Share Like
Simpan

Imunisasi merupakan kegiatan yang penting bagi kesehatan balita karena dapat membantu mencegah tubuhnya dari serangan berbagai penyakit. Namun, kegiatan yang wajib dilakukan secara berkala ini sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi si Kecil. Hal ini pun pernah saya alami ketika pertama kali membawa si Kecil untuk imunisasi. Ia tak henti-hentinya menangis dan berontak karena takut dengan jarum suntik. Tidak mau kejadian tersebut terulang kembali, saya pun mencari informasi dari sebuah forum Ibu & Anak tentang bagaimana cara membantu si Kecil agar tetap tenang saat imunisasi dari berbagai sumber. Mau tahu apa saja caranya, Bu? Simak pembahasannya di bawah ini, yuk!

1. Lakukan Persiapan

Sebelum mengajak si Kecil melakukan imunisasi, catat hal apa saja yang ingin Ibu tanyakan seputar kesehatan anak pada dokter nanti. Selain itu, bawa juga dokumen berisi rekam jejak imunisasi dan kesehatan si Kecil ya, Bu. Hal ini dapat membantu memudahkan dokter dalam memberikan penanganan yang tepat padanya sesuai catatan kesehatan balita yang Ibu bawa.

2. Ceritakan yang Sebenarnya pada si Kecil

Di usia prasekolah, si Kecil umumnya mulai mengerti apa yang Ibu katakan padanya. Untuk itu, ada baiknya jika Ibu menceritakan padanya apa itu imunisasi, bagaimana melakukannya, serta manfaat yang bisa ia rasakan. Jika si Kecil mempunyai kakak atau saudara yang sudah pernah diimunisasi, Ibu bisa memotivasi dirinya agar tidak takut karena sang kakak atau saudaranya saja sudah pernah melakukannya. Cara ini dapat memengaruhi psikologi anak, sehingga ia bisa terdorong untuk lebih berani untuk melakukan imunisasi.

3. Alihkan Perhatian si Kecil

Saat tiba waktunya untuk suntikan imunisasi, Ibu bisa memeluk sambil berbicara pada si Kecil dengan lembut. Cara ini bisa membantu mengalihkan perhatiannya dari jarum suntik karena matanya berfokus pada Ibu. Trik lain yang bisa Ibu lakukan adalah membawa mainan kesukaannya atau membacakan cerita dari buku favoritnya.

4. Berikan Pujian

Setelah menerima suntikan imunisasi, berikan pujian pada si Kecil ya, Bu. Katakan betapa bangganya Ibu dengan dirinya karena sudah berani dan kuat dalam melakukan imunisasi, meskipun pada kenyataannya si Kecil terus menangis selama melakukannya. Hal ini bisa membantunya agar merasa lebih tenang dan lega setelah menerima suntikan imunisasi. Dengan pengalaman positif setelah imunisasi, ia pun bisa merasa lebih tenang saat melakukan imunisasi selanjutnya.

5. Minimalkan Efek Samping

Meskipun terbilang normal, efek samping setelah imunisasi seperti rasa ngilu, demam, dan ruam, tentu dapat menganggu kenyamanan si Kecil. Memang hal tersebut tidak berdampak serius pada kesehatan anak, namun ia tentu akan jadi lebih rewel karena merasa tidak nyaman. Untuk membantu meredakannya, Ibu bisa meletakkan handuk dingin di sekitar bekas suntikan, serta memastikannya tetap terhidrasi dengan memberikan asupan air minum yang cukup.

Nah, itulah lima tips yang bisa Ibu lakukan agar si Kecil tetap tenang saat imunisasi. Bagaimanapun kesehatan balita adalah hal yang wajib untuk diutamakan. Oleh karena itu, pastikan Ibu mengajak si Kecil melakukan imunisasi secara berkala ya, Bu. Semoga si Kecil selalu sehat!