Share Like
Simpan

Ibu, bagaimana proses tumbuh kembang si Kecil saat ini? Semoga ia sehat selalu, ya. Di sela-sela aktivitasnya hari ini, coba perhatikan tingkah laku si Kecil. Apakah ia sudah semakin mahir mengontrol leher dan kepalanya serta dapat duduk tegak? Atau mulai tertarik dengan makanan yang tersaji di meja makan? Jika iya, inilah saat yang tepat  untuk mulai mengenalkan makanan bayi yang padat bagi si Kecil

Kebutuhan nutrisinya yang semakin meningkat merupakan salah satu alasan mengapa si Kecil memerlukan makanan bayi selain ASI.  Zat besi salah satunya. Di 6 bulan pertamanya, kebutuhan zat besi si Kecil dapat diperolehnya dengan mudah dari ASI serta "tabungan" gizi selama ia berada di dalam kandungan Ibu. Namun, seiring dengan pertumbuhannya, "tabungan" tersebut semakin menipis sehingga si Kecil membutuhkan asupan gizi dan nutrisi dari sumber makanan lainnya. 

Apa Ibu sudah menentukan makanan pertama yang ingin Ibu kenalkan untuknya? Pakar kesehatan menyarankan agar Ibu memilih buah dan makanan yang tidak terlalu manis dulu untuk makanan pertamanya, agar si Kecil nantinya tidak memilih-milih makanan, terutama yang rasanya tidak manis.   Karena itu, alpukat bisa menjadi salah satu pilihan yang baik untuk si Kecil.  Selain teksturnya yang lembut dan mudah dicerna, buah yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah ini juga memiliki kandungan yang berlimpah, lho. Inilah beberapa jenis nutrisi yang bisa Ibu temukan di dalam alpukat:

 

  1. Buah yang satu ini merupakan sumber lemak monosaturasi yang baik untuk kesehatan jantung. 
  2. Kandungan lemak “baik” yang terdapat di dalam alpukat  juga penting bagi pertumbuhan otak serta sistem saraf si Kecil.  Lemak “sehat” ini pun dapat meningkatkan kadar kolesterol baik yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas. 
  3. Alpukat memiliki kandungan omega-3 yang ikut berperan dalam proses pembentukan sel pada tubuh si Kecil serta meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. 
  4. Asam folat yang terkandung di dalamnya dapat mendukung proses pertumbuhan sel dan jaringan pada tubuh si Kecil. Seperti yang diungkapkan oleh National Institute of Health’s Office of Dietary Supplements, asam folat sangatlah diperlukan untuk bayi, terutama pada masa di mana sel-sel tubuhnya sedang tumbuh dan berkembang dengan cepat  
  5. Nutrisi omega-3 di dalamnya juga ikut berperan dalam proses pembentukan sel pada tubuh si Kecil serta dapat meningkatkan daya tahan tubuh secara alami. 
  6. Alpukat memiliki 18 jenis kandungan asam amino yang esensial. Kandungan proteinnya yang kaya akan serat juga membuat nutrisi ini lebih mudah diserap oleh tubuh ketimbang sumber protein lainnya seperti daging. 

Dalam mempersiapkan alpukat sebagai makanan bayi, cobalah memilih buah yang tingkat kematangannya cukup dan tidak terlalu matang agar si Kecil dapat menikmati kandungan gizinya secara optimal. Caranya memilihnya mudah, Bu. Cobalah menekan permukaan alpukat terlebih dahulu dan pastikan kulitnya tidak terlalu lembek saat ditekan.  Buah alpukat yang sudah matang biasanya memiliki permukaan kulit yang empuk dan tidak mudah penyok. 

Lalu, bagaimana dengan enyajian buah alpukat untuknya, Bu? Situs Parents.com menyarankan untuk membuat puree yang lembut sebagai sajian makanan padat pertamanya. Ibu tinggal menghaluskan potongan buah alpukat dengan blender, lalu tambahkan air atau ASI jika ingin menambahkan rasa creamy pada puree.  Sebagai tambahan, Ibu juga dapat mengombinasikan potongan pisang dan alpukat untuk membuat menu puree yang kaya akan omega-3 dan potasium. 

Selain mudah untuk disiapkan, alpukat pun memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang bermanfaat bagi pertumbuhan si Kecil saat ini. Rasanya yang lezat tentunya juga akan membuat si Kecil semakin bersemangat saat menyantapnya. Selamat mencoba di waktu makan nanti, Bu!