Share Like
Simpan

Hai Bu, jadi orang tua itu tentu menyenangkan, ya.. Apalagi,  ketika bisa melihat si Kecil tumbuh dan berkembang dengan sehat., Namun, seringkali perasaan khawatir dan takut juga dirasakan oleh para orang tua, terutama jika menyangkut kesehatan si Kecil. 

Kesehatan balita adalah hal yang tidak boleh luput dari perhatian orang tua.  Salah satu alasannya karena kemampuan komunikasi si Kecil masih harus terus berkembang sehingga Ibu dan Ayah harus peka dalam memperhatikan perubahan yang terjadi padanya, misalnya saat ia berubah jadi cengeng, rewel atau terlihat lemas. Perubahan sikapnya tersebut bisa jadi merupakan tanda bahwa kesehatan si Kecil sedang terganggu.  Oleh karena itu, ada baiknya apabila Ibu banyak membekali diri dengan informasi berkaitan dengan kesehatan balita.  

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang mudah menyerang si  Kecil:

Muntaber

Muntaber penyakit yang disebabkan adanya peradangan pada usus oleh bakteri, virus, parasit atau keracunan makanan/minuman. Biasanya, si Kecil akan mengalami gejala seperti demam dan nyeri pada perut serta kotoran yang cair dan lembek. Akibat dari banyaknya cairan yang keluar, penyakit ini berisiko menyebabkan dehidrasi pada si Kecil. 

Bila si Kecil mengalami muntaber, segeralah mengganti cairan yang hilang dengan larutan oralit yang takarannya disesuaikan dengan berat ringannya dehidrasi yang dialami. Kemudian, berikan asupan nutrisi atau ASI ketika muntahnya berhenti.Jika setelah 4 jam rehidrasi. Apabila dehidrasinya semakin berat, sebaiknya periksakan si Kecil ke dokter. 

Temukan info lebih lanjut tentang penyakit muntaber di artikel berikut ini: Muntaber, Mengapa Bisa Terjadi? 

Cacar Air

Gangguan kesehatan kulit yang disebabkan oleh virus varicella zoster ini termasuk jenis penyakit yang mudah menular. Gejala awal cacar air biasanya adalah demam, nafsu makan yang mendadak berkurang, lesu, atau pada kasus yang lebih berat  nyeri sendi dan sakit kepala. Setelah itu,  dalam waktu sekitar 24 jam, akan muncul bintil-bintil berisi air dan gatal pada tubuhnya. Bu, awasi agar si Kecil tidak menggaruk bintil tersebut karena percikan air dari bintil itu dapat menyebabkan orang lain tertular virus cacar air. 

Untuk meringankan rasa gatal dan menyamankan kulit si Kecil, Ibu dapat memberikan bedak menthol pada kulit si Kecil. Jangan lupa untuk terus memberikan asupan gizi agar daya tahan tubuh si Kecil meningkat dan pastikan si Kecil mendapatkan  vaksin cacar air. 

Temukan info lebih lanjut tentang cacar air dalam artikel : Bila si Kecil Terkena Cacar Air

Biduran atau Ruam

Ruam pada si Kecil biasanya disebabkan oleh udara panas dan lembab yang menyebabkan ia berkeringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan oleh tubuh  dapat mengakibatkan pori-pori tersumbat sehingga menghalangi keringat yang akan keluar, saat itulah  ruam mulai muncul. Biasanya ruam muncul di bagian tubuh yang memiliki lipatan. Untuk mencegah munculnya penyakit ini, Ibu dapat memastikan si Kecil memakai pakaian yang menyerap keringat. Apabila ruam sudah muncul, Ibu tidak perlu khawatir karena dalam beberapa hari  gangguan kulit ini akan hilang dengan sendirinya. Walaupun begitu, jika dalam waktu tiga sampai empat hari ruam tidak juga hilang, konsultasilah dengan dokter. 

Temukan info lebih lanjut tentang ruam dalam artikel: Agar Bayi Terhindar dari Ruam Popok.

Batuk dan Pilek

Batuk dan pilek pada umumnya disebabkan oleh daya tahan tubuh yang melemah sehingga tubuh mudah terserang virus. Batuk dan pilek ini biasanya diikuti dengan demam. Namun, gejala tersebut akan hilang dalam kurun waktu tiga sampai lima hari.  Untuk pengobatannya, Ibu tidak perlu menggunakan banyak obat. Cukup berikan anak asupan protein yang baik selama si Kecil sakit. Menurut Prof. Dr. dr. Purwantyastuti, SpF(K), dosen dan peneliti di departemen Farmakologi & Terapeutik, FKUI, Jakarta, untuk membangun sistem kekebalan yang baik, tubuh memerlukan protein yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi makanan seperti telur, ayam, ikan, dan susu selama sakit. Selain itu, untuk mencegah batuk dan pilek, usahakan si Kecil selalu mendapat istirahat yang cukup dan minum banyak cairan. 

Temukan info lebih lanjut tentang batuk pilek dalam artikel Kenali Batuk Anak Anda  dan Waspada Bayi Pilek.

Bagaimana Bu? Apakah info tersebut cukup untuk mengurangi kekhawatiran Ibu? Satu hal yang harus Ibu ingat,  janganlah ragu untuk berkonsultasi kepada dokter apabila penyakit yang diderita si Kecil tidak menunjukkan tanda-tanda membaik. Selain itu, selalu awasi  makanan atau minuman yang dikonsumsinya, agar kesehatan balita Ibu dapat selalu terjaga. Selamat beraktivitas, Bu!