Share Like
Simpan

Setelah usia 6 bulan, kebutuhan nutrisi si Kecil semakin meningkat, ASI tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Kini saatnya Ibu mulai memperkenalkan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

Mungkin awalnya terasa sulit untuk mengubah kebiasaan yang sudah ada sekaligus memperkenalkannya pada pola makan dan rasa yang baru. Lakukanlah secara bertahap dan jadikanlah proses ini menyenangkan bagi Ibu dan si Kecil.

Mengapa harus 6 bulan?
Sistem kekebalan tubuh/imunitas dan pencernaan si Kecil, termasuk zat/enzim pemecah protein dan karbohidrat, baru terbentuk sempurna ketika ia berusia enam bulan ke atas. Pemberian makanan sebelum waktunya ditambah penyajian makanan yang tidak higienis akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi dan permasalahan kesehatan lainnya.

Selain itu, pemberian makanan terlalu dini meningkatkan risiko terjadinya alergi makanan dan kegemukan/obesitas di masa depan.
Kapan si Kecil siap makan?
• Saat si Kecil kuat menahan kepalanya sendiri
• Menghilangnya refleks menjulurkan lidah
• Si Kecil menunjukkan ketertarikan pada makanan

Apa yang boleh dan tidak boleh?

BOLEH
• Mulailah dengan makanan yang konsistensinya cair dan semi padat dahulu seperti bubur susu dengan porsi sedikit(1-2 sendok teh), perlahan kemudian tingkatkan porsi dan konsistensi, misal nasi tim
• Berikan makanan dengan nutrisi seimbang (cukup kalori, protein, mineral dan vitamin)
• Lanjutkan pemberian ASI dengan tetap memperkenalkan makanan tambahan
• Cobalah memperkenalkan satu per satu jenis makanan (misal: berikan wortel sedikitnya tiga hari kemudian ganti dengan menu lain; hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan alergi makanan)
• Baiknya mengenalkan sayuran terlebih dahulu, lalu buah, untuk mencegah kemungkinan ia menolak sayur

TIDAK BOLEH
• Jangan menambahkan gula dan garam pada makanannya karena akan memperberat kerja ginjal
• Tunda pemberian makanan tinggi protein hingga si Kecil berusia 7 bulan
• Perhatikan jenis makanan yang dapat menimbulkan reaksi alergi pada si Kecil. Jika diketahui ada makanan yang dapat menyebabkan alergi, maka tundalah pemberian makanan tersebut dan konsultasikan dengan dokter
• Jangan memaksa si Kecil untuk makan karena hal ini akan membuatnya menjadi trauma

Mengenalkan dan memberikan makanan si Kecil memerlukan usaha yang tak kenal lelah, namun percayalah Ibu dapat melaluinya. Alangkah baiknya bila Ibu dapat menyediakan sendiri MP-ASI untuk si Kecil karena kebersihan dan kandungan gizinya terjamin. Ciptakanlah suasana yang nyaman, sehingga makan menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi si Kecil.