinya jus atau mengolah sayur menjadi variasi masakan lain seperti kue. Susu bubuk pertumbuhan seperti Frisian Flag 123/456 PRIMANUTRI dapat menjadi tambahan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak usia pra-sekolah hingga dewasa. Konsumsi 2-3 kali sehari membantu memenuhi kecukupan gizi si Kecil

  5. Terlalu sering berada di tempat yang bersih

    Pastinya ibu ingin menjaga si Kecil dengan selalu membawanya ke lingkungan yang bersih. Padahal hal tersebut tidak baik, lho. Jika si Kecil terlalu sering berada di tempat bersih, tubuhnya tidak akan terbiasa menghadapi bakteri dan kuman. Dengan begitu daya tahan tubuhnya akan menjadi lemah.

    Ibu perlu membiarkan si Kecil bermain di tempat yang kotor seperti pekarangan rumah, kebun belakang, juga taman kota. Dengan begini, tubuh si Kecil akan mulai beradaptasi dan daya tahannya dapat berkembang dengan sendirinya.

  6. Waktu istirahat kurang maksimal

    Anak usia 3 tahun sedang sangat senang mengeksplorasi lingkungannya. Hal ini dikarenakan ia sedang dalam tahap penasaran dengan berbagai hal. Biasanya si Kecil akan aktif bergerak dari pagi hingga malam hari. Ibu bahkan harus menetapkan waktu khusus untuk istirahat seperti tidur siang dan tidur malam. Namun terkadang, waktu istirahat ini kurang maksimal sehingga daya tahan si Kecil menjadi lemah dan mudah terserang penyakit.

  7. Kurang bergerak aktif

    Beberapa anak lebih suka duduk dan bermain puzzle. Si Kecil yang cenderung pendiam umumnya tidak terlalu menyukai aktivitas fisik. Hal ini tidak baik untuk daya tahan tubuhnya. Oleh karena itu, ibu harus memberi motivasi terhadap si Kecil untuk tetap bergerak aktif sesuai usia perkembangannya. Dengan begitu, daya tahan tubuhnya pun menjadi kuat dan seimbang. Jika si Kecil tidak suka bermain di luar ruangan, ibu bisa mengajaknya bermain petak umpet. Berikan hadiah di akhir permainan agar si Kecil semangat untuk bermain lagi di kemudian hari.

Itulah 7 faktor yang mungkin menyebabkan daya tahan tubuh si Kecil menjadi lemah. Ibu harus berperan aktif agar si Kecil selalu sehat dan kuat. Selain mengetahui berbagai faktor penyebab lemahnya daya tahan tubuh si Kecil, ibu sebaiknya memberi vitamin tambahan. Dengan begitu, tubuh si Kecil semakin kuat dan bisa terhindar dari berbagai penyakit.