Whatsapp Share Like
Simpan

Si Kecil yang biasanya mudah makan tiba-tiba menolak untuk makan, bisa jadi ia sedang mengalami radang tenggorokan, Bu. Radang tenggorokan atau faringitis adalah rasa sakit pada bagian tenggorokan yang disebabkan adanya peradangan di bagian belakang tenggorokan (faring). Pada usia sekolah, anak-anak memang rentan untuk mengalaminya. Ibu pun harus tahu lebih dalam seputar radang tenggorokan pada anak ini, termasuk gejala, penyebab, dan cara mengatasinya. Langsung simak uraian selengkapnya berikut ini:

Kenali Gejalanya

Gejala radang tenggorokan berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya. Namun gejala umumnya meliputi:

  • Rasa sakit di tenggorokan
  • Terasa sakit saat menelan dan berbicara
  • Terdapat bengkak di kelenjar leher atau rahang
  • Terdapat bengkak amandel dan menjadi kemerahan
  • Suara serak

Jika disebabkan oleh infeksi, maka radang tenggorokan akan memiliki gejala yang lebih banyak seperti ini:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Batuk
  • Bersin
  • Hidung berair
  • Mual dan muntah
  • Badan terasa pegal

Apa Penyebabnya?

Radang tenggorokan pada anak memiliki beberapa penyebab, diantaranya adalah:

  1. Alergi

    Reaksi alergi tidak hanya berupa ruam dan gatal-gatal saja, tapi juga bisa berupa radang tenggorokan. Alergi ini bisa diakibatkan oleh makanan dan minuman, debu, maupun benda kotor.

  2. Pola Makan Tidak Sehat

    Anak akan sangat rentan terserang radang tenggorokan bila ia memiliki pola makan yang tidak sehat. Mengonsumsi makanan yang rendah nutrisi membuat imunitasnya menurun sehingga lebih mudah terinfeksi penyakit. Oleh karenanya sangat penting untuk membiasakan anak makan makanan yang kaya protein, vitamin, dan mineral. Untuk menangkal radang tenggorokan pada anak, usahakan untuk rutin menyediakan buah-buahan yang memiliki kandungan vitamin C tinggi, seperti jeruk, kiwi, jambu, dan tomat. Selain itu juga bisa dengan makanan yang kaya vitamin D, seperti susu, salmon, dan tuna.

  3. Infeksi Virus

    Anak sangat rentan tertular virus yang bisa tersebar melalui partikel halus di udara dan percikan air liur di tempat ia biasa berada. Beberapa virus yang dapat memicu radang tenggorokan antara lain influenza, Apthous stomatitis, campak, croup, dan Mononucleosis.

  4. Infeksi Bakteri

    Ada beberapa jenis bakteri yang bisa memicu radang tenggorokan, seperti Bordetella pertusis, Corynebacterium diphteriae, Arcanobacterium haemolyticum, dan Streptococcus grup A. Infeksi bakteri ini dapat terjadi dari penyebaran bakteri di lingkungan sekitar anak, seperti rumah, sekolah, atau tempat bermain.

  5. Kurang Istirahat

    Istirahat yang cukup sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si Kecil. Bila ia sudah lelah beraktivitas seharian dan tidak mendapat waktu tidur yang cukup, maka daya tahan tubuhnya pun bisa menurun. Virus dan bakteri penyebab penyakit pun jadi lebih mudah menyerangnya.

  6. Kurang Menjaga Kesehatan Mulut

    Ternyata malas menggosok gigi tidak hanya menyebabkan gigi berlubang, tapi juga menjadi penyebab radang tenggorokan pada anak. Beberapa ahli mengungkapkan bahwa anak yang jarang menggosok gigi lebih rentan terserang radang tenggorokan dibandingkan anak yang rajin menggosok gigi 2 kali sehari. Untuk itu, ajarkan anak rajin menggosok giginya setelah sarapan dan sebelum tidur ya, Bu.

Cara Mengobati Radang Tenggorokan

Jika si Kecil sudah terserang radang tenggorokan, tak perlu buru-buru memberikan obat, Bu. Ibu bisa memberikan pengobatan secara alami untuk meredakannya. Berikut caranya:

  • Mengonsumsi Makanan Sumber Vitamin C

    Vitamin C sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan meredakan radang tenggorokan. Usahakan untuk rutin mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu, strawberry, brokoli, pepaya, kiwi, kubis, kembang kol, ubi jalar, dan blewah.

  • Cukup Istirahat

    Si Kecil harus banyak istirahat agar radang tenggorokannya tidak semakin parah. Setidaknya ia harus istirahat selama 11-13 jam per hari. (sumber: http://www.parenting.co.id). Si Kecil sebaiknya juga tidak beraktivitas berat dan bermain di dalam rumah saja terlebih dulu.

  • Minum Air Hangat

    Air hangat dapat membantu meredakan rasa nyeri pada tenggorokan. Berikan air putih hangat atau teh hangat dicampur madu untuk si Kecil. Madu juga sangat baik untuk meningkatkan daya tubuhnya sehingga proses penyembuhan pun jadi lebih cepat.

  • Kumur dengan Air Garam

    Ibu juga bisa meminta si Kecil untuk berkumur dengan air garam. Masukkan ¼ hingga ½ sendok teh garam ke dalam segelas air putih, aduk hingga larut. Lalu suruh si Kecil untuk berkumur menggunakan campuran air garam tersebut.

  • Letakkan Vaporizer atau Humidifier di Kamarnya

    Cara terakhir untuk meredakan radang tenggorokan pada anak adalah dengan meletakkan vaporizer atau humidifier di kamar tidurnya. Udara yang lembap akan membantu menyembuhkan radang tenggorokan. Namun Ibu harus memastikan bahwa filter-nya dalam keadaan bersih, sebab jika kotor dapat memperbanyak jumlah kuman di udara.

Segera berikan pengobatan secara alami saat radang tenggorokan menyerang buah hati. Jaga kebersihan di sekitarnya dan berikan si Kecil makanan yang bernutrisi. Namun jika radang tenggorokan pada anak tidak kunjung sembuh, segera bawa ke dokter ya, Bu. Pastikan si Kecil mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat dari ahlinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan si Kecil sehat selalu!

Sumber: https://hellosehat.com, https://www.haibunda.com, https://www.alodokter.com