Whatsapp Share Like
Simpan

Apakah Ibu kesulitan memikirkan menu makan siang buah hati? Puree (bubur) bayam bisa dijadikan alternatif makanan bayi yang sempurna jika ia sudah berusia 8 bulan. Pada masa ini, sistem pencernaannya sudah siap menerima aneka makanan padat yang terbuat dari buah dan sayur. Namun seperti yang Ibu tahu, bayam adalah satu jenis sayuran yang penyajiannya berbeda dari sayuran lainnya. Oleh karenanya, pengolahan bayam untuk bayi harus benar-benar diperhatikan, tidak boleh asal.
Membuat puree bayam yang lezat untuk bayi tidaklah sulit dan bisa dilakukan dalam beberapa menit saja melalui proses berikut ini:

1. Pilih Bayam Segar

Agar menu MPASI bayi makin lezat dan memberikan manfaat optimal untuk tumbuh kembangnya, pilihlah bayam yang masih segar. Untuk membedakan antara bayam yang segar dan tidak, ciri-cirinya antara lain daunnya berwarna hijau tua, tidak memiliki bintik-bintik hitam, tidak sobek, dan juga tidak berkerut. Jika memungkinkan, pilihlah bayam organik, Bu. Meski harganya lebih mahal, tapi sayuran organik lebih sehat karena bebas pestisida dan jelas lebih baik untuk bayi yang masih sensitif.
Sebelum mengolah bayam menjadi makanan bayi, potong batang dan cuci bayam dengan merendamnya di air dingin selama 2 menit kemudian bilas di bawah air yang mengalir. Setelah itu, tiriskan.

2. Olah dengan Benar

Bayam sangat baik dijadikan makanan bayi karena kaya kalsium dan magnesium yang penting untuk pertumbuhan tulang. Bayam juga mengandung zat besi yang dapat mengoptimalkan produksi sel darah merah, serta kalium yang baik untuk perkembangan otak. Agar nutrisi penting ini tidak hilang begitu saja, Ibu perlu memperhatikan proses pengolahan bayam sebelum dijadikan puree.
Bayam yang telah dicuci cukup dikukus selama 5 menit untuk menjaga kandungan nutrisi di dalamnya. Setelah itu, rendam bayam dalam air matang dingin selama kurang lebih 3 menit untuk menghentikan proses pemasakan yang disebabkan uap panas selama pengukusan.

3. Haluskan dengan Blender

Untuk mendapatkan puree bayam untuk bayi dengan rasa yang lezat dan mudah ia konsumsi, haluskan sayuran ini dengan blender atau food processor hingga teksturnya menyerupai bubur. Ibu bisa menambahkan sedikit air untuk membuatnya lebih lembut dan mencampurkan sayuran lain seperti wortel dan kentang manis agar rasanya semakin lezat. Tak lupa, tambahkan protein hewani supaya nutrisinya semakin lengkap.

4. Perhatikan Penyimpanan

Ibu sebaiknya tidak memasak terlalu banyak puree bayam sehingga bisa langsung habis dalam sekali makan. Jika ini pertama kalinya bayi Ibu mengonsumsi bayam atau ia memiliki alergi, sebaiknya Ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli nutrisi ataupun tenaga medis untuk menghindari terjadinya gangguan kesehatan.

Artikel Sejenis

5. Segera Habiskan Setelah Dimasak

Bayam juga sebaiknya segera dikonsumsi dan dihabiskan. Mengapa? Penyebabnya adalah kandungan zat besi tinggi di dalam bayam bila terlalu lama tercampur dengan udara dapat menimbulkan reaksi negatif berupa senyawa kimia bernama Ferro.
Ferro merupakan senyawa kimia yang bersifat racun untuk tubuh. Tak hanya Ferro saja, di dalam bayam juga terdapat senyawa kimia nitrat (NO3) yang jika teroksidasi akan berubah menjadi nitrit (NO2), senyawa yang juga bersifat racun.

Sejatinya tidak ada batasan waktu yang akurat tentang berapa lama waktu yang aman untuk mengonsumsi bayam setelah dimasak. Sebagai cara untuk mengetahui apakah bayam tersebut masih aman untuk dikonsumsi atau tidak adalah melalui perubahan warnanya. Bayam yang sudah berubah menjadi kehitaman tandanya sudah terjadi oksidasi dan sudah tidak boleh untuk dikonsumsi. Biasanya proses oksidasi ini terjadi pada 4 hingga 5 jam setelah dimasak.

Kandungan Bayam

Bayam merupakan sayuran yang cocok disajikan sebagai makanan bayi karena mengandung banyak nutrisi. Diantara kandungan nutrisi bayam adalah vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin K, thiamin, riboflavin, folat, dan niasin yang sangat dibutuhkan bayi untuk mendukung proses pertumbuhannya.
Selain itu, bayam juga merupakan salah satu sayur yang mengandung serat dan baik untuk melancarkan sistem pencernaan. Jadi, saat bayi mengalami sembelit, berikan bayam di dalam menu MPASI-nya. Setelah pengonsumsian secara rutin, maka sembelit yang dialami bayi pun akan berangsur mereda.

Meski puree bayam untuk bayi sangat lezat dan bermanfaat, Ibu harus selalu memberikan variasi menu agar bayi tidak bosan dan seluruh kebutuhan gizinya terpenuhi. Masih banyak sayuran dan buah lainnya yang juga kaya nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Berikutnya, sayur apa lagi ya, yang akan “disulap” menjadi makanan bayi?

Butuh inspirasi tentang menu MPASI bayi atau pertanyaan lain seputar anak? Tanyakan saja di laman Tanya Pakar, Bu. Di sana pertanyaan Ibu akan dijawab oleh ahli yang sudah memiliki banyak pengalaman. Namun untuk dapat berkonsultasi, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

Sumber:
pertanianku.com