Share Like
Simpan

Bu, coba perhatikan, apa si Kecil sering menggaruk-garuk badannya sampai meringis karena perih? Hm, mungkin saja gejala ini sama seperti yang pernah saya alami dulu. Di musim panas seperti ini, si Kecil memang rentan terkena gangguan kesehatan kulit, salah satunya biang keringat. Kondisi seperti ini sebetulnya juga bisa kita temui pada orang dewasa. Namun, si Kecil memang lebih rentan terkena biang keringat karena kulitnya masih sensitif.

Biang keringat terjadi karena kelenjar keringat yang terhambat bakteri akibat suhu udara yang terlalu panas, ruangan lembap, bahan pakaian yang tak menyerap keringat, hingga kebersihan badan yang kurang terjaga. Bayangkan saja, jika seharian ia bermain di luar ruangan hingga bajunya basah dan kotor karena keringat, secara otomatis bakteri lebih mudah hinggap dan jadi rentan terkena gangguan kulit ini.

Sebenarnya, Ibu bisa mencegah si Kecil terkena biang keringat meskipun ia aktif bergerak, lho.. Supaya lebih jelas, saya punya beberapa tips yang bisa coba. Yuk, kita simak bersama!

  • Pilihlah Pakaian yang Menyerap Keringat

Agar si Kecil tetap nyaman beraktivitas, pilihkan jenis pakaian yang longgar dan ringan untuk kegiatan sehari-hari. Pakaian yang terlalu ketat bisa membuatnya lebih cepat berkeringat sehingga mengganggu aktivitasnya. Hindari pula pakaian berbahan sintesis ataupun wol yang berisiko menyebabkan iritasi pada kulit. Sebaliknya, pilihlah pakaian-pakaian berbahan katun yang mudah menyerap keringat.

  • Perhatikan Suhu Udara

Sebisa mungkin, hindari mengajak si Kecil bermain di luar rumah ketika suhu udara terlalu panas. Kita bisa menyiasati hal ini dengan memilih jam-jam tertentu di mana ia bisa bermain di luar ruangan. Cobalah ajak si Kecil keluar rumah setelah pukul 4 sore saat udara terasa lebih sejuk dan sinar matahari tak terlalu menyengat.

  • Aturlah Sirkulasi Udara

Ruangan bermain dan kamar tidur si Kecil di rumah juga harus diperhatikan, Bu. Pastikan ventilasi atau jendela di dalam ruangan berfungsi dengan baik sehingga sirkulasi udara lancar dan ruangan tak terasa lembab. Selain itu, rutinlah mengganti sprei atau sarung bantal si Kecil untuk menghindari munculnya biang kuman dan jamur.

  • Biasakan Mengelap Keringat

Selalu sediakan tisu atau sapu tangan setiap si Kecil berkeringat. Ibu bisa mengajarkan padanya untuk mengelap sendiri tubuhnya setiap kali ia berkeringat. Selain itu, ajarkan ia untuk langsung mengganti baju jika sudah terlalu basah karena keringat. Jika dibiasakan, tentu Ibu akan lebih mudah menjaga si Kecil dari gangguan biang keringat.

  • Mandikan si Kecil secara Teratur

Terakhir, rajinlah memandikan si Kecil dua kali sehari untuk menjaga kebersihan tubuhnya. Tak hanya segar, membiasakannya mandi dengan air dingin ternyata lebih efektif untuk membersihkan kuman, bakteri, dan racun dari  kulit, Bu.

Bagaimana, cukup mudah bukan langkah-langkah untuk mencegah biang keringat? Meskipun si Kecil sangat aktif dan lincah, dengan langkah yang tepat, kita bisa melindunginya tanpa perlu membatasi aktivitasnya. Semoga tips dari saya bisa berguna ya, Bu!