Whatsapp Share Like
Simpan

Memberikan ASI eksklusif artinya memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan si Kecil untuk tumbuh sehat, kuat, dan pintar. Ini tidak mengherankan karena memang ASI sudah mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan si Kecil termasuk enzim yang berguna untuk mencernanya.

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul dari para Ibu adalah berapa banyak kebutuhan si Kecil setiap kali menyusu? Ibu tidak perlu khawatir dan cemas mengenai masalah ini karena kebutuhan setiap bayi berbeda-beda. Terkhusus untuk bayi 0-6 bulan yang memang memerlukan ASI secara maksimal. Namun apabila Ibu masih bingung untuk memberikan patokan kapan si Kecil harus mulai menyusu dan kapan harus berhenti, Ibu bisa mengikuti pola umum di bawah ini.

Hari Pertama

Hari pertama kehidupannya, si Kecil hanya bisa menampung makanan sebesar kelereng di lambungnya. Pada waktu ini si Kecil cukup mendapatkan 1 sendok teh atau 7 ml tiap kali menyusui. Berilah ASI sesuai dengan keinginan si Kecil. Namun untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya, setidaknya si Kecil perlu menyusu 3-8 kali sehari dengan durasi 10-15 menit.

Hari Kedua dan Ketiga

Jumlah kebutuhan ASI pada bayi umur 2 hari langsung meningkat dua kali lipat menjadi 14 ml (sekitar 2-3 sendok teh). Dan pada hari ketiga dan keempat meningkat lagi menjadi 38 ml dan 58 ml tiap kali menyusu. Ibu tetap memberikan ASI sesuai keinginan si Kecil. Antara hari kedua hingga keempat tidak ada perbedaan frekuensi pemberian susu, yakni 5-10 kali per hari.

Hari Kelima dan Keenam

Di dua hari ini kebutuhan si Kecil untuk disusui meningkat menjadi 8-12 kali per hari.

Artikel Sejenis

Hari Ketujuh

Di minggu pertama kebutuhan ASI si Kecil terus berubah. Begitupun di hari ketujuh. Pada akhir minggu pertama ini si Kecil setidaknya mendapatkan 65 ml ASI setiap kali menyusu. Ini bisa diberikan dengan menyusui si Kecil tiap 2-3 jam dengan durasi 10 menit. Dan kini si Kecil sudah bisa mengonsumsi ASI hingga payudara kosong.

Minggu Kedua Sampai Keempat

Melewati minggu pertama si Kecil menyusu hanya 7-9 kali per hari. Ini bukan karena dirinya membutuhkan lebih sedikit nutrisi. Kebutuhan si Kecil akan ASI tetap meningkat yakni 60-90 ml tiap menyusu pada minggu kedua dan 90-120 ml ketika memasuki minggu keempat. Ini karena si Kecil lebih andal menyusu sehingga dia bisa mendapatkan cukup banyak ASI dalam waktu yang singkat.

Bulan Pertama

Menjalani bulan pertama, Ibu sebaiknya bersiap dengan durasi menyusu si Kecil yang akan meningkat pesat. Sebelum menyusui, Ibu dan si Kecil harus benar-benar berada dalam posisi yang nyaman karena si Kecil bisa saja menyusu hingga satu jam. Selain durasi, frekuensinya pun meningkat menjadi setiap 1-2 jam sekali. Ibu juga harus tetap memberikan ASI kapanpun si Kecil meminta. Tidak heran jika pada usia ini Ibu akan merasa sangat kelelahan.

Bulan Kedua dan Ketiga

Bayi usia ini juga memiliki durasi menyusu yang sama seperti ketika dia berusia 1 bulan, yakni satu jam atau bahkan lebih untuk bayi laki-laki. Karena kebutuhan ASI yang banyak di bulan ini, jangan segan-segan membangunkan si Kecil yang lebih banyak tidur di malam hari untuk disusui.

Bulan Keempat

Karena si Kecil pada usia ini sudah bisa diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI, maka jumlah ASI yang diberikan Ibu otomatis berkurang. Namun sebaiknya Ibu tidak menguranginya secara drastis. Ibu bisa memberikan ASI sebanyak tiga kali sehari yakni pagi, siang, dan malam. Ketika si Kecil ingin tidur ataupun bangun tengah malam, Ibu tetap harus memberikan ASI kepadanya.

Bulan Kelima dan Keenam

Jadwal menyusui si Kecil di bulan kelima dan keenam tidak jauh berbeda dengan bulan keempat. Ibu bisa menyusui sebanyak tiga kali sehari yakni pagi, siang, dan malam serta ketika si Kecil terbangun tengah malam. Perkenalkan lebih banyak makanan pendamping ASI untuk melengkapi nutrisinya.

Inilah kebutuhan dan pola pemberian ASI sejak lahir hingga usianya menginjak setengah tahun. Namun Ibu sebaiknya tidak selalu berpatokan pada hal ini karena kebutuhan tiap bayi berbeda-beda. Jika Ibu bingung kapan si Kecil merasa cukup mendapatkan ASI, Ibu bisa melihat dari tanda-tanda yang si Kecil berikan. Jika si Kecil menyusu dengan baik, mereka akan melepaskan payudara Ibu begitu ia kenyang. Dan sebaliknya, jika si Kecil masih merasa lapar maka dia akan bergerak menuju payudara Ibu ataupun menangis.

Kebutuhan gizi si Kecil memang berubah seiring dengan bertambahnya usia. Namun, jangan khawatir karena produksi ASI pada Ibu pun akan mengikuti kebutuhan si Kecil. Semakin banyak Ibu menyusui, maka semakin banyak pula ASI yang Ibu hasilkan begitu pula sebaliknya.