Whatsapp Share Like
Simpan

Makanan menjadi sumber utama untuk tubuh si Kecil. Tidak semua makanan yang ada bisa dikonsumsi si Kecil. Ibu harus bisa memilih makanan yang bergizi dan tidak membawa penyakit bagi si Kecil. Salah satu makanan yang harus dihindari oleh si Kecil adalah es krim. Es krim menjadi makanan kesukaan banyak orang. Namun si Kecil belum bisa mengonsumsi makanan lezat ini bila usianya belum tepat.

Si Kecil baru bisa makan es krim saat usianya memasuki 1 tahun namun tetap dalam porsi yang sedikit. Saat usianya 1 tahun bisa dikenalkan dengan makanan olahan dari susu seperti keju, mentega, termasuk es krim. Si Kecil perlu dikenalkan dengan berbagai makanan agar memperkaya indra pengecapnya. Namun saat si Kecil masih di bawah 1 tahun makanan olahan tersebut masih perlu dihindari. Sistem pencernaan si Kecil belum sempurna sehingga belum bisa mencerna berbagai jenis makanan.

Saat usia si Kecil di bawah 1 tahun tidak dianjurkan memberikan es krim. Es krim tidak dianjurkan karena kemungkinan mengandung pengawet. Hampir semua es krim yang dijual di supermarket mengandung zat pengawet. Pengawet tentunya memberikan efek yang buruk bagi kesehatan si Kecil. Zat pengawet yang terkandung dalam es krim berupa nitrat atau nitrit. Kandungan nitrat ini bisa ditemukan dalam produk keju, daging, dan ikan.

Kandungan nitrat bisa berisiko memunculkan tumor dalam saluran pencernaan dan sistem saraf, sehingga bisa memicu gangguan tiroid. Sistem pencernaan yang belum sempurna belum bisa terpapar zat pengawet. Maka agar lebih aman tunggulah usianya sampai 1 tahun lebih untuk mengonsumsi es krim atau makanan lain. Meskipun makanan tersebut lezat, Ibu harus perhatikan kesehatan tubuh si Kecil. Pertumbuhan si Kecil harus tetap baik agar menjadi anak yang pintar.

Selain kandungan pengawet, es krim juga mengandung susu sapi. Kebanyakan es krim memang berbahan utama susu sapi. Menghindari konsumsi susu sapi sebelum usia 1 tahun akan mencegah terjadinya reaksi alergi protein susu sapi. Ibu sebaiknya tetap memberikan asupan susu dari ASI karena sangat penting untuk tumbuh kembangnya. ASI juga bisa memberikan kekebalan tubuh agar si Kecil tetap kuat dari berbagai penyakit.

Susu sapi dan kandungan lain dalam es krim biasanya sulit dicerna oleh perut si Kecil. Jika si Kecil mengonsumsi es krim bisa menyebabkan berkumpulnya gas yang membuat si Kecil sakit. Ibu sebaiknya tidak memberikan es krim bila hanya menimbulkan penyakit kepada si Kecil. Masih banyak jenis makanan yang sehat dan bermanfaat untuk si Kecil. Buatlah olahan makanan dari buah atau sayuran yang disukai si Kecil.

Es krim juga mengandung gula tambahan. Kebanyakan anak menyukai es krim karena rasa manis dan sensasi dingin yang diberikan. Rasa manis tersebut tentu membutuhkan gula tambahan dalam proses pembuatannya. Si Kecil dengan usia di bawah satu tahun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi gula dan garam. Tubuhnya belum bisa mengolah gula dan garam dengan baik. Bila ingin diberikan pun harus diberikan dengan takaran sesedikit mungkin.

Kemungkinan hadirnya bakteri dalam es krim yang dibeli di supermarket atau dibuat sendiri juga cukup besar. Bakteri ini akan menyebabkan infeksi pada si Kecil karena daya tahan tubuh anak di bawah 1 tahun belum sempurna. Menghindari konsumsi es krim akan mengurangi risiko terkena bakteri. Ada baiknya bila menghindari penyakit daripada mengobati. Bakteri memang bisa ditemukan di mana pun sehingga Ibu sebaiknya tetap menjaga kebersihan makanan dan tubuh si Kecil.

Beberapa hal di atas merupakan alasan si Kecil tidak disarankan mengonsumsi es krim. Masih banyak jenis makanan yang bisa Ibu berikan kepada si Kecil. Ibu bisa memberikannya jus buah yang disukai. Jus buah akan lebih bermanfaat untuk tubuhnya. Pemilihan makanan memang sangat penting agar pertumbuhan si Kecil tetap baik. Sehingga dia tumbuh menjadi anak pintar dan kuat. Ibu perlu bersabar bila ingin memberikan es krim kepada si Kecil.

Jika ingin memberikan es krim berikan setelah usia si Kecil 1 tahun lebih. Perhatikan juga kebersihan es krim agar tidak terkena bakteri. Ibu sebaiknya mengecek komposisi es krim tersebut. Pastikan bahan-bahannya tidak merugikan tubuh si Kecil. Berikanlah dengan porsi yang sedikit, sekadar memberi tahu si Kecil rasa es krim. Setidaknya berikan 1-2 sendok makan dalam seminggu. Bila si Kecil terlalu menyukai es krim, Ibu bisa berikan makanan alternatif lainnya. Misalnya seperti buah-buahan segar, yoghurt, smoothies, dan agar-agar. Usahakan, konsumsi es krim tidak boleh terlalu berlebihan ya Bu, karena tidak baik untuk tubuh si Kecil.