Whatsapp Share Like
Simpan

Apakah si Kecil Ibu saat ini sudah memasuki usia 8 bulan? Wah senangnya, sekarang si Kecil sudah mulai merangkak, menjelajah, dan senang-senangnya tertawa. Pada usia ini si Kecil akan lebih aktif, terjadi pertumbuhan fisik maupun mental, dan banyak hal yang ingin diketahui oleh si Kecil. Ia akan merangkak dengan dua tangan dan kakinya. Berpindah-pindah tempat dengan mendorong tubuhnya atau bokongnya. Kekuatan fisik si Kecil juga semakin kuat karena sistem motoriknya sudah mulai bekerja. Tubuhnya akan mulai melakukan gerakan berpindah sedikit demi sedikit.

Selain perkembangan fisik, kemampuan bicaranya pun mulai tumbuh. Si Kecil akan mulai menirukan suara yang dikeluarkan oleh Ibu. Ia berusaha berkomunikasi dengan orang di sekitarnya dengan gumaman-gumaman. Tentu saja Ibu harus mencoba membalas atau berbicara kepada si Kecil. Hal tersebut mampu membantu mempercepat si Kecil untuk berbicara. Ibu sudah bisa mengajari si Kecil kata-kata sederhana. Misalnya ayah atau ibu. Dengan begitu kemampuan komunikasi si Kecil akan meningkat.

Si Kecil yang mulai aktif bergerak membutuhkan aktivitas. Aktivitas ini dapat diakali dengan melakukan permainan sederhana dengan si Kecil. Misalnya permainan mengenal nama sendiri dengan memanggilnya berulang-ulang dan dilakukan sambil bermain cilukba. Ketika Ibu menutup muka dan kemudian membuka muka dengan memanggil namanya, si Kecil akan berlatih mengenali namanya saat orang lain memanggilnya.

Bermain berjabat tangan dan bertepuk tangan dilakukan untuk melatih kekuatan tangannya. Hal ini dapat merangsang motoriknya. Saat berjabat tangan dan tepuk tangan iringilah dengan nyanyian agar permainan lebih asyik. Ibu juga dapat membaca dongeng kepada si Kecil walaupun dia belum paham bahasa yang kita gunakan. Bacakan buku dongeng yang berwarna dan berbentuk unik. Gambar yang ada di buku dongeng akan merangsang otak si Kecil. Berikan permainan ringan lainnya agar sistem motoriknya berkembang.

Agar si Kecil tidak terlalu lelah, Ibu harus memperhatikan jam tidurnya. Saat usia 8 bulan si Kecil membutuhkan waktu tidur selama 13-14 jam. Dibagi menjadi tidur siang dan malam. Tidur siang dibagi ke dalam dua jam dan sebelas jam untuk malam. Usahakan kebutuhan tidur si Kecil tercukupi agar tubuhnya dapat beristirahat dan memperoleh kekuatan saat bangun. Istirahat sangat diperlukan karena si Kecil sangat aktif di usia ini. Sehingga dengan tidur sesuai kebutuhan menjadikan tubuh si Kecil kuat beraktivitas.

Artikel Sejenis

Dalam menjaga kesehatan si Kecil tentu tidak cukup hanya dengan memperhatikan pertumbuhan fisiknya. Ibu perlu memperhatikan asupan nutrisi yang diterima si Kecil. Saat usia 8 bulan si Kecil mulai diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). Dengan MPASI kebutuhan nutrisi si Kecil akan terpenuhi. Tentu saja si Kecil tetap mengonsumsi ASI karena menjadi sumber utama nutrisi si Kecil. MPASI berupa makanan padat yang bertekstur kasar. Ibu harus menghaluskan makanan tersebut sebelum dimakan si Kecil. Pemberian MPASI juga melatih si Kecil untuk mengunyah makanan. Sehingga dapat membantu dalam pertumbuhan gigi.

Ibu harus membuat MPASI sendiri karena lebih hemat, bersih, dan variatif. Jangan memberikan MPASI instan kepada si Kecil karena kandungan nutrisinya mungkin rendah. Ibu dapat membuat berbagai kombinasi MPASI. Misalnya bubur pisang susu, bubur beras merah kombinasi sayur dan daging ayam, pure jagung manis, bubur kacang hijau kombinasi wortel, dan bubur kentang gurih.

Jangan memasak sayur dicampur langsung dengan nasi atau ayam. Jika dicampur dalam satu kali masak maka nutrisi dalam sayur akan hilang karena terlalu lama dimasak. Sajikan makanan yang hangat untuk si Kecil. Masaklah MPASI untuk sekali makan dan jangan panaskan makanan karena nutrisinya akan hilang. Jika harus memanaskan gunakanlah air hangat dalam panci.

Selain makanan pendamping, si Kecil juga bisa diberikan finger food. Finger food adalah makanan yang bisa dipegang atau digenggam oleh si Kecil. Makanan ini diberikan di sela-sela MPASI. Dalam sehari berikan si Kecil empat kali finger food. Makanannya seperti pisang yang dipotong kecil, sehingga bisa dipegang oleh tangan mungilnya. Potongan makanan yang terlalu besar ditakutkan akan membuat si Kecil tersedak.

Pastikan makanan yang Ibu berikan pada si Kecil kaya akan nutrisi dan vitamin. Sehingga makanan tersebut memberikan kekuatan pada fisik si Kecil dan membantu pertumbuhannya. Terus awasi si Kecil karena usianya memasuki usia aktif bergerak ke sana kemari. Ibu harus hati-hati dengan barang di sekitar yang dapat melukai si Kecil. Sediakan tempat yang nyaman dan aman untuk tumbuh kembang si Kecil sehingga menjadi anak yang kuat.