Share Like
Simpan

Setiap kali saya melihat si Kecil atau anggota keluarga sakit, hati ini rasanya ikut bersedih, Bu. Bagaimana tidak, penyakit yang menyerang tiak hanya memengaruhi suasana rumah saja, tapi nafsu makan sampai aktivitas mereka pun bisa ikut terganggu. Apalagi, jika sampai melihat si Kecil yang masih balita harus terlihat lesu dan lemas ya, bu. Ini pasti sedih sekali rasanya.

Berbicara soal penyakit, beberapa waktu lalu saya sempat berbincang-bincang dengan sepupu saya yang kebetulan seorang dokter. Darinya, saya mendapatkan info yang cukup penting. Jadi, pada dasarnya, penyakit yang menyerang seseorang penyebabnya ada dua, yaitu bakteri dan juga virus. Menariknya, ternyata penyebab penyakit tersebut ikut menentukan jenis obat yang harus kita pilih lho, Bu.

Nah, sehubungan dengan itu, hari ini saya ingin membahas serba-serbi seputar obat-obatan yang sering kita dapatkan di rumah sakit, yaitu obat-obatan antibiotik. Apabila selama ini Ibu mendengar informasi bahwa antibiotik dapat menyembuhkan segala jenis penyakit, ternyata jawabannya adalah tidak, Bu. Rupanya, antibiotik hanya bisa menyembuhkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri saja. Jadi, jika si Kecil terkena infeksi seperti flu, sakit tenggorokan, atau demam yang diakibatkan oleh virus, maka penggunaan antibiotik tidaklah dapat menyembuhkan atau membuat kondisi menjadi lebih baik.

Ada satu informasi penting yang saya temukan soal jenis obat yang satu ini. Menurut World Health Organization (WHO), penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan penyebab terjadinya infeksi justru dapat membuat tubuh seseorang melawan fungsi dari obat ini sendiri. Tidak hanya itu saja, masih ada beberapa efek samping lain yang bisa terjadi, seperti: 

 

Menderita infeksi lebih lama

Apabila penyebab penyakit yang menyerang tidak ditangani dengan obat yang sesuai, akibatnya adalah infeksi bisa terjadi lebih lama. Ibu tentu tidak menginginkan hal ini sampai terjadi, kan?

Berisiko adanya komplikasi pada tubuh

Jika penyakit yang diderita tidak segera diobati, risikonya adalah infeksi bisa menyebar ke tempat lain dan menimbulkan komplikasi.

Menularkan penyakit kepada orang lain

Penyakit yang diakibatkan oleh bakteri dan dibiarkan terlalu lama bisa berpotensi menular kepada orang lain, lho. Jika hal ini sampai terjadi, anggota keluarga adalah kemungkinan pertama yang bisa tertular karena berada di dalam satu rumah.

 

Lalu, bagaimana agar obat antibiotik yang kita dapatkan bisa bekerja dengan optimal? Nah, saat sedang berbincang-bincang dengan sepupu saya tersebut, saya sempat mendapatkan tips jika si Kecil suatu hari diberikan resep antibiotik saat sakit. Pertama, obat yang diminum harus habis dengan waktu yang sama setiap harinya untuk mencegah sisa-sisa bakteri pada tubuh. Kedua, meskipun berjenis sama, jangan pernah menggunakan antibiotik lama kecuali memang diizinkan oleh dokter karena khasiatnya mungkin sudah tidak begitu bagus.

Nah, begitu kira-kira informasi singkat yang bisa saya bagikan hari ini untuk Ibu-ibu sekalian. Semoga artikel ini bisa membantu Ibu dalam memilih obat yang tepat di saat si Kecil atau anggota keluarga lainnya sakit. Jika Ibu memiliki informasi menarik lainnya seputar obat-obatan antibiotik, mohon dibagikan juga di sini, ya. Selamat beraktivitas, Bu!