Whatsapp Share Like
Simpan

Anak merupakan anugerah terindah dan sumber kebahagiaan utama bagi orangtua, apalagi bagi yang pertama kali menjadi orangtua. Kebahagiaan tersebut pun akan semakin bertambah ketika mengetahui bahwa orangtua memiliki bayi kembar, bahkan dari tanda awal kehamilan hingga proses melahirkan.

Kehamilan kembar memang memiliki persentase yang lebih sedikit daripada kehamilan tunggal. Oleh karena itu, umumnya bayi kembar akan membutuhkan penanganan tersendiri dalam perawatannya, baik sebelum maupun sesudah dilahirkan. Selain Ibu perlu mencukupi kebutuhan nutrisi tiga orang sekaligus, setelah itu mengurusnya pun lebih sulit daripada melahirkan bayi tunggal.Walaupun terbilang tidak mudah, merawat bayi kembar dapat menjadi menyenangkan dan memiliki tantangan yang mengasyikkan. Untuk membantu Ibu menjadikan hal tersebut menjadi menyenangkan, berikut merupakan 5 tips yang dapat Ibu lakukan dalam merawat bayi kembar:

  1. Membuat Jadwal Teratur

    Membuat jadwal yang teratur pada bayi kembar bisa mempermudah Ibu dalam merawat keduanya. Ibu sebaiknya mempelajari dan dapat membuat jadwal khusus bagi bayi kembar seperti, jadwal tidur, jadwal menyusui, jadwal mengganti popok, dan sebagainya. Ibu juga perlu membuat jadwal makan jika si kembar sudah memasuki fase Makanan Pendamping ASI (MPASI). Jika Ibu masih kesulitan dan tidak tahu cara mengaturnya, Ibu bisa menghubungi dokter spesialis anak untuk berkonsultasi terkait hal tersebut.

    Si kembar yang telah diajarkan untuk memiliki jadwal yang teratur akan mampu beradaptasi dengan pola jadwal yang Ibu atur. Ibu juga harus pintar dan berkomitmen penuh dalam menjaga jadwal tersebut. Jika ada seseorang yang bisa membantu Ibu, maka Ibu dapat mengatur jadwal si kembar secara bersamaan, namun jika Ibu sendirian aturlah jadwal secara bergantian. Perlu Ibu ketahui, jika Ibu juga perlu memiliki waktu istirahat yang cukup.

  2. Minta Bantuan dan Libatkan Peran Ayah

    Ibu sebaiknya jangan ragu untuk meminta bantuan kepada teman atau saudara untuk mengurus si kembar. Mengurus bayi tunggal cukup terbilang melelahkan bagi orangtua, maka saudara atau teman Ibu pun juga akan mengetahui jika Ibu membutuhkan bantuan untuk mengurus si kembar. Libatkan juga peran Ayah dalam merawat mereka. Mintalah sang Ayah untuk melakukan hal-hal seperti mengganti popok ataupun menggendong si kembar. Dengan melibatkan peran Ayah, selain mempermudah Ibu, melibatkan peran Ayah juga dapat membangun ikatan antara Ayah dengan si kembar.

    Artikel Sejenis

  3. Tak Harus Memberi Pakaian Yang Sama

    Tradisi memberi pakaian yang sama kepada bayi kembar memang bukanlah hal buruk, melihat si kembar memakai pakaian yang sama memang terlihat lebih lucu. Namun, pakaian yang sama bisa membuat si kembar bingung atas identitas diri masing-masing karena selalu dianggap sama. Biasakan si kembar untuk menemukan identitas dirinya sejak dini karena kelak mereka akan menemui masalah dan situasi yang berbeda-beda. Memperlakukan bayi kembar dengan kesamaan-kesamaan akan membuat proses menemukan jati dirinya terganggu.

  4. Bergabung Komunitas

    Bergabung komunitas merupakan salah satu cara yang dapat Ibu lakukan untuk mengetahui bagaimana menjadi orangtua yang pintar dalam merawat bayi kembar dengan baik. Tak hanya mendapat informasi, Ibu juga bisa bertukar cerita dan menemukan teman yang memiliki nasib dan perjuangan yang sama dalam merawat bayi. Salin berbagi cerita melalui komunitas juga membuat Ibu mengatasi masalah dan bisa mengurangi stress yang mungkin Ibu alami.

  5. Selalu Sediakan Botol ASI

    Berbeda dengan memiliki bayi tunggal dimana Ibu bisa menyusui bayi kapanpun, mengasuh bayi kembar membuat Ibu tidak selalu bisa menyusui si kembar secara langsung (dengan payudara) bersamaan. Ibu sebaiknya selalu menyediakan ASI yang ditaruh botol, dan Ibu bisa melatih si kembar secara bergantian untuk menyusu melalui botol. Cara tersebut nantinya juga akan bermanfaat saat Ibu dan si kembar bepergian.

    Ibu yang menyusui bayi kembar umumnya khawatir jika ASI akan habis. Jangan khawatir Bu, semakin banyak ASI yang disedot maka ASI juga akan semakin banyak. Jangan ragu untuk membeli booster ASI untuk menjaga kecukupan ASI. Ibu juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh seperti meminum Frisian Flag Mama Tahap 0 SUPRIMA yang bisa diminum baik saat hamil ataupun menyusui, agar ASI yang dikeluarkan tetap berkualitas dan bermanfaat bagi si kembar.

Selain tips di atas, penting juga bagi Ibu untuk tidak membanding-bandingkan si kembar. Bayi kembar meskipun lahir pada waktu yang sama dan wajah yang hampir serupa, bukan berarti memiliki sifat dan karakter yang serupa pula. Ibu perlu mengetahui bakat dan keterampilan masing-masing, dan mengetahui bagaimana mengatasi sikap masing-masing. Ada yang mungkin perlu dilakukan secara lembut, ada juga yang mungkin perlu diperlakukan secara tegas. Meskipun kembar, si kembar memiliki sifat dan karakter masing-masing yang perlu Ibu hargai.