Whatsapp Share Like
Simpan

Saat si Kecil akhirnya lahir dengan sehat dan selamat adalah momen yang sangat disyukuri oleh orang tua manapun. Ketika matanya yang mungil perlahan terbuka dan menatap Ibu rasanya sakit saat persalinan lenyap begitu saja. Si Kecil dan Ibu saling menatap penuh kasih. Tapi tahukah Ibu bagaimana sebenarnya kemampuan melihat bayi yang baru lahir? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

Usia 1 bulan

Ketika si Kecil hadir di dunia dan membuka mata, saat itu indra penglihatannya sudah mulai berfungsi. Akan tetapi kemampuannya dalam melihat masih sangat minim. Pada bulan pertama kemampuan melihat si Kecil belum detail dan hanya dalam warna abu, hitam, dan putih. Jarak pandangnya pun masih relatif pendek sekitar 30 cm saja. Mata bayi juga masih tidak sangat sensitif terhadap cahaya. Jadi tidak masalah jika lampu kamar si Kecil dihidupkan, si Kecil tidak akan silau.

Saat si Kecil baru lahir otot matanya masih sangat lemah, sehingga hanya kelopak mata saja yang membuka dan menutup. Mata si Kecil seakan seperti boneka, ia akan tertutup ketika digendong terlentang, dan akan tervuka jika Ibu menggendongnya tegak. Selain itu refleks mata juga masih sangat lemah. Sebaiknya Ibu berhati-hati ketika memandikan si Kecil, supaya air tidak masuk ke matanya yang masih lemah refleks berkedipnya.

Pada usia 1 bulan ini, si Kecil mulai belajar mengenal warna-warna di sekitarnya. Warna yang cepat ditangkap oleh mata si Kecil yaitu merah, kuning, oranye, dan hijau. Untuk beberapa warna seperti biru dan ungu, mungkin akan sedikit lebih lama untuk dikenali karena kedua warna tersebut memilki panjang gelombang yang lebih pendek.

Usia 2- 3 bulan

Perkembangan dalam melihat sudah semakin terlihat saat usia 2 bulan. Bola mata si Kecil sudah bisa bergerak lebih baik seperti melirik kanan dan kiri. Si Kecil mulai bisa mengikuti objek yang bergerak di depannya. Pada usia ini si Kecil mulai belajar untuk memfokuskan matanya. Ibu bisa membantunya dengan mendekatkan wajah Ibu ke si Kecil saat berbicara dengannya. Selain itu untuk menguatkan motorik mata, Ibu bisa menggunakan mainan yang memiliki warna menarik untuk menstimulus kerja otot si Kecil mengikuti gerakan mainan tersebut.

Artikel Sejenis

Nah, memasuki usia ini mata si Kecil menjadi lebih sensitif daripada sebelumnya. Kemampuan melihat warna juga semakin meningkat, Ibu bisa membantu merangsang kemampuan mata si Kecil dengan sering memperlihatkan objek warna biru. Dikarenanakan mata yang lebih sensitif, sebaiknya Ibu sedikit meredupkan lampu kamar di saat malam hari, supaya si Kecil lebih nyaman untuk tidur.

Usia 4-6 bulan

Pengelihatan si Kecil sudah dapat melihat seperti orang dewasa. Kemampuan matanya semakin signifikan. Si Kecil mampu melihat semua warna pada pelangi. Ketajaman matanya semakin akurat dan otot matanya semakin kuat sehingga dapat menggerakkan bola mata lebih cepat. Pada usia ini si Kecil sudah mulai dapat mensingkronkan tangan dan matanya. Sehingga ia mulai bisa meraih mainan yang ada di depannya. Ibu perlu berhati-hati ketika memakai kalung dan rambut sebaiknya tidak terurai karena bisa diraih si Kecil. Saat berusia 5 bulan si Kecil sudah semakin teliti dalam melihat benda. Matanya akan semakin detail dengan melihat objek yang kecil.

Usia lebih dari 7 bulan

Si Kecil semakin pintar dan detail dalam melihat benda-benda. Ia sudah bisa mengira jarak benda di depannya. Si Kecil akan semakin lincah kerena ia sudah bisa merangkak dan dengan mudah untuk mengambil mainannya sendiri. Sebaiknya jangan tempatkan benda-benda yang berbahaya dari jangkauan si Kecil.

Saat usia ini si Kecil sedang mengembangkan kemampuan yang ada pada dirinya, ia sedang mengeksplorasi koordinasi bagian-bagian tubuhnya. Ibu perlu cermat dan tekun dalam mengawasi si Kecil. Sangat memungkinkan si Kecil mengalami cedera atau memar ketika ia sedang berusaha mengeksplor lingkungannya. Dari segi fisik, iris mata si Kecil akan berubah dari yang  tadinya biru bisa menjadi coklat, hijau, abu-abu, atau campuran warna. Si Kecil akan dapat melihat dengan jelas seperti orang dewasa ketika usianya lebih dari 12 bulan.

Itulah tadi tahapan perkembangan mata si Kecil dari usia baru lahir hingga ia dapat melihat hampir seperti manusia dewasa. Sebaiknya Ibu perhatikan setiap tahap perkembangannya. Jika dirasa ada kejanggalan dalam kemampuan melihat si Kecil, Ibu bisa berkonsultasi ke petugas medis untuk mencari tahu penyebabnya. Selain itu dalam upaya meningkatkan kemampuan melihat si Kecil, Ibu bisa membantu untuk melatih mata si Kecil sesuai dengan tahapan pengelihatannya.