Whatsapp Share Like
Simpan

Tumbuh kembang si Kecil berlangsung dengan cepat pada usia 0-24 bulan. Pada bayi usia 1 bulan, pertumbuhan dapat dipantau mulai dari berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala. Berat badan bayi biasanya akan melonjak hingga dua kali lipat pada usia 5 bulan. Meskipun tidak semua bayi memiliki pertumbuhan yang sama karena dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan. Untuk usia 1 bulan pertama, pertambahan badan bayi kurang lebih 700 – 1000 gram per bulannya. Sedangkan untuk pertambahan tinggi dan lingkar kepala memang belum terlalu terlihat seperti halnya pertambahan berat.

Pada masa keemasan pertumbuhannya, penting untuk memahami nutrisi yang diperlukan si Kecil. ASI menjadi nutrisi utama yang dibutuhkan seorang bayi dalam masa awal pertumbuhannya. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa ASI lah yang mampu mencukupi semua nutrisi yang diperlukan si Kecil. Namun, pada beberapa kondisi tertentu ada bayi yang tidak mendapatkan ASI sehingga memerlukan susu formula untuk  menunjang nutrisi yang diperlukan. Berkonsultasilah dengan tenaga medis untuk mendapatkan saran yang tepat untuk penggunaan susu formula.

  1. Kolostrum sebagai antibodi
    Pada 1-5 hari setelah melahirkan, kolostrum adalah yang pertama kali keluar pada ASI sebelum susu yang sebenarnya. Kolostrum ini berwarna kekuningan dan lebih kental. Memiliki kandungan immunoglubolin dan antibodi yang sangat tinggi sekaligus mudah dicerna oleh bayi. Nutrisi dari kolostrum sangat dibutuhkan karena mengandung protein, karbohidrat, vitamin, lemak, dan mineral. Oleh karena itu, penting untuk memberikan ASI sejak hari pertama untuk si Kecil karena dapat merangsang sistem kekebalan tubuhnya sehingga ia dapat memproteksi tubuhnya supaya lebih kuat.
  2. Laktosa sebagai sumber karbohidrat
    Sebesar 87,5% ASI mengandung air, sehingga bayi tidak memerlukan tambahan air atau makanan pendukung lainnya. Terkecuali pada beberapa kondisi medis tertentu dimana seorang bayi harus mengonsumsi asupan tambahan atau obat. Meskipun sebagian besar terdiri atas air, ASI mampu memberikan rasa kenyang pada bayi karena memiliki sumber karbohidrat yaitu laktosa. Selain mengenyangkan, laktosa bermanfaat untuk perkembangan otak serta saraf pertumbuhan yang berpengaruh juga terhadap kecerdasan si Kecil. Asam sialat termasuk dalam golongan karbohidrat dan banyak ditemui dalam susunan saraf manusia, termasuk di otak. Asam sialat nantinya berperan penting untuk membentuk molekul gangliosida yang berfungsi merangsang saraf untuk bekerja membentuk memori otak jangka panjang.
  3. Lemak untuk perkembangan otak
    Pada usia 1 bulan, seorang bayi membutuhkan nutrisi yang bermanfaat untuk merangsang perkembangan otaknya. ASI memiliki nutrisi yang dibutuhkan otak si Kecil, salah satunya adalah lemak. Kandungan lemak pada ASI terdiri atas lemak omega 3 dan omega 6. Tidak hanya itu saja ASI juga memberikan zat penting untuk otak, yaitu AA dan DHA. Kedua kandungan tersebut dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan si Kecil sehingga kelak menjadi anak yang pintar.
  4. Vitamin dan mineral untuk pertumbuhan tulang dan otot
    Tidak ketinggalan, si Kecil memerlukan vitamin dan mineral pada asupan makanannya. Vitamin B, C, dan asam folat dibutuhkan si Kecil untuk meningkatkan kemampuan otak serta daya tahan tubuh. Mineral seperti zinc dan kalsium dibutuhkan dalam pertumbuhan tulang  dan rangka yang kuat sekaligus membantu metabolisme pada tubuh si Kecil.

Pantau tumbuh kembang si Kecil

Memasuki usia 1 bulan, si Kecil mengalami banyak perkembangan baik fisik serta mentalnya yang tentu saja juga memengaruhi pertumbuhannya. Sebagai orang tua selalu berharap si Kecil sehat dan kuat sehingga pertumbuhannya dapat maksimal. Umumnya si Kecil akan semakin sering meminta ASI, rata-rata pada bulan pertama si Kecil membutuhkan sekitar 120 hingga 150 ml. Meskipun jumlah tersebut bervariasi antara satu bayi dengan bayi lainnya.

Pemberian ASI eksklusif selama 0-6 bulan sangat disarankan karena ASI mampu mencukupi berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Menjadi harapan setiap orang tua untuk menyaksikan anaknya tumbuh tinggi dengan tulang kuat dan sehat. Setiap perkembangan khususnya di awal pertumbuhan ini perlu menjadi perhatian sehingga akan lebih baik jika pertumbuhan tersebut dipantau dengan detail, mulai dari berat badan, pertambahan tinggi badan, kemampuan sensorik, dan gerakan-gerakan motoriknya.

Artikel Sejenis