Whatsapp Share Like
Simpan

Pernahkah Ibu mendengar kasus leukosit tinggi pada anak? Saya lumayan sering mendengarnya, Bu. Menurut beberapa informasi yang saya baca, kondisi ini jangan sampai disepelekan, sebab dapat menjadi pertanda adanya sesuatu yang tidak normal pada tubuh anak. Supaya Ibu lebih waspada, saya akan berbagi informasi seputar leukosit pada anak. Langsung disimak ya, Bu.

Mengenal Leukosit

Leukosit, atau yang lebih dikenal sebagai sel darah putih, adalah sel darah yang berfungsi untuk melawan masuknya zat asing atau memerangi infeksi dalam tubuh. Leukosit diproduksi di sumsum tulang belakang dan menjadi hal penting dari sistem kekebalan tubuh karena menghasilkan antibodi yang dapat menangkal virus, bakteri, atau zat asing yang dapat membahayakan tubuh.

Demam merupakan salah satu tanda bahwa sel darah putih sedang bekerja melawan zat asing atau memerangi infeksi tersebut. Jumlah leukosit pada anak normalnya berkisar 4.500 hingga 10.000 untuk setiap mikroliter darah. Jumlah pasti leukosit tiap anak bisa saja berbeda-beda. Namun, jumlah tersebut akan kian berkurang seiring bertambahnya usia pada anak.

Waspadai Naiknya Kadar Leukosit pada Anak

Dalam beberapa kondisi, sel darah putih pada tubuh anak berada pada jumlah yang tinggi. Kondisi tersebut tentunya menjadi hal yang perlu Ibu waspadai karena dapat menjadi pertanda adanya ketidaknormalan pada tubuh anak. Apalagi, sistem imun anak masih dalam perkembangan yang terbilang belum cukup kuat dan sempurna.

Kadar leukosit tinggi pada anak mengindikasi bahwa tubuh sedang berusaha melawan infeksi atau masuknya zat asing. Ibu perlu waspada dan perlu mengetahui cara mengatasi kelebihan leukosit tersebut. Jika perlu, segeralah periksakan kondisi tubuh anak kepada dokter jika dirasakan ada gejala aneh pada dirinya.

Artikel Sejenis

Adakah Dampaknya?

Perlu Ibu ketahui, jumlah sel darah putih yang berlebih pada anak jika terus dibiarkan akan memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan anak, antara lain:

  1. Demam Berulang-ulang

    Demam merupakan tanda sel darah putih sedang melawan zat asing atau infeksi yang masuk dalam tubuh. Jika jumlah sel darah putih berlebih, anak akan mudah terserang demam karena kerja sel darah putih juga semakin meningkat. Segeralah berkonsultasi pada dokter agar demam anak tidak membuat kesehatannya berangsur memburuk.

  2. Infeksi

    Leukosit yang terlalu banyak bisa mengindikasi adanya serangan infeksi yang mungkin berbahaya, seperti, hepatitis, infeksi telinga, saluran pernapasan, ataupun tifoid.

  3. Gangguan Limpa

    Gangguan pada limpa dan hati (liver) pada anak juga merupakan efek samping jumlah leukosit yang berlebih. Jika anak sering mengeluh nyeri pada perut ataupun mual, segeralah berkonsultasi kepada dokter tentang kondisinya.

  4. Leukemia

    Kanker darah atau leukemia merupakan efek samping yang paling berbahaya yang harus Ibu cegah agar tidak menyerang anak. Jumlah sel putih yang melebihi batas wajar mengindikasi banyaknya zat asing atau infeksi yang menyerang tubuh anak.

Gejala yang ditunjukkan pada gejala leukosit tinggi pada anak sebenarnya hampir sama dengan gejala penyakit ringan lainnya. Namun, penting bagi Ibu untuk tetap mewaspadai kondisi tersebut pada buah hati. Untuk menghindari efek sampingnya, Ibu harus rajin melakukan cek darah pada anak di laboratorium. Ibu juga dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga medis terkait untuk mengetahui bagaimana cara menurunkan leukosit pada anak. Selain itu, biasakanlah pola hidup yang sehat dan berikan asupan nutrisi yang tinggi agar sistem imun anak kuat, tidak mudah terinfeksi bakteri ataupun virus. Dengan begitu, kesehatan anak pun akan selalu terjaga.

Masih memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak? Tanyakan saja di laman Tanya Pakar. Ibu akan mendapatkan jawaban langsung dari ahlinya. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi dulu ya, Bu.