Share Like
Simpan

 Jujur, umumnya orangtua selalu ingin berada bersama buah hatinya. Kebersamaan bersama anak-anak adalah sebuah kegembiraan yang tak ternilai. Saat-saat kebersamaan ini orangtua bisa mengajari buah hatinya membaca dalam suasana belajar yang menyenangkan.

Bagi anak sendiri, belajar adalah kegiatan serius namun mengasyikkan. Dalam periode pertumbuhan otak yang tengah pesat sejatinya keinginan untuk belajar berada pada puncaknya. Kemampuan otak untuk menyerap informasi sangatlah tidak terbatas. Semua anak ingin menyerap informasi apa saja yang ada di sekelilingnya dan membaca adalah salah satu cara untuk mendapatkan informasi tersebut. Jadi, luangkan waktu Ayah dan Ibu untuk membacakan buku-buku cerita, dongeng dan memperlihatkan kumpulan kata-kata. Kita tidak bisa berharap buah hati kita bisa belajar membaca dengan cepat pada usia 6 tahun ketika ia masuk SD tanpa ada persiapan dasar yang dilakukan sejak mereka masih bayi.

Percayalah, mendengarkan dongeng, cerita atau melihat deretan huruf-huruf yang dirangkai dalam sebuah kata adalah pengalaman yang menyenangkan bagi bayi Anda. Bayi Anda akan dengan antusias mengikuti proses belajar membaca yang menyenangkan karena tidak menganggapnya sebagai “mata pelajaran”. Anak kecil akan menganggap kegiatan belajar membaca sebagai kegiatan menarik seperti aneka permainan menarik lainnya.